Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
15 Januari 2026
A A
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Istilah dalam bahasa Jawa memang sangat beragam. Bahkan untuk mengucapkan subjek aku kamu saja ada banyak istilah dan peruntukannya. Tak terkecuali saat mengekspresikan ungkapan bau yang juga banyak istilahnya. Nah, berikut ini istilah bau dalam bahasa Jawa yang ternyata banyak banget.

#1 Amis sudah banyak dipahami

Istilah pertama ada kata “amis” yang paling mudah dipahami. Bagi orang yang nggak paham bahasa Jawa pasti juga tahu makna kata ini.

Amis merupakan bau yang ditujukan ketika berpapasan dengan aroma yang berasal dari makhluk hidup. Misalnya ayam atau ikan yang baru aja disembelih, atau tangan bau amis karena bahannya dari udang, atau bisa untuk menunjukkan bau darah.

#2 Nyegrak, bahasa Jawa untuk aroma yang menyengat

Bau untuk mengekspresikan aroma yang menyengat dalam bahasa Jawa sering disebut nyegrak. Nyegrak digunakan untuk bau yang menyengat atau menusuk hidung karena aromanya tajam banget. Misalnya “ambune parfummu nyegrak banget,” atau “tapene ambune nyegrak.” Artinya aroma parfummu menyengat sekali dan aroma tapenya sangat menyengat.

Baca juga: 4 Kosakata Bahasa Jawa yang Sering Salah Penggunaannya.

#3 Prengus identik dengan aroma kambing

Ada aroma yang identik dengan hewan kambing, yaitu prengus. Istilah ini sering digunakan ketika menemukan kambing yang aromanya nggak enak. Misalnya ada yang mengatakan bahasa Jawa ini, “tongseng wedhuse prengus banget,” yang maknanya tongseng kambingnya bau banget.

Prengus ini adalah bau alami dari kambing yang katanya digunakan untuk bereproduksi. Jadi kalau mengolah atau memasak kambing harus benar-benar bisa masak biar bau prengus khas kambingnya hilang.

#4 Kecing, istilah bahasa Jawa untuk aroma busuk bercampur asam

Bau yang digunakan untuk mengekspresikan aroma busuk bercampur asam biasanya menggunakan istilah kecing. Kalau kita sering amati pas lagi belanja di pasar, misalnya “tahune mambu kecing” artinya tahunya bau nggak enak, karena direndam terlalu lama.

Baca Juga:

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

#5 Sangit menunjukkan bau karena paparan asap

Sangit ini istilah bahasa Jawa untuk menunjukkan bau karena paparan asap. Misalnya aroma baju setelah memasak di dapur yang menggunakan kayu atau setelah membakar sampah biasanya juga bau sangit. Aroma yang dikeluarkan biasanya gosong.

#6 Tengik, istilah untuk bau yang dikeluarkan bahan makanan

Tengik digunakan untuk bau yang dikeluarkan oleh bahan makanan. Misalnya, “tempene wis tengik”, “krambile wis tengik,” yang artinya tempenya sudah bau, kelapanya sudah bau. Aroma tengik biasanya identik dengan bau busuk.

Baca juga: 10 Istilah Makan dalam Bahasa Jawa dari Ngemrus hingga Nguntal.

#7 Istilah bau dalam bahasa Jawa, langu

Kalau masak dan bumbunya belum matang biasanya ada aroma khas yang menunjukkan jika bawang itu belum matang. Nah, itu tercium dari aromanya. Kalau keadaannya seperti ini, disebut bau langu.

Makanan yang langu biasanya pas dimakan di lidah rasanya jadi getir dan aneh karena belum matang sempurna. Contohnya ketika menumis bawang dan belum matang.

#8 Badheg, menunjukkan aroma busuk banget

Untuk menunjukkan aroma paling nggak enak, orang Jawa biasanya menggunakan kata badheg. Intinya sih aromanya busuk banget. Misalnya, “ambune badheg banget,” yang artinya aromanya bau banget.

Itulah beberapa istilah bau dalam bahasa Jawa yang ternyata banyak sekali. Pindah lima langkah aja, kadang kita bisa mencium aroma yang berbeda dan istilahnya juga berbeda. Hal itu menunjukkan kekayaan bahasa Jawa yang patut dilestarikan.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 30 Istilah dalam Bahasa Jawa yang Diawali Kata “Mak”, Mulai dari Mak Plengeh hingga Mak Jegagik.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Januari 2026 oleh

Tags: arti bahasaBahasaBahasa Jawaistilahistilah bahasa jawakamus terminal
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

10 Kosakata Bahasa Sunda yang Sering Disalahpahami Orang Jawa

10 Kosakata Bahasa Sunda yang Sering Disalahpahami Orang Jawa

22 Juli 2025
Ragam Istilah Penyebutan Jumlah Anak dalam Bahasa Jawa Terminal Mojok

Ragam Istilah Penyebutan Jumlah Anak dalam Bahasa Jawa

5 Februari 2022
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
10 Istilah Makan dalam Bahasa Sunda, Mulai dari yang Paling Halus sampai yang Biasa Digunakan untuk Binatang. Jangan Salah Pakai!

10 Istilah Makan dalam Bahasa Sunda, Mulai dari yang Paling Halus sampai yang Biasa Digunakan untuk Binatang. Jangan Salah Pakai!

4 Juni 2024
20 Kosakata Daerah Plat AG yang Wajib Dipahami Perantau biar Nggak Plonga-plongo Saat Diajak Ngobrol Warlok

20 Kosakata Daerah Plat AG yang Wajib Dipahami Perantau biar Nggak Plonga-plongo Saat Diajak Ngobrol Warlok

16 November 2023
25 Istilah yang Sering Muncul dalam Dunia Skincare dan Makeup

25 Istilah yang Sering Muncul dalam Dunia Skincare dan Makeup

28 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Kesamaan Prinsip From Doubter to Believer Liverpool & Tekkadan (Unsplash)

Liverpool dan Tekkadan Punya Kesamaan, Sama-sama Memegang Prinsip: From Doubter to Believer

3 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Soto, Kuliner Solo Bukan Makanan, tapi Jimat Bertahan Hidup (unsplash)

Soto, Warisan Budaya di Khazanah Kuliner Solo yang Tidak Lagi Dianggap Makanan, tapi Cara Bertahan Hidup

31 Mei 2026
Bahaya di Gamping Sleman- Ketika Anak Muda Pesimis Hidup (Unsplash)

Bahaya yang Saya Lihat di Gamping Sleman: Ketika Anak Muda Pesimis dengan Kondisi Ekonomi dan Lari ke Judol Sebagai Pelampiasan

1 Juni 2026
Perayaan Waisak di Borobudur: Momen Sakral yang Bawa Berkah bagi Warga Magelang

Perayaan Waisak di Borobudur: Momen Sakral yang Bawa Berkah bagi Warga Magelang

31 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.