Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Arsenal Membiarkan Si Gajah Terjatuh dari Ketinggian

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
16 Februari 2023
A A
Arsenal Diseret Turun ke Bumi oleh Manchester City (Unsplash)

Arsenal Diseret Turun ke Bumi oleh Manchester City (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Adalah tingginya ekspektasi yang pada akhirnya membunuh harapanmu. Kekalahan Arsenal dari Manchester City nampaknya mengguncang keseimbangan jiwa banyak fans The Gunners. Ekspektasi untuk meraih gelar juara musim ini seakan-akan sudah langsung runtuh. Sungguh, orang-orang yang malang.

Arsenal menatap laga super penting melawan Manchester City dengan hati yang terluka. Pertama, jajaran wasit baru saja mengecewakan mereka… untuk kesekian kalinya. Musim ini, The Gunners memang banyak dirugikan. Ini bukan lanturan semata, tetapi pihak wasit sendiri mengakui bahwa mereka membuat kesalahan yang merugikan Arsenal.

ADVERTISEMENT

Arsenal kehilangan poin penting, setidaknya, di lima laga. Laga di mana The Gunners kehilangan poin adalah ketika melawan Manchester United (2 poin), Southampton (2 poin), Newcastle (2 poin), Everton (1 poin), dan Brentford (2 poin). Merasa selalu dirugikan wasit, The Gunners harus menang ketika melawan rival terdekat untuk saat ini: Manchester City.

Lelah secara mental

Poin kedua dari hati yang terluka dari skuat Arsenal adalah mental yang lelah. Sejak melawan Everton, skuat mereka sudah tidak lagi terasa segar. Seakan-akan tim paling muda di Liga Inggris begitu mudah kehilangan konsentrasi dan ketenangan. Dua hal ini membuat poin yang hilang di lima laga di atas menjadi tidak bisa dibantah. Alasan menjadi korban wasit menjadi sedikit terpinggirkan.

Kelelahan secara mental membuat segala alibi bahwa Arsenal selalu rugi karena wasit menjadi kurang terasa menggigit lagi. Kenapa bisa begitu? Karena pada akhirnya, tim besar, atau tim yang sedang berusaha besar, harus bisa keluar dari kesulitan dengan usaha sendiri. Bergantung kepada keajaiban itu sama saja seperti pecundang yang takabur.

Banyak fans yang langsung bermimpi bahwa Arsenal akan juara musim ini setelah tampil sangat apik sebelum jeda Piala Dunia. Mimpi seperti itu tidak salah, tetapi harus sadar juga dengan ukuran kemampuan tim ini. Masalahnya, banyak yang takabur dan lantas memandang rendah tim lain.

Hal yang sama juga ditunjuk oleh pemain, lho. Zinchenko, dalam sebuah wawancara, mengaku bahwa dirinya sudah memprediksi Arsenal bisa bersaing menjadi juara. Iya, itu pernyataan yang sangat baik dan tidak salah. Namun, tanpa didukung oleh kerja nyata di lapangan, pernyataan itu jadi semacam angin semilir di tengah gurun pasir.

Mental kerdil 

Salah satu wujud ketidakdewasaan adalah mudah kehilangan konsentrasi di momen-momen terberat. Sebagai pemain sepak bola profesional, para pemain Arsenal harusnya sadar bahwa detail kecil selalu menentukan status menang atau kalah. Manchester City, juara bertahan, mengajari soal kedewasaan secara telak.

Baca Juga:

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Jadi Fans Manchester City Itu Berat, Nonton Bola dengan Tenang tapi Dicap Karbitan Seumur Hidup

Babak pertama laga Arsenal vs Manchester City adalah panggung untuk anak-anak muda dari London Utara. Meski sempat kebobolan lebih dulu, Arsenal berhasil mengontrol laga, untuk kemudian menyamakan kedudukan. Babak pertama adalah taman bermain paling indah bagi fans The Gunners.

Manchester City bermain sangat buruk di babak pertama. Jack Grealish dan Pep Guardiola mengakui hal itu. Namun, ketika berada dalam tekanan, para pemain Manchester City paham harus bagaimana. Mereka sangat sabar meladeni agresivitas para pemain muda Arsenal. Mereka bermain dengan kepala dingin dan tidak kalah oleh berbagai tekanan.

Sebaliknya, di babak kedua, ketika Manchester City mencetak gol kedua, mood di tengah pemain Arsenal berubah. Jika babak pertama The Gunners bermain untuk mencari gol, di babak kedua, mindset yang terlihat hanya usaha untuk tidak lagi kebobolan. Ini mental pecundang, pikiran orang kerdil, yang akan membuat Arsenal terlempar dari statusnya sebagai title contender. 

