Anugerah 'Bandung Dilingkung ku Gunung', Rekomendasi Tempat Camping di Pinggiran Kota Bandung  – Terminal Mojok

Anugerah ‘Bandung Dilingkung ku Gunung’, Rekomendasi Tempat Camping di Pinggiran Kota Bandung 

Artikel

Bandung dilingkung ku gunung. Sebuah istilah bahasa Sunda yang familier bagi warga Bandung. Istilah tersebut mencerminkan kondisi alam Bandung. Bandung dilingkung ku gunung berarti Bandung dikelilingi oleh gunung-gunung. Kondisi alam Bandung tersebut menjadi surga bagi para penjelajah alam, khususnya bagi mereka yang gemar mendaki dan mencari tempat camping.

Warga Bandung nggak perlu kesulitan jika ingin camping di alam terbuka dengan udara segar. Cukup melimpir ke pinggiran, sudah bisa menikmati kemah di gunung atau bukit di sekitar Bandung. Dalam artikel kali ini, saya akan membeberkan 5 rekomendasi tempat camping di sekitaran Bandung.

#1 Bukit Moko

Bagi warga Bandung, Bukit Moko menjadi salah satu tempat niis (mencari suasana sejuk). Letaknya berada di Kampung Buntis Bongkor, Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung, sekitar 15 kilometer dari pusat Kota Bandung. 

Bukit Moko kerap dijadikan lokasi kemah lantaran menawarkan pemandangan gemerlap lampu Kota Bandung jika dilihat pada malam hari. Di sini pun masih terdapat hamparan pinus yang asri. Jika masuk lebih dalam ke hutan pinus itu, kamu bisa sampai ke Tebing Keraton. Kamu juga nggak perlu takut kelaparan pada malam hari karena di sekitar sini tersedia warung-warung kecil yang siap menebus rasa lapar.

#2 Batu Kuda Manglayang

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar Batu Kuda Manglayang? Jika kamu berpikiran bahwa di sana terletak batu yang menyerupai kuda, tepat sekali. Mitosnya, batu tersebut merupakan perwujudan seeekor kuda yang menjadi tunggangan Prabu Layang Kusuma dan permaisurinya, Ratu Layang Sari. Kuda tersebut berasal dari Gunung Kidul dan bernama Kuda Semprani yang sedang melintasi gunung Manglayang dari arah CIrebon menuju Banten. Di tengah perjalanan, kuda tersebut terperosok di sebuah area yang nggak jauh dari kaki gunung. 

Selain dapat menemukan batu kuda, kawasan ini sering dijadikan tempat camping oleh para pendaki. Baik camping di kaki Gunung Manglayang atau puncaknya. Untuk menuju puncak gemilang cahaya hanya diperlukan waktu sekitar 3-4 jam dengan kondisi tubuh prima. Buat yang belum tahu, Batu Kuda Manglayang ini terletak di Kampung Cikoneng, Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung. 

#3 Gunung Putri

Berharap menemukan sunrise dengan effortless, saya sarankan berkemah saja di Gunung Putri. Kamu pun tak perlu takut tak kebagian spot karena di Gunung Putri tersedia area terbuka yang luas. Dengan begitu, kamu bisa merasakan layaknya seorang putri yang ketika bangun disambut meronanya sunrise Tanah Priangan. 

Kawasan ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas seperti jalur pendakian berupa anak tangga, toilet, hingga tempat penyewaan alat-alat outdoor. Untuk menuju puncak dibutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit. Kendati nggak sampai puncak pun kamu tetap masih bisa melihat sunrise, kok. Lokasi ini berada di Gunung Putri, Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung.

Baca Juga:  Situs Chord Gitar yang Sering Diakses di Tongkrongan

#4 Ranca Upas

Spot satu ini memiliki nama lengkap Bumi Perkemahan Kampung Cai Ranca Upas yang masih termasuk ke Taman Wisata Alam Cimanggu, Ciwidey, Kabupaten Bandung. Tempat ini sudah dikenal dijadikan tempat berkemah, mulai acara kemah ceria hingga kemah pelatihan acara suatu organisasi atau komunitas.

Secara struktur geografisnya, Ranca Upas sangat memungkinkan untuk para penggiat alam berlatih bagaimana cara survival di alam bebas. Selain itu, mereka juga bisa berlatih navigasi di alam dengan baik. Lanskapnya yang berbukit-bukit, hutannya yang lebat, dan daratan yang naik turun, membuat Bumi Perkemahan Rancaupas layak dijadikan tempat yang tepat menjadi Dora The Explorer. Mana peta, mana peta~

#5 Tebing Keraton 

Tempat ini sempat hitz di Instagram pada masanya. Pernah ada di saat akhir pekan, timeline jejaring media sosial milik Facebook itu disesaki gambar Tebing Keraton. Nah, selain dijadikan tempat berselfie ria dengan latar hamparan pohon pinus, pengelola wisata Tebing Keraton telah melengkapi Tebing Keraton dengan camping ground.

Camping ground atau area berkemah di tempat ini terbilang luas dengan naungan pohon-pohon besar. Sama seperti tempat yang telah saya sebutkan di atas, di tempat ini pun kamu bisa menyaksikan indahnya matahari pagi berselimut gegana. 

Sebenarnya masih banyak tempat yang bisa dijadikan tempat camping di sekitaran Kota Bandung. Namun, kelima tempat di atas saya pilih berdasarkan kepraktisannya, baik secara jarak tempuh dari pusat kota hingga fasilitas yang tersedia di sana. Sekalipun kamu benar-benar awam dalam dunia kemping berkemping, masih tetap merasakan kegembirannya.

Baca Juga:  Berkat Resep Jebolan MasterChef Indonesia, Saya Jadi Kecanduan Masak

BACA JUGA Makanan di Jogja yang Wajib Banget Dicoba Part 1 dan tulisan Rulfhi Alimudin lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.