Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Si Doel Anak Sekolahan Episode 24, Musim 2: Sarah Pulaaang!!!

Dini N. Rizeki oleh Dini N. Rizeki
29 Juni 2020
A A
Si doel anak sekolahan episode 24 musim 2 sarah pulang dari belanda mojok.co

Si doel anak sekolahan episode 24 musim 2 sarah pulang dari belanda mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kesibukan yang luar biasa di episode 23 masih berlanjut di pembukaan Si Doel Anak Sekolahan episode 24 ini. Babe bakalan berangkat narik opelet, mobil temannya Andre terpaksa minggir dulu. Mandra masih terpesona sama gitar plus nyanyi-nyanyi dan Atun senang dapat rejeki nomplok karena salonnya jadi ramai sejak Andre dan teman-temannya sering datang.

Mandra minta diajari main gitar oleh Hendrik, salah satu teman Andre. Dengan sok tahunya, Mandra langsung mencoba menyanyikan lagu karangannya sendiri sambil nggenjreng seenak jidatnya.

“Munaroooh… Munaroooh… yeee, yeee, yeee….”

Teteup ye, Bang.

Babe Sabeni lagi ngetem di pinggir jalan saat ada bapak-bapak yang baru turun dari bis tasnya dicopet oleh orang. Babe sigap membantu (sebenernya cuma ngebuka pintu opelet buat ngegabruk copetnya aja sih), tapi efeknya besar. Copetnya kabur tanpa berhasil membawa tas tersebut. Bapak yang mengenalkan dirinya dengan nama Sunaryo itu sangat berterima kasih pada Babe.

Pak Sunaryo ternyata seorang insinyur pertanian yang bekerja sebagai pegawai negeri. Babe bilang bahwa dia hanyalah sopir opelet, tapi dia punya anak yang seorang tukang insinyur juga. Pak Sunaryo sekali lagi bersyukur karena sudah bertemu dengan Babe karena memang tujuan dia sejalur dengan trayek opelet Babe. Pak Sunaryo juga sempat mengajak Babe mampir ke rumahnya sebagai rasa terima kasih.

Di rumah Atun sibuk melayani Andre dan teman-temannya. Ada yang facial, keramas, creambath. Rejeki lagi deras pokoknya. Doel juga sibuk dengan mobil-mobil teman Andre, cuma Mandra yang terlihat santuy asyik main gitar. Bukannya ngebantuin. Nggak tahu diri ini emang Bang Mandra. Bahkan sampai magrib, Hendrik masih ditahan oleh Mandra di rumah. Tidak boleh pulang karena Mandra minta diajarin main gitar dulu sampai bisa. Putus asa, Hendrik meninggalkan gitarnya di situ untuk dipakai dulu oleh Mandra.

Hari sudah mulai gelap, Doel sudah selesai salat dan lanjut menulis lagi surat lamaran kerja, Atun menghitung hasil pendapatan salon hari ini, Mandra masih nyanyi lagu Munaroh di depan warung, dan Mak Nyak mulai khawatir karena tumben sampai malam Babe Sabeni belum pulang juga. Doel menenangkan Mak Nyak dan bilang mungkin Babe terjebak macet di jalan.

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Semakin Relate dengan Mandra “Si Doel Anak Sekolahan”

Mandra, Sebenar-benarnya Sadboy dalam Si Doel Anak Sekolahan

Hanya satu orang yang kelihatan kurang senang, yaitu Mas Karyo. Sumpek dengan suara nyanyian Mandra, dia mendekati Atun dengan alasan minta dikeramasin. Lagi-lagi Atun menolak. Atun capek, mau istirahat. Mas Karyo kembali ke kontrakannya dengan kesal.

Babe Sabeni ternyata bicara banyak dengan Pak Sunaryo. Babe menceritakan tentang Doel yang sudah lulus kuliah sejak lama tapi belum juga dapat kerja. Pak Sunaryo bilang bahwa hal itu wajar, lima orang anak Pak Sunaryo yang semuanya sarjana juga dulunya seperti itu. Setelah lulus tidak langsung dapat pekerjaan, cukup lama menganggur. Sebenarnya Pak Sunaryo bisa saja meminta tolong pada teman-temannya mencarikan kerja untuk anak-anaknya, tapi Pak Sunaryo menganggap hal itu tidak fair, tidak jujur, tidak baik untuk mendidik anak.

“Tapi kalo si Doel dari dulu juga udah jujur, nggak usah diajarin lagi,” kata Babe.
“Saya percaya itu, Pak. Tapi kejujuran itu harua selalu dijalankan karena manusia itu suka lupa, bisa khilaf. Kejujuran juga harus dilakukan secara terus-menerus. Kejujuran harus terus-menerus ditanamkan supaya jadi bagian penting dalam tujuan hidup kita. Itulah buat apa punya anak jadi sarjana, bekerja bagus tapi tidak jujur? Yah, anak macam begitu kan cuma bikin kotor riwayat hidup nenek moyang saja. Benar begitu kan?” kata Pak Sunaryo. Babe hanya mengangguk-angguk paham.

Pak Sunaryo bilang sebaiknya Babe membiarkan saja Doel untuk menjalani hidupnya sendiri, mengambil tantangan dan melakoni apa yang dia anggap benar. Toh Doel masih muda, masih akan banyak kesempatan yang datang. Terakhir, Pak Sunaryo bertanya apa Babe sudah pernah naik haji. Babe menggeleng. Pak Sunaryo menenangkan Babe dengan berkata bahwa suatu hari nanti Doel yang insinyur itu pasti bisa memberangkatkan Babe naik haji. Plus Pak Sunaryo memberikan sebuah peci oleh-oleh dari Mekah saat Pak Sunaryo naik haji. Babe bahagia sekali. Peci putih itu langsung dipakai.

Sementara itu, Mak Nyak semakin khawatir karena belum ada tanda-tanda Babe pulang. Sembari duduk di warung bersama Mandra, Mak Nyak mencoba berkeluh kesah ke Mandra. Saat itulah ada mobil masuk ke pekarangan rumah mereka. Mobil asing yang belum pernah dilihat sebelumnya. Dan yang keluar dari mobil itu adalah jengjengjeeenggg… SARAH!
Iya, Sarah kembali, permirsaaa! Haduuuh, daku bahagiaaa.

Mandra dan Mak Nyak semringah melihat Sarah datang, Atun malah lebih heboh lagi. Pakai acara langsung mau keramasin Sarah segala. Hahaha. Doel yang diberi tahu oleh Atun bahwa Sarah datang ternyata lumayan kaget. Doel sampai speechless.

Awawawawww.

Sarah ternyata membawa banyak oleh-oleh untuk seluruh keluarga Doel. Bahkan sampai Mas Karyo dan Engkong Ali juga kebagian. Di tengah acara bagi-bagi oleh-oleh inilah Babe pulang. Babe pamit undur diri karena capek, Mak Nyak menyiapkan makan malam buat Babe sekaligus mau mijitin Babe, Atun dan Mandra sibuk dengan oleh-oleh. Tinggallah Doel dan Sarah berdua di teras. Mereka pindah mengobrol santai ke bale-bale Babe di halaman.

Mandra dan Atun mengintip dari dalam. Mandra heran kenapa Doel dan Sarah kelihatan ayem-ayem aja.

“Kan udah lama kagak ketemu ya. Baru amprokan lagi. Tangannya dipegang kek, dipeluk-peluk kek,” kata Mandra.
“Yeee, jorok lu!” balas Atun.
“Jorok apaan? Sok suci lu! Lu juga kemaren tangan lu dipegang-pegang kan ama si Andre di pojokan salon.”
“Yeee, ngintipin gue ya?”

Sarah awalnya mengeluhkan hawa panas Jakarta, yang disambut tawa oleh Doel. Obrolan mereka berlanjut tentang pekerjaan Sarah di Belanda juga Doel yang masih menganggur. Sampai akhirnya Sarah bilang,

“Selama di Belanda, nggak tahu kenapa aku terus-terusan inget kamu, Doel.”
“Inget aku?” tanya Doel.
“Iya. Inget kamu, inget Ibu, inget Bapak, inget Atun, inget Bang Mandra. Ya inget aja semua hal kecil yang saya anggap sepele selama ini. Dan ternyata setelah jadi kenangan kok rasanya indah sekali.”

Doel hanya tersenyum.

“Doel, kalau aku sering-sering ke sini masih boleh kan?” tanya Sarah.
“Buat apa? Skripsimu sudah selesai kan?”

Sarah salting ditanya begitu oleh Doel. Karena bingung dia hanya menjawab, “Aku cuma ingin ngajak keluarga kamu lagi, jalan-jalan.”
“Jalan-jalan ke mana? Apa kamu mau ngajak makan malam lagi? Kamu mau lihat Nyak dan Babe bingung seperti dulu kamu menikmati Mandra dibikin bingung tempura?” tanya Doel. (Tahaaan, jangaaan emosi, gaes.)
“Kok kamu gitu sih?” kata Sarah.

Doel tertawa sesaat sebelum Sarah menanyakan hubungannya dengan Zaenab. “Trus gimana hubungan kamu sama Zaenab?”

Ekspresi muka Doel berubah.

Begitulah akhir Si Doel Anak Sekolahan episode 24. Duh, daku kesal sama Doel. Tapi gemas.

BACA semua sinopsis sinetron Si Doel Anak Sekolahan musim 1 di sini. Klik ini untuk mengikuti sinopsis Si Doel Anak Sekolahan musim 2. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Juni 2020 oleh

Tags: review sinetronSi Doel Anak SekolahanSi Doel Anak Sekolahan Musim 2
Dini N. Rizeki

Dini N. Rizeki

Penulis, editor, copywriter, sekaligus seorang ibu. Sering menulis tentang bisnis, keuangan, wirausaha, hingga kuliner. Saat ini sedang asyik menulis ulasan film.

ArtikelTerkait

atun trombon tanjidor terompet si doel anak sekolahan episode 5 musim 2 sinopsis jalan cerita mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 5, Musim 2: Awal Kisah Terompet Tanjidor Bisa Ada di Rumah Doel

8 Juni 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 31, Musim 1: Kang Bahar Wariskan Bisnisnya kepada Kang Mus

23 Juni 2020
Koruptor Harusnya Belajar Arti Kejujuran dari Sosok Mandra terminal mojok.co si doel anak sekolahan mak nyak babeh sabeni

Koruptor Harusnya Belajar Arti Kejujuran dari Sosok Mandra

22 September 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 32, Musim 1: Kang Bahar Diundang Ridwan Kamil

23 Juni 2020
Kelompok Penguasa Jalanan yang Bikin Pengendara Lain Auto-minggir terminal mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 5, Musim 3: Mandra dan Engkong Rebutan Lala

9 Juli 2020
si doel anak sekolahan episode 3 musim 2 mandra gagal melamar munaroh episode paling sedih mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 3, Musim 2: Mandra Patah Hati…

6 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia (Unsplash)

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia

25 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan Mojok.co

Pengeluaran Tak Terduga setelah Menikah, Bikin Pusing dan Hampir Berutang Tiap Bulan

24 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare?
  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.