Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

Cukai Rokok Bikin Naik Harga dan Perokok yang Dibully Vapers

Theo oleh Theo
9 Oktober 2019
A A
vapers

vapers

Share on FacebookShare on Twitter

“Kalau cukai rokok mahal, saya mending ngelinting aja deh. Walaupun dibully sama vapers“

Wacana kenaikan harga rokok itu nyata, my lov. Semenjak Sri Mulyani bilang “target penerimaan mencapai Rp 173 Triliun …” 16 September kemarin. Nyatanya sudah dibicarakan dengan anggota dewan yang kadung merasa terhormat. Ya, mau nggak mau kita terima ini demi langgengnya Negara Kesatuan kita tercinta ini. 

Lantas para YouTuber pun membikin celah ini dengan konten-konten yang menurut mereka menjual kreatif macam pengalaman kencur Erdilost yang tidak apa-apa karena ngevape udah hampi 5 tahun dan munculnya konten-konten vapers lainnya. 

Sebenarnya gue sih optimis saja melihat kondisi negara yang banyak hutang gini, butuh saluran tangan perokok macam kita-kita ya nggak. Apalagi jasa perokok sebenarnya tidak bisa disangsikan dalam membangun perkonomian negara. Bahasnya apa sih, kok sampai negara?

Begini-begini perokok itu sebenarnya ya nggak heroik-heroik amat dan terkesan glorifikasi yang nyata. Fyi aja nih, sumbangan cukai tembakau itu sebarnya terus melonjak loh nih buktinya. Walaupun dalam Negara kapitalis Kesatuan Republik Indonesia perlu digaris bawahi ya, masih mengharap penerimaan vape tembus Rp 2 Triliun. 

Namanya juga usaha kan ya, apa-apa ya harus yang membikin penerimaan pajak negara naik. Dua-duanya sama-sama menguntungkan ya sahkan dua-duanya! Gelindingkan saja isunya~

Baik-baik kita harus temukan kesepakatan atas titik persoalan ini, my lov. Sebenarnya saya itu sangat kesal dengan wacana-wacana yang terus menerus diulang-ulang. Wacana rokok yang menyebabkan terbunuh itu sudah ada sejak zaman Mbah Gotho bahkan bisa sebelumnya, my lov. Lantas perdebatan panjang lebar soal merokok itu apakah benar dapat sebabkan kematian apa tidak, itu aja masih ngambang. Hadeh, terus disusul dengan wacana vape vs rokok yang sangat subhat itu. 

Sebagai kalangan yang pro rokok, aku sih sungkem aja sama Kepala Suku dengan perbincangan perokok dan antirokok. Seharusnya masyarakat lebih berpikiran dalam hal ini. Coba kalau kalian tahu, minimal kalian pasti terhibur melihat vapers sama perokok yang lagi ramai.

Baca Juga:

Saya Lebih Percaya Dokter Tirta daripada Influencer Kesehatan Lainnya, To The Point, dan Walk The Talk!

Promosi Kesehatan: Jurusan Underrated yang Dianggap Cuma Sales, padahal Garda Terdepan Kesehatan Rakyat

Lah gimana, masak sih bikin kontenlebih aman mana vape apa rokok? Pertama yang harus kita tertawakan adalah pertanyaan itu sendiri. Logika dari mana merokok—konvensional ataupun elektrik—itu punya sifat mengamankan? Namanya perokok sadar pasti tahu dengan segala ketidakpastian akan bahaya dan manfaat rokok sebagai penyumbang devisa negara segala tetek bengek ocehan antirokok. Ya, karena pada intinya sih emang rokok itu enggak jelas alias subhat. 

Kalau kesadaran kesehatannya terbangun, ya pasti berhenti merokok itu ya solusi. Tapi kalau udah berhenti merokok lantas jadi antirokok yang ekstrimis nih. Duh, kan jadi sebal.

Kedua, kepada para vapers yang budiman, saya hanya ingin ingatkan. Belum ditemukan fakta seorang vapers yang hidupnya lebih dari 100 tahun macam Mbah Gotho, Richard Overton, dan Jeans Louise Clainment. Maka kepada para vapers berlomba-lombalah membuktikan panjang usia seorang kalian. Meskipun baru tahun 2003 kemarin toh vapers mulai dipasarkan?

Semoga di tahun 2100 lebih lah minimal akan ada pemberitaan tentang usia manusia vapers tertua di dunia. Tapi andaikata di tutup usia mereka ternyata kalah sama Mbah Gotho dengan usia 146 tahun, yakin kalian akan mensedekahkan keburukan berjuang melegalkan vape terhadap bangsa ini? Hayo kalau udah gini saya nglinting aja deh. Meskipun saya akan dibully sama sosok vapers. Mungkin ilmunya dapat dari vapers idealis macam Endrilost, Aryo Andrianto, atau Om Deddy—ngapain ikut-ikutan sih.

Tapi nggak perlu bimbang dalam sudut pandang yang lain sih, sebenarnya vape atau rokok itu sih sama-sama berguna kok di tengah menumpuknya hutang negara ini. Apalagi vape dan rokok itu ya sama. Sama-sama memiliki kompetisi, tempat dan kobsumen di Indonesia maksudnya.

Ya udah, bareng-bareng aja kita sumbang negara kita ini dengan masing-masing pilihan kalian. Vapers ya minimal buktikan dulu target Rp 2 Triliun dari pemerintah untuk sumbangsih kepada negara, iya nggak? 

Kalau tanya apa kita bisa menuhi terget Rp 173 Triliun, yaaa penting rame-rame. Minimal kita cintai Indonesia ini dengan terus merokok. Setidaknya kita berusaha berkontribusi terhadap pemasukan negara yhaaa~ (*)

BACA JUGA Hubungan Antara Rokok dan Ketebalan Dompet atau tulisan Theo lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Januari 2025 oleh

Tags: BullycukaiKesehatanpersaingan dagangRokokvape
Theo

Theo

ArtikelTerkait

Tembakau Tambeng, si Gurih Manis Asal Situbondo yang Cocok Jadi Suguhan Saat Lebaran

Tembakau Tambeng, si Gurih Manis Asal Situbondo yang Cocok Jadi Suguhan Saat Lebaran

15 April 2023
sulli

Berkaca dari Kasus Sulli: Netizen Memang yang Terbaik Untuk Urusan Merusak Kesehatan Jiwa Orang Lain

15 Oktober 2019
Kegiatan Tidak Berguna: Nyuruh Orang Berhenti Merokok atau Mempertanyakan Alasan Merokok terminal mojok.co

Memutuskan Mengisap Rokok karena Camilan dan Fastfood Lebih Buruk

27 September 2020
angela diggie push rank mobile legends berhenti main mobile legends game mobile online hal menyebalkan orang menyebalkan magic chess mojok.co

4 Alasan Kenapa Harus Berhenti Main Mobile Legends

19 Agustus 2020
6 Pengobatan Alami ala Orang Indonesia terminal mojok

6 Pengobatan Alami ala Orang Indonesia

10 Oktober 2021
diejek belum menikah itu

Menikah Itu Karena Memang Sudah Siap Diajak, Bukan Hanya Karena Sudah Bosan Diejek

5 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.