Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

4 Pertanyaan yang Sebaiknya Nggak Ditanyakan kepada Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) karena Bikin Emosi

Iqbal AR oleh Iqbal AR
16 November 2024
A A
4 Pertanyaan yang Sebaiknya Nggak Ditanyakan kepada Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) karena Bikin Emosi alumni UM

4 Pertanyaan yang Sebaiknya Nggak Ditanyakan kepada Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) karena Bikin Emosi (Universitas Negeri Malang via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kayaknya mahasiswa Universitas Negeri Malang bakal kesel setengah mati kalau disodori pertanyaan-pertanyaan ini, deh.

Mahasiswa dan stereotip itu dua hal yang punya hubungan unik. Kedua hal itu sebenarnya tidak ditakdirkan untuk berkaitan terus-menerus. Tapi, kenyataan berkata lain. Mahasiswa dan stereotip nyatanya adalah dua hal yang entah mengapa selalu terkait. Apalagi kalau sudah spesifik berbicara mengenai mahasiswa dari kampus-kampus tertentu. Sudah pasti akan ada stereotip yang melekat.

Perkara mahasiswa dan stereotip nyatanya tidak berhenti di situ saja. Awalnya hanya stereotip, tapi lama kelamaan menjadi sebuah anggapan yang kadang suka salah kaprah. Dan anggapan yang kadang salah kaprah ini biasanya dibalut dengan pertanyaan-pertanyaan yang kelewat melelahkan untuk didengar. Itulah yang dialami—atau setidaknya saya alami beberapa kali—waktu saya masih berstatus sebagai mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM).

Kalau boleh jujur, UM itu sebenarnya bukan kampus yang asing di telinga kita. Bisa dibilang UM adalah kampus terbaik kedua di Malang setelah UB. Kampusnya besar, lokasinya di tengah kota pula. Pamornya nggak kalah sama kampus-kampus negeri di Indonesia. Secara peringkat, Universitas Negeri Malang ini bahkan masuk 15 besar kampus terbaik di Indonesia. Bahkan, untuk kampus bidang keilmuan pendidikan, kampus ini jadi kampus dengan peringkat teratas.

Sayang, fakta ini belum juga membuat orang-orang “mengenal” Universitas Negeri Malang dan mahasiswanya dengan tepat. Masih saja banyak orang-orang yang bertanya tentang UM dan mahasiswa UM, mempertanyakan tentang apa, gimana, bagaimana UM itu. Seperti beberapa pertanyaan di bawah ini.

#1 “UM itu Universitas Muhammadiyah Malang, ya?”

Ketika ditanya kuliah di mana dan dijawab kuliah di UM, beberapa orang pasti akan langsung mengatakan, “UM Universitas Muhammadiyah Malang?” atau “UM itu Universitas Muhammadiyah Malang, kan?”. Entah sudah berapa kali saya—atau beberapa mahasiswa UM lainnya—menerima pertanyaan seperti ini. Teknologi sudah semakin maju, informasi sudah terbuka lebar, tapi masih saja ada pertanyaan seperti ini.

Padahal, UM dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini beda. Kampusnya beda, karakter mahasiswanya juga sangat beda. Satunya UM, satunya UMM. Yang satu kampus negeri, satunya swasta. Satunya punya jaket almamater merah, satunya biru tua. Satunya boleh gondrong, satunya tidak boleh. Benci banget pasti mahasiswa UM dapat pertanyaan begini. Saya saja dulu benci banget, kok. Capek menjelaskannya.

Baca halaman selanjutnya: Kenapa singkatannya UM, bukan UNM?

Baca Juga:

UM BBM: Program KKN ala UM Malang yang Punya Banyak Celah dan Penuh Masalah!

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 17 November 2024 oleh

Tags: Mahasiswauniversitas negeri malang
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

pelacur

Tuhan, Izinkan Aku Menjadi Pelacur!

5 Agustus 2019
Tiga Dosa Fakultas Keguruan yang Membuat Calon Guru Tidak Berkembang Mojok.co

Tiga Dosa Fakultas Keguruan yang Membuat Calon Guru Tidak Berkembang

10 November 2023
4 Tipe Mahasiswa yang Cocok Kuliah di Kota Semarang, Nggak Sembarang Orang Sanggup  Mojok.co jogja

4 Tipe Orang yang Sebaiknya Nggak Lanjut Kuliah di Semarang, Nggak Sembarang Orang Sanggup Menghadapi Kota Ini

29 Mei 2024
sarjana pendidikan

Bukti kalau Kepanjangan S.Pd. itu Bukan Sarjana Pendidikan, tapi Sarjana Penuh Derita

11 April 2020
Culture Shock Mahasiswa Solo yang Merantau ke Jogja, Ternyata Biaya Hidupnya Lebih Mahal  Mojok.co politik jogja

Culture Shock Mahasiswa Solo yang Merantau ke Jogja, Ternyata Biaya Hidup Lebih Mahal 

27 Oktober 2023
4 Pertimbangan Penting Sebelum “Menjual Jiwa” pada Kuliah S3 Mojok.co

4 Pertimbangan Penting Sebelum “Menjual Jiwa” pada Kuliah S3

10 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Punya Usaha Warung di Desa Harus Siap dengan Risiko Banyak Orang Ngutang yang Entah Kapan Dibayarnya

9 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.