Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot

Erfransdo oleh Erfransdo
1 Mei 2026
A A
4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot Mojok.co

4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sidang skripsi menjadi salah satu ujian terbesar mahasiswa sebelum menyabet gelar sarjana di kampusnya. Berbagai persiapan menjelang hari H cukup menguras energi. Mulai dari menyiapkan materi, mengurus hal administrasi, sampai outfit yang akan dipakai saat sidang skripsi. Rasa gugup pasti menghampiri karena masa depan ditentukan hari itu juga.

Akan tetapi, tidak jarang saat di hari penting mahasiswa, ada saja dosen yang hadir pada sidang skripsi tidak sesuai dengan yang diharapkan. Bukan karena terkenal “killer”, namun lebih kepada profesionalismenya yang dipertanyakan. Tidak hanya mahasiswa yang kerap membuat dosa saat sidang, namun ada juga dosen yang melakukannya.

ADVERTISEMENT

Beberapa kali saat masih menjadi mahasiswa, saya kerap mendapati dosen penguji yang kurang profesional saat menguji mahasiswanya saat sidang proposal hingga skripsi seperti berikut ini.

Baca juga Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan.

#1 Dosen penguji skripsi telat datang ke ruangan yang membuat sidang tertunda

Cukup banyak kejadian di mana dosen penguji telat datang ke ruangan sidang yang pada akhirnya sidang menjadi tertunda beberapa menit. Padahal biasanya H-7 hingga H-1 dosen selalu diingatkan oleh mahasiswa mengenai jadwal sidang mulai dari ruangan, tanggal, hingga jam sidang. Tapi masih saja ada dosen yang telat datang karena berbagai alasan.

Tidak jadi masalah kalau pemimpin sidang (dosen pembimbing) memulai sidang pada waktunya meskipun ada dosen yang belum datang. Namun, di banyak kesempatan pemimpin sidang selalu menunggu semua dosen hadir baru bisa dimulai. Hal itu terkadang bikin mahasiswa yang sudah siap menjadi gugup kembali dan bahkan selesai tidak tepat pada waktunya sehingga mahasiswa lain yang akan memakai ruangan jadi harus menunggu.

#2 Tidak menyimak mahasiswa presentasi, namun sibuk bermain gadget

Meskipun dosen penguji sudah membaca isi skripsi mahasiswanya, tetap saja tidak dapat dinormalisasi bahwa ketika sidang boleh bertindak seenaknya. Apalagi kalau saat mahasiswa menyampaikan presentasi dengan serius, namun dosen penguji malah asyik sendiri bermain gadget. Hal yang lebih menyebalkannya lagi saat giliran bertanya, blio malah “membantai” mahasiswanya dengan topik atau pertanyaan yang kadang di luar dari isi skripsi mahasiswa.

Tidak masalah kalau dosen bersangkutan sibuk membaca presentasi mahasiswa melalui laptop pribadinya, namun banyak kejadian dosen malah sibuk memeriksa draf skripsi mahasiswa lain atau bahkan mencuri kesempatan untuk mengerjakan tugas lain sehingga mahasiswa yang sedang presentasi malah diabaikan.

Baca Juga:

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Sidang Skripsi Itu Hal yang Gampang, yang Lebih Susah Itu Mengurus Berkas Penjajakan dan Yudisium

#3 Dosen penguji skripsi yang menghabiskan waktu mengomentari mahasiswa sampai dosen lain tidak diberi kesempatan

Dosen penguji tugasnya memang menguji mahasiswa saat sidang. Setiap sidang tentu memiliki waktu yang sudah ditetapkan oleh departemen fakultas. Biasanya sekitar satu sampai dua jam tergantung jenis sidangnya. Namun, ada saja anomali dosen yang seakan “serakah” dalam menguji mahasiswa dari A sampai Z. Tidak masalah kalau blio tahu waktu, namun kadang malah menyita waktu dosen lain untuk berkomentar.

