Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
25 April 2026
A A
3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia (Unsplash)

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang mengira kebahagiaan seorang petugas cleaning service itu cuma dapat uang tip, soal gaji di tanggal muda, atau jam kerja yang cepat usai. Padahal, di balik seragam kami yang sering terpapar debu dan kotoran ini, ada hal-hal kecil yang bikin kami bahagia.

Ini semua soal bagaimana kami dihargai sebagai sesama manusia yang sedang berjuang mencari nafkah. Terlihat remeh, tapi bagi kami besar artinya.

#1 Kondisi ruangan yang sudah terbantu

Membersihkan sampah dan beresin ruangan itu memang sudah jadi tugas kami para cleaning service. Tapi, tolonglah, mohon pengertiannya sedikit saja. Jangan jadi manusia yang hobi nyampah cuma karena tahu bakal ada yang beresin. 

“Halah, tenang saja nanti juga ada cleaning service yang membersihkan.” Setiap hari kami mendengar kalimat itu.

Mentang-mentang ada petugas cleaning service, bukan berarti kalian bebas membuat meja kantor atau toilet kotor dan berantakan. Kalau bisa, sesudah habis makan, ya minimal sisa makanan tersisa atau plastik bungkusnya dikumpulkan jadi satu wadah saja jangan sampai berserakan. Biar sisanya kami yang membuang.

Di toilet juga sama. Bekas tisu itu tempatnya di tong sampah, bukan di lantai seolah lagi ada saweran. Kalau Anda mau sedikit repot, bisa membantu dengan buang sisa cairan kopi/teh ke wastafel sebelum membuang gelas plastiknya ke tempat sampah. 

Bagi kami, itu rasanya kayak dapat mood booster sebelum masuk ke medan perang. Kami bakal sangat menghargai itu dan diperlakukan secara manusiawi itu bikin bahagia.

#2 Sapaan tulus kepada cleaning service dengan menyebutkan nama, bukan “Woy”, “Kang”, “Mbak” atau “Mas!”

Iya, banyak orang memandang rendah pekerjaan cleaning service. Sampai-sampai ada yang nggak mau memanggil kami dengan nama, tapi “Woy” atau “Heh”. Seakan-akan kami tidak layak berada dalam satu ruangan dengan mereka.

Baca Juga:

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

Pekerjaan kami memang berkaitan dengan kotoran. Namun, kami juga manusia. Kami juga pekerja yang punya nama. Apalagi nama kami terpampang dengan jelas di seragam. Nggak ada salahnya, kan, memanggil kami dengan nama, bukan “Heh”.

Kami akan sangat bahagia kalau ada yang memanggil dengan nama. Misalnya, “Pagi, Kang Acep” atau “Sore, Mbak Sarah.”

Coba, deh, sesekali, lirik name tag yang menempel di seragam cleaning service. Di dunia yang makin cuek ini, banyak orang cuma menganggap kami sebagai “properti gedung” yang bisa gerak-gerak saja.

#3 Menghargai cleaning service dengan tidak melewati lantai yang baru selesai dipel

Nah, poin terakhir ini yang paling sering menguji kesabaran dan keimanan kami para cleaning service. Bayangkan saja, saat kami sudah membungkuk-bungkuk mengepel lantai kotor sampai bersih dan kinclong kayak cermin, tiba-tiba ada seseorang dengan santainya wajah tanpa dosa lewat di tengah-tengah lantai dengan sepatu penuh tanah, tanpa mengucapkan permisi. 

Padahal, kami para cleaning service meletakan papan kuning bertuliskan “Caution: Wet Floor”. Alias lantai dalam keadaan basah yang berdiri tegak segede gaban, tapi tak pernah mereka lirik.

Padahal, menunggu dua menit sampai lantai kering, ucapkan permisi, atau minimal melipir lewat pinggir jalan sambil jinjit, apa susahnya? Itu adalah bentuk penghormatan tertinggi buat kami para cleaning service. 

Itulah tiga hal kecil yang membuat kami cleaning service bahagia. Intinya sih, kebersihan gedung itu bukan cuma beban kami para petugas cleaning service yang tiap hari pegang sapu dan pel, tapi juga jadi cermin kualitas attitude orang-orang di dalamnya juga.

Tapi, kami para cleaning service nggak butuh dikasihani, kok, cuma minta sedikit dihargai saja. Karena buat kami, bahagia itu nggak melulu soal nominal di slip gaji dan uang lebih. Tapi tetap dianggap ada meskipun bekerja bersih-bersih saja.

Penulis: Acep Saepulloh

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 April 2026 oleh

Tags: cleaning servicegaji cleaning servicepetugas kebersihanprofesitugas cleaning service
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

alternatif profesi di era media sosial mojok

4 Alternatif Profesi di Era Media Sosial yang Bisa Dilamar oleh Lulusan Semua Jurusan

3 Agustus 2021
Kalau Eks Koruptor Boleh Nyaleg, Mending SKCK Dihapus Aja, Buat Apa?

Mau Profesi Minim Risiko? Jadilah Koruptor!

12 September 2022
Dear Guru dan Dosen, Like Comment Tugas di Medsos Jangan Diajdikan Dasar Penilaian, dong! terminal mojok.co

Mengenal Profesi Social Media Officer yang Kerjanya Dikira Tukang Posting Konten doang

28 Mei 2020
Mengenal Profesi Akuntan yang Ternyata Tak Seindah Bayangan Terminal Mojok

Mengenal Profesi Akuntan yang Bertaruh Nyawa dan Tak Seindah Bayangan

6 Januari 2021
Mengenal Profesi Aktuaris Bergaji Fantastis yang Ujiannya Susah Banget terminal mojok.co

Mengenal Profesi Aktuaris Bergaji Fantastis yang Ujiannya Susah Banget

26 Oktober 2020
Kerja di Rumah Bekas Pembunuhan, tapi Lebih Takut Miskin (Unsplash)

Pengalaman Kerja di Rumah Bekas Pembunuhan: Lebih Takut Miskin daripada Setan

15 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku Mojok.co

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

20 April 2026
Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

Dear Pemerintah Banyuwangi, Membatasi Jam Operasional Ritel Modern Itu Justru Mematikan Wisata Banyuwangi

22 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna Mojok.co

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

18 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda
  • Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya
  • Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing
  • Dilema Hadiri Nikahan Rekan Kerja di Jakarta, Gaji Tak Seberapa tapi Gengsi kalau Isi Amplop Sekadarnya
  • Ironi Jembatan Cangar Mojokerto: Berubah Jadi Titik Bunuh Diri Gara-gara Salah Kaprah Diromantisasi hingga Menginspirasi
  • Sulitnya Menjadi “Avoidant” Menjelang Usia 25, Takut Terlalu Dekat dengan Orang Lain hingga Pesimis Menikah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.