Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Alasan Anak Muda Sebaiknya Pisah Rumah dari Orang Tua

Erwin Setia oleh Erwin Setia
16 Juni 2020
A A
keinginan orang tua pisah rumah dari orang tua pengalaman manfaat mojok.co

keinginan orang tua pisah rumah dari orang tua pengalaman manfaat mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini, karena alasan pekerjaan, saya terpaksa menyewa kontrakan sendiri. Sebelumnya saya tinggal bersama orang tua sejak orok sampai lulus sekolah. Terbiasa tinggal bersama orang tua membuat saya terlalu banyak berada dalam zona nyaman. Saya ingin merasakan sesuatu yang berbeda. Saya ingin mencari tempat tinggal sendiri.

Kebetulan, ada job yang membuat saya mau tak mau harus menyewa kontrakan. Perpaduan antara keinginan untuk tinggal terpisah dari orang tua plus keperluan pekerjaan membuat tekat saya akhirnya terwujud.

Dan ya, tinggal sendirian tanpa orang tua ternyata tidak mudah. Banyak hal yang tiba-tiba menghilang dari hidup saya. Salah satu yang paling mencolok adalah saya jadi tidak bisa merasakan masakan ibu, yang lezatnya boleh diadu dengan masakan koki-koki ternama. Selain itu, beberapa hal juga terasa menjadi sulit tanpa adanya orang tua.

Kendati demikian, saya tidak lekas kembali lagi ke