Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
9 Februari 2026
A A
Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti Mojok.co

Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Boleh-boleh saja beli rumah hasil lelang, tapi perlu ekstra hati-hati. 

Melihat harga rumah sekarang rasanya ngenes. Harganya gila-gilaan! Rumah tipe kecil saja, yang kalau malam motornya harus parkir di ruang tamu, harganya bisa sampai Rp300 jutaan. Tipe menengah, paling nggak harganya Rp500 juta. Ini kita ngomongin rumah yang rapi dan siap huni, ya, Lur. Bukan rumah bilik bambu yang beratap jerami beralaskan tanah kek lagunya band God Bless.

ADVERTISEMENT

Gara-gara harganya yang nggak ngotak itulah, impian punya rumah jadi tidak mudah. Mau dikit-dikit nabung, tapi dikejar harga yang terus melambung. Sementara mau beli pakai cicilan, gajinya cuma cukup buat makan. Masa mau nunggu sampai dapat warisan? Ya nggak etislah. Sebagai anak yang baik, kita pasti pengennya orangtua kita panjang umur.

Maka, mulailah orang mencari tahu cara-cara dapat rumah dengan harga miring. Dan ketemulah solusinya: beli rumah lewat lelang.

Baca juga Orang Tua Kita Bisa Beli Rumah karena Negara Belum Bobrok (Banget), Bukan karena Tidak Foya-Foya!

Langkah-langkah mengikuti rumah lelang

Berdasarkan pengalaman mereka yang sukses mendapatkan rumah lewat jalur lelang, langkah pertama beli rumah lewat lelang adalah dengan membuka web lelang.go.id. Kemudian, cari rumah di lokasi yang kamu incar, serta maksimal limit kamu.

Setelah ketemu dengan yang cocok, bikin akun di web tersebut, lalu setor uang jaminan. Jangan khawatir, kalau kamu kalah bid, uang jaminan ini bakal balik kok. Tapi, kalau menang, kamu harus segera menyetorkan biaya pelunasan. Jika sampai batas maksimal hari yang ditentukan kamu nggak bayar-bayar, uang jaminan kamu bakalan hangus.

Pemenang lelang nantinya akan mendapatkan risalah lelang serta dokumen-dokumen lain yang bisa digunakan untuk proses balik nama di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Terdengar mudah bukan?

Baca Juga:

Pengalaman membangun rumah di desa, mahal di mental karena ada saja konfliknya 

Saat ini, Rumah dan Tanah yang Dianggap sebagai Aset Bernilai Investasi Itu Hanya Benda Mahal yang Susah Dijual

Akan tetapi, nyatanya, tidak demikian.

Baca juga 3 Penderitaan Punya Rumah Dekat Sawah yang Nggak Disadari Kebanyakan Orang Kota.

Permasalahan beli rumah lelang

Jangan senang dahulu kalau dapat rumah lelang dengan harga murah. Misal begini, kalian ikut lelang rumah yang harga pasarnya Rp1 miliar. Harga awal rumah itu dibuka Rp600 juta, lalu kalian menang di harga Rp750 juta. Sekilas angka itu tampak menyenangkan, tapi ketahuilah, proses setelahnya panjang dan berdarah-darah. 

Jadi begini, rumah yang dilelang seringkali masih dikuasai secara fisik oleh pemilik lama alias di debitur macet yang merasa terzalimi sehingga tidak mau pergi. Bahkan, mereka tidak segan-segan minta bekingan ormas untuk menolak siapa pun orang yang berusaha mengambil alih rumah mereka.

ADVERTISEMENT

Akhirnya, kamu selaku pemenang lelang mau nggak mau harus memberikan uang kerohiman, supaya si pemilik lama legawa untuk pergi. Proses deal-dealan uang kerohiman pun nggak mudah. Ya kan kita ini tinggal di negara Konoha, Urusan kerohiman seperti gini, musyawarahnya bisa sangat ribet. Melibatkan RT, RW, kelurahan, belum lagi “salam tempel” ke oknum. 

Bukan hanya itu. Pemenang lelang juga harus mengajukan permohonan eksekusi pengosongan ke Pengadilan Negeri. Di sinilah, lagi-lagi muncul biaya tak terduga. Jangan bayangkan biaya tak terduga ini semurah biaya biaya resmi pengadilan yang relatif kecil itu, ya. Nggak, MyLov. Ini adalah biaya operasional lapangan yang besarnya puluhan hingga ratusan juta, tergantung tingkat perlawanan. Biaya ini dipakai untuk apa? Untuk pengamanan dari aparat (Polisi, bahkan TNI), juru sita, saksi, dan masih banyak lagi.

Misal proses eksekusi berjalan lancar, belum tentu pemenang lelang selaku pemilik rumah baru bisa bernafas lega. Bukan tidak mungkin ada intimidasi lanjutan. Bentuk intimidasinya bisa  bermacam-macam mulai dari blokade akses, diteror, bahkan perbuatan yang mengarah ke tindak kriminal. Ngeri banget kan?

