Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Timnas Israel Lolos Piala Dunia U-20: Yang Lolos Siapa, yang Pusing Siapa

Nurfathi Robi oleh Nurfathi Robi
2 Juli 2022
A A
Timnas Israel Lolos Piala Dunia U-20: Yang Lolos Siapa, yang Pusing Siapa

Timnas Israel Lolos Piala Dunia U-20: Yang Lolos Siapa, yang Pusing Siapa (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Timnas Israel dipastikan lolos Piala Dunia U-20 setelah Serbia gagal mengkudeta posisi kedua Grup B Piala Eropa U-19 pasca menelan kekalahan 2-3 atas pemuda-pemuda Austria. Hasil ini memang terdengar biasa-biasa, sampai kita sadar, bahwa Piala Dunia U-20 diselenggarakan di Indonesia. Yap, tim asuhan Ofir Haim tersebut akan melawat ke tanah air pada untuk hajat olahraga 20 Mei hingga 11 Juni 2023 mendatang.

Menurut saya, ini adalah masalah yang cukup serius. Apalagi, topik bahasan soal Israel dan Palestina merupakan bahasan yang sangat sensitif bagi publik +62. Bukannya apa, sejarah, dan sikap publik selama ini selalu miring ke Palestina. Pemerintah Israel telah menginjak-nginjak filosofi bangsa kita dengan mempersekusi Palestina 24/7. “Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.”

Namun, lewat tulisan ini saya tidak bermaksud untuk membahas soal konflik itu, tapi lebih ke arah kesiapan PSSI dan Pemerintah sebagai tuan rumah. Isu kedatangan Timnas Israel sangat sensitif dan perlu perhatian ekstra. Apalagi sepak bola kita punya spesifikasi keamanan yang patut dipertanyakan. Bukankah kemarin kita baru saja kehilangan dua nyawa supporter di dalam stadion?

Soal kedatangan Timnas Israel, kalau dilihat dari respons pejabatnya sih, terkesan normatif dan menyepelekan.

Pakdhe Zainuddin Amali, bilang kalau perkara ini sudah dibahas sejak 2019. “Semua negara yang lolos Piala Dunia U-20 dipersilakan untuk bermain”. Hal yang sama diutarakan oleh Om Yunus Nusi, “Siapapun yang lolos bisa datang.” Termasuk Timnas Israel. Tidak ada pertimbangan soal bola panas yang terus menggelinding di tengah-tengah publik awam kayak kita-kita ini.

Bukannya paranoid atau apa, terakhir kali pemangku kebijakan bersikap kayak gini, Indonesia digulung pandemi setahun lebih.

Kedatangan Timnas Israel memang bikin Indonesia kalang kabut bukan main. Di satu sisi, sudah kewajiban sebagai tuan rumah untuk menyambut siapapun yang lolos. Di sisi lain, menerima bisa dianggap sebagai kontradiksi dengan sikap kita terhadap Israel selama ini.

Dari segi operasionalnya, Timnas Israel main di venue utama, GBK misalnya, bisa dianggap mendukung Zionis dan nggak pro Palestina. Disuruh main di tempat lain untuk alasan keamanan bisa dianggap anti-semit. Haduh, serba salah.

Baca Juga:

Pulang dari Jepang Bikin Sadar Betapa Bobrok Daerah Asal Saya

5 Pekerjaan yang Bertebaran di Indonesia, tapi Sulit Ditemukan di Turki

Kontroversi kedatangan Timnas Israel ini merupakan salah satu tanda kalau kita nggak siap dan nggak akan pernah siap menjadi tuan rumah event olahraga dunia. Selain harus bikin infrastruktur megah, banyak faktor lain, seperti geopolitik dan opini publik yang nggak kalah penting untuk dipertimbangkan.

Berkaca dari pengalaman yang sudah-sudah, masalah ini jadi pekerjaan rumah bersama yang njlimet. Masih ingat Misha Zilberman, pebulutangkis Israel yang kesulitan masuk ke Indonesia sampai-sampai BWF harus turun tangan? Bambang Rudyanto, petinggi PBSI, sampai curhat di Twitter betapa merepotkannya ketika pemain Israel tersebut datang dan bermain di Istora. Hadeh.

Nah pertanyaannya, apakah PSSI dan Kemenpora sudah mempertimbangkan cerita dari PBSI tersebut sejak jauh-jauh hari, sebelum mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20? Kalau dari gesturnya sih, kok kayaknya meragukan kalau mereka sudah mengantisipasi.

Apa pun keputusan yang diambil, saya cuma bisa berharap pejabat konsekuen dengan keputusan yang diambil. Kalau mau menerima ya, silakan dipersiapkan segala tetek bengeknya, khususnya keamanan, karena sekali lagi, kedatangan Timnas Israel itu sangat sensitif dan mengakar kuat di masyarakat. Kalau mau mengambil opsi lain, ya harus konsekuen juga dengan segala resiko yang harus ditanggung.

Benar-benar deh. Kayak nggak ada win-win solution untuk situasi ini. Oh iya, Timnas Israel apa nggak mau mengundurkan diri saja? Turu wae, ra risiko xixixi.

Penulis: Nurfathi Robi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tak Ada ‘Perang’ atau ‘Konflik’ antara Israel dengan Palestina

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2022 oleh

Tags: antisemitIndonesiaPalestinapenjajahanpiala dunia u-20timnas israel
Nurfathi Robi

Nurfathi Robi

Bergabung dengan DNA E-Sports sejak 2019. Berperan sebagai analis dan samsak tinju. Bergulat di lane atas Land of Dawn.

ArtikelTerkait

basa-basi

Basa-Basi Orang Indonesia yang Bikin Keki

7 Juli 2019
merdesa

Merdesa, Indonesia

6 Agustus 2019
pendukung khilafah

Mbak-Mbak Pendukung Khilafah Bilang Umat Islam 96 Tahun Tertindas: Ah, Masyaaa?

5 Maret 2020
cabor olimpiade selain skateboard mojok

Selain Skateboard, Beberapa Olahraga Ini Wajib Masuk Cabor Olimpiade

28 Juli 2021
Sistem Pendidikan Finlandia; Belajar Cara Belajar. Menyadarkan Saya Betapa Bobrok dan Tertinggal Sistem Pendidikan Indonesia Mojok.co

Buku Sistem Pendidikan Finlandia; Belajar Cara Belajar, Menyadarkan Saya Betapa Bobrok dan Tertinggal Sistem Pendidikan Indonesia

1 Juli 2024
Menebak Pekerjaan Orang Tua Susanti "Upin Ipin" di Malaysia Mojok.co

Menebak Pekerjaan Orang Tua Susanti “Upin Ipin” di Malaysia 

6 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Pantai Padang Adalah Tempat Wisata yang Sempurna di Kota Padang Seandainya Nggak Ada Parkir Liar Mojok.co

Pantai Padang Tempat Wisata yang Sempurna di Kota Padang Seandainya Nggak Ada Parkir Liar

8 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.