Blunder

Sekali lagi, saya ingin menegaskan bahwa menang dan kalah itu ditentukan oleh diri sendiri. Salah satu hal yang menentukan status pecundang adalah blunder. Fans Arsenal tidak bisa lari dari kenyataan bahwa dua dari tiga gol Manchester City berasal dari blunder pemain.

Ingat, di babak pertama, ketika bermain begitu buruk, Manchester City sama sekali tidak membuat kesalahan fatal. Mereka bertahan sekuat mungkin, baik dari sisi tim, maupun performa individu.

Arsenal sendiri sudah berada dalam posisi di antara nervous dan over confidence. Hasilnya, banyak blunder yang tercipta. Misalnya, Saliba yang selalu kalah duel udara dari Ivan Toney, Ben White mulai banyak salah memosisikan diri, Zinchenko terlalu lambat mengalirkan bola, dan Gabriel Magalhaes yang salah mengambil posisi ketika duel fisik dengan striker lawan.

Setelah semua penjelasan di atas, izinkan saya menyimpulkan bahwa posisi Arsenal saat ini adalah wajar. Gajah itu akhirnya jatuh dari ketinggian. Jatuhnya sakit dan tidak banyak fans yang bisa menerima kenyataan ini. Padahal, kekalahan itu bagian dari proses panjang menuju keseimbangan akhir. Kalau tidak terima dengan kekalahan, fans Arsenal hanya sekumpulan bocah tantrum yang sangat takabur.

Mengatur ekspektasi

Ekspektasi itu bukan monster yang tidak bisa dikontrol. Ia adalah sesuatu yang halus, berada di lubuk hati terdalam, namun bisa mematikan. Terutama jika kita sebagai yang memegang kendali tidak bisa mengontrol ekspektasi yang menyeruak dari kedalaman hati manusia. Oleh sebab itu, saya ingin mengajak fans Arsenal untuk tidak takabur dan punya nyali untuk mengontrol ekspektasi.

Mempunyai mimpi paling indah itu hal wajar. Bahkan sangat wajar mengingat mimpi adalah salah satu bahan bakar untuk mendorong kita memproduksi karya dan usaha. Namun, mimpi terlalu tinggi juga tidak terlalu baik. Manchester City mengajarkan kita bahwa jatuh dari ketinggian itu mematikan. Bagaimana caranya supaya tidak sakit?

Mari turun dari ketinggian. Rasakan kembali hangatnya tanah dengan telapak kaki kita masing-masing. Kenali lagi yang namanya kerendahan hati. Hangatnya tanah dan nyali untuk mengatur ekspektasi yang akan menjauhkan fans Arsenal dari sakit hati yang membunuh itu.

Dear fans Arsenal, kita berenang di lautan fakta. Inilah yang namanya progres menuju keseimbangan. Nampaknya banyak fans The Gunners yang sudah lupa bahwa kita masih di tengah jalan menuju kesempurnaan. Kita belum di hilir dari sebuah usaha. Masih banyak kekecewaan yang akan mendewasakan kita. 

Namun, pegang erat-erat di dalam hati masing-masing satu hal ini: Believe!

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Arsenal Mengalahkan MU Sekaligus Membungkam Bacot-bacot Sumbang
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2023 oleh

Tags: arsenalartetagajah arsenalliga inggrismanchester city
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

emiliano martinez fans arsenal manchester united mojok

Fans Arsenal dan Manchester United, Terima Saja Hasil Imbang biar Nggak Berisik

1 Februari 2021
Arsenal dan Cerita Transfer_ Antara Kekesalan dan Usaha Membeli Diri Sendiri MOJOK.CO

Arsenal dan Cerita Transfer: Antara Kekesalan dan Usaha Membeli Diri Sendiri

3 Agustus 2020
Titik Penentu Kedewasaan Liverpool dan Jurgen Klopp yang Abai

Titik Penentu Kedewasaan Liverpool dan Jurgen Klopp yang Abai

4 Maret 2020
Liverpool

Bocoran Keputusan Liga Inggris: Liverpool kembali Puasa Gelar Liga Inggris

7 Mei 2020
Dear Fans Manchester United, Belajarlah dari Kesombongan Terminal Mojok

Dear Fans Manchester United, Belajarlah dari Kesombongan Kalian Selama Ini

31 Maret 2022
Anthony Taylor: Wasit Premier League, Kualitas Liga Indonesia chelsea wasit liga inggris VAR

VAR Nggak Akan Ada Gunanya Selama Kualitas Wasit Liga Inggris Gini-gini Aja

4 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

Pucang Surabaya, kawasan di kota pahlawan yang tak pernah kenal tidur

16 Juli 2026
Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Macet Ora Umum! Mojok terminal bungurasih surabaya

Waru Sidoarjo, kecamatan penuh keistimewaan dan kemudahan, paling top di Sidoarjo!

17 Juli 2026
Gara-gara pada magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri (Unsplash)

Gara-gara semua orang magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri

21 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos Mojok.co

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.