Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Alasan Gunungkidul Nggak Perlu Bangun Mal, Salah Satunya Merugikan Warga Bumi Handayani!

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
12 Mei 2025
A A
4 Alasan Gunungkidul Nggak Perlu Bangun Mal, Salah Satunya Merugikan Warga Bumi Handayani!

4 Alasan Gunungkidul Nggak Perlu Bangun Mal, Salah Satunya Merugikan Warga Bumi Handayani!

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah kemunculan bioskop di Gunungkidul yang bekalangan viral, nggak sedikit warga berharap agar Bumi Dhaksinarga segera punya mal baru. Menurut mereka, dengan adanya bioskop dan mal, Gunungkidul akan terlihat lebih maju dan modern. Alih-alih mendukungnya, saya kurang sepakat kalau Gunungkidul punya mal.

Melihat UMK Gunungkidul hari ini yang menduduki peringkat paling bontot se-DIY, memang (sebaiknya) nggak usah membangun mal. Masih banyak hal-hal yang lebih penting bin mendesak dari sekedar mendirikan pusat perbelanjaan modern itu. Seperti menambah/memperbaiki sarana-prasarana bangunan sekolah, membangun jembatan di desa terpencil, dan fasilitas umum lainnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, ada sejumlah alasan Gunungkidul sebaiknya nggak perlu bangun mal, antara lain:

Sudah ada Pasar Argosari yang fasilitasnya nggak kalah sama mal

Salah satu alasan Gunungkidul nggak perlu bangun mal, ya, karena sudah punya Pasar Argosari. Kalian mau cari apa saja nyaris komplit di pasar terbesar di Bumi Handayani ini. Mulai dari food court, pakaian baru atau bekas, hingga segala macam perabotan sangat melimpah ruah.

Selain itu, fasilitas yang tersedia di pasar tradisional ini nggak kalah sama mal. Selain bersih dan nyaman, Pasar Argosari juga sudah disediakan lift. Kalau malas dan nggak mau capek-capek naik tangga, bisa itu lewat lift.

Toh, kawula muda zaman sekarang lebih suka hal-hal vintage bin kalcer. Dibanding mal, jelas ke depannya orang-orang bakal lebih suka jalan-jalan di tempat tradisional. Jadi, ya, mubazir dan nggak ada gunanya bikin mal di Gunungkidul.

Warga Gunungkidul itu masih “mendang-mending”

Percayalah, membangun mal di Gunungkidul itu akan berakhir sia-sia. Sepi dan potensi gulung tikar sangat besar. Lho, memangnya kenapa? Sederhana saja, siapa yang mau beli barang-barang di mal yang cenderung lebih mahal itu?

Kita tahu, pendapatan per kapita orang Gunungkidul saja hanya 1,6 juta per bulan. Artinya, banyak orang Gunungkidul yang bokek. Daripada buat jajan atau main ke mal, ya mending buat memenuhi kebutuhan sehari-hari yang lebih krusial. Ya, kayak buat makan, ngisi amplop kondangan, beli paket internet, dan hal-hal subtil lainnya.

Baca Juga:

Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau 

Warteg Comfort Food Perantau Kabupaten di Jakarta, Rasa Familier dan Harga Terjangkau

Kalau pengin nonton film, sekarang sudah ada bioskop. Mau main sama anak, ya tinggal cari playground di sekitar Kota Wonosari. Mau ngerasain sensasi naik lift dan foto-foto di dalam, sudah ada di Pasar Argosari. Jadi, apa istimewanya mal buat warga Gunungkidul? Nihil.

Baca halaman selanjutnya

Lebih butuh jalan yang bagus dan lampu yang nyala

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 13 Mei 2025 oleh

Tags: GunungkidulMalpasar argosari
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Sumbangan Pesta Hajatan di Gunungkidul, Tradisi Baik yang Berubah Jadi Ajang Adu Gengsi

Sumbangan Pesta Hajatan di Gunungkidul, Tradisi Baik yang Berubah Jadi Ajang Adu Gengsi

30 April 2025
3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok KKN di Gunungkidul

3 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok KKN di Gunungkidul

20 Mei 2024
Mal yang Masih Ramai saat Pandemi Itu Salah Manajemen atau Pengunjungnya? Grebe: 'Mall Kecil' Bikinan Arief Muhammad dengan Konsep Out of The Box

Mal yang Masih Ramai saat Pandemi Itu Salah Manajemen atau Pengunjungnya?

21 Mei 2020
Tips Parkir di Mal Biar Nggak Gampang Nyasar terminal mojok

Tips Parkir di Mal biar Nggak Gampang Nyasar

13 November 2021
10 Dialek khas Gunungkidul, dari Klomoh, Jabang Bazik, hingga Kemecer Terminal Mojok.co

10 Dialek khas Gunungkidul: Dari Klomoh, Jabang Bazik, hingga Kemecer

1 Maret 2022
Gunungkidul Akhirnya Punya Bioskop, Nggak Perlu Capek ke Kota (Pexels)

Gunungkidul Akhirnya Punya Bioskop, Warga Nggak Perlu Repot Mendaki Gunung Melewati Lembah Lagi Hanya untuk Nonton Film

15 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Pejuang Rupiah

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

25 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda! Mojok.co

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda!

22 Juni 2026
Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026
Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL Mojok.co

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

21 Juni 2026
Pertamax di Pertashop Memang Lebih Murah, tapi Tetap Saja Orang pada Beli Pertalite, Harga Pertamax Nggak Ngotak! pertamina pertamax oplosan

Cerita Mereka yang Masih Tetap Membeli Pertamax: Jualan Pertamax Eceran Makin Nggak Laku hingga Seorang Kurir yang Terpaksa Menekan Pengeluaran

21 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.