Selain bikin mahasiswa ketar-ketir, kadang juga bikin dosen penguji lain yang sudah menyiapkan komentarnya jadi gemas sendiri karena tidak diberi waktu. Saat sudah diberi waktu, malah mepet karena waktu sidangnya akan berakhir sehingga semua masukan atau komentarnya tidak tersampaikan sepenuhnya.

Baca juga Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

#4 Izin pulang di tengah sidang karena urusan pribadi

Bukan sekali dua kali dosen penguji yang izin di tengah sidang mahasiswa yang sedang berlangsung. Alasannya pun beragam, mulai dari kegiatan akademik hingga non akademik. Apa pun alasannya, dosen penguji tentu sudah diberikan tugas oleh fakultas untuk hadir pada sidang mahasiswa, sehingga mahasiswa yang menjadi prioritas utama. Namun, masih ada saja dosen yang izin karena urusan pribadi.

Bagi mahasiswa mungkin jadi angin segar karena dosen penguji pulang lebih dulu. Mending kalau dosen tersebut memberi nilai yang memuaskan. Beda halnya kalau pulang duluan, tidak ada masukan, banyak membantai, tapi memberi nilai yang tidak masuk akal. Bahkan ada dosen yang tidak hadir sama sekali, bahkan melalui online pun tidak menyempatkan.

Itulah beberapa ulah dosen penguji mahasiswa saat sidang skripsi. Terkadang bukan hanya mahasiswa saja yang kerap membuat “masalah” saat sidang, namun ada juga dosen yang justru membuat dosa yang merugikan mahasiswa bahkan dosen lain yang hadir.

Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Dosen Muda Memang Asyik, tapi (Maaf) Saya Lebih Percaya Diajar Dosen Tua.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Mei 2026 oleh

Tags: Dosen Pembimbingdosen pengujidosen penguji skripsiSidang Skripsiskirpsi
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

pesan WhatsApp

Kiat Berbahagia Ketika Pesan WhatsApp Hanya Dibaca Oleh Dosen Pembimbing

28 Agustus 2019
hadiah sidang skripsi

Galau Ngasih Hadiah ke Teman yang Sidang Skripsinya Barengan

17 Maret 2020
dosen pembimbing, dosbing resek

Tips Berdamai Sama Dosbing Resek biar Skripsi tetep Bisa Lancar Jaya

9 Juni 2020
4 Pertanyaan Jebakan Saat Sidang Skripsi yang Bisa Memengaruhi Kelulusan Mahasiswa, Berikut Kisi-kisinya biar Nggak Salah Ucap!

4 Pertanyaan Jebakan Saat Sidang Skripsi yang Bisa Memengaruhi Kelulusan Mahasiswa, Berikut Kisi-kisinya biar Nggak Salah Ucap!

22 September 2024
Sidang Skripsi Mahasiswa UNY: Ribetnya Mirip Hajatan, Pantas Saja Disebut “Kondangan Akademik” Mojok.co

Sidang Skripsi Itu Hal yang Gampang, yang Lebih Susah Itu Mengurus Berkas Penjajakan dan Yudisium

5 Juli 2026
Hadiah untuk Dosen Pembimbing Itu Kebiasaan yang Nggak Perlu, Merepotkan Kedua Belah Pihak! Mojok.co

Hadiah untuk Dosen Pembimbing Itu Kebiasaan yang Nggak Perlu, Merepotkan Kedua Belah Pihak!

12 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang Mojok.co

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang

9 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Harapan Jaya dan Pelita Indah, duo maut bus Tulungagung yang bikin banyak penumpang trauma Mojok.co

Harapan Jaya dan Pelita Indah, duo maut bus Tulungagung yang bikin banyak penumpang trauma

10 Agustus 2026
Nelangsa Penderita Buta Warna di Dunia Kerja : Nggak Dilirik HRD sampai Dapat Persepsi Buruk Kolega buta warna parsial

Gara-gara buta warna parsial, saya tidak bisa jadi apa-apa karena syarat administrasi yang mendiskriminasi

9 Agustus 2026
Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian Mojok.co

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.