Tips aman beli rumah via lelang

Walau potensi persoalan beli rumah lelang banyak dan beragam, kalian tenang saja, ada beberapa cara untuk meminimalisir hal tersebut. Salah satu yang paling dasar, cek lokasi dan kondisi rumah yang akan kalian tawar. Jangan segan untuk tanya ke tetangga sekitar. Apakah rumah yang dilelang itu masih dihuni oleh pemiliknya atau sudah lama kosong? Bekas bunuh diri atau bukan?

Lebih baik lagi kalau bisa ngobrol langsung dengan pemilik rumah. Dari obrolan itu kan pasti ada bayangan, kira-kira bakalan alot nggak nih untuk dilanjut? Kalau dirasa alot ya jangan dilanjut. Makan ati nanti.

Kalau kata orang-orang yang berpengalaman ikut lelang rumah, paling enak itu ikut lelang rumah yang pemiliknya adalah pasutri cerai. Mereka nggak kebanyakan drama, sehingga prosesnya cepat.

Lelang rumah kosong, yang sudah lama tidak dihuni, juga relatif nggak ribet. Paling kita harus effort manggil “orang pintar” untuk mengusir para penghuni gaib di rumah tersebut. Tapi percayalah, ngusir yang begituan lebih mudah daripada ngusir manusia itu sendiri.

Pada akhirnya…

Sah-sah saja kalau mau membeli rumah lewat jalur lelang asal ingat satu hal. Kalau sekelas bank atau pegadaian saja sampai melelang rumah, itu tandanya dua instansi itu sudah menyerah menagih utang pemilik rumah maupun menyita rumah tersebut. Akhirnya, dipasrahkanlah hal tersebut ke pemenang lelang. Begitu ada pemenang lelang, bank sudah nggak ada urusan. Mau ada apa-apanya, itu risiko si pemenang lelang.

Jadi ya, sebenarnya wajar banget kalau harga rumah lelang itu jauh dibawah harga pasar. Lha wong permasalahannya juga banyak. Penghuni lama yang nggak mau pergi itu cuma satu diantaranya lho. Masalah lainnya? Banyak kalau diceritain semua, sudah setara kuliah 2 SKS. Nantilah kapan-kapan saya cerita lagi.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 9 Februari 2026 oleh

Tags: lelanglelang rumahRumahrumah lelang
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Apa Betul Kita Benar-benar Bisa Punya Rumah dengan Tapera?

Apa Betul Kita Benar-benar Bisa Punya Rumah dengan Tapera?

11 Juni 2020
Keresahan-keresahan yang Saya Alami Selama Tinggal di Pinggir Jalan Provinsi terminal mojok.co

Keresahan-keresahan yang Saya Alami Selama Tinggal di Pinggir Jalan Provinsi

27 Februari 2021
5 Aturan Tidak Tertulis di Rumah. Sederhana, tapi Bisa Bikin Runyam kalau Tidak Dipatuhi Mojok.co

5 Aturan Tidak Tertulis di Rumah. Sederhana, tapi Bisa Bikin Runyam kalau Tidak Dipatuhi

22 September 2024
Cara-cara Mudah Mengusir Nyamuk dari Rumah terminal mojok

Cara Mudah Mengusir Nyamuk dari Rumah

15 Juli 2021
Sunset di Tanah Monarki: Rakyat Jogja diusir oleh Investasi

Sunset di Tanah Monarki: Rakyat Jogja diusir oleh Investasi

16 Oktober 2022
10 Ciri Kamar Mandi Ideal, Bikin Penggunanya Bahagia Terminal Mojok

10 Ciri Kamar Mandi Ideal, Bikin Penggunanya Bahagia

25 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Kadang orang ikut rewang bukan karena ingin membantu, tapi takut dihujat dan digibahin

12 Agustus 2026
5 penderitaan jadi peneliti lapangan yang sering dikira pekerjaan enak karena jalan-jalan dan dibayar Mojok.co

5 penderitaan jadi peneliti lapangan yang sering dikira pekerjaan enak karena isinya jalan-jalan dan dibayar

11 Agustus 2026
Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

16 Agustus 2026
Bulan Agustus kebanyakan agenda, pekerja jadi kewalahan bagi waktu antara kerja dan kegiatan agustusan Terminal

Bulan Agustus kebanyakan agenda, pekerja jadi kewalahan bagi waktu antara kerja dan kegiatan agustusan

15 Agustus 2026
Sisi red flag orang-orang tahlilan yang sulit saya terima, mulai dari rasan-rasan hingga menjadikan piring sebagai asbak Mojok.co

Sisi red flag orang-orang tahlilan yang sulit saya terima, mulai dari rasan-rasan hingga menjadikan piring sebagai asbak

13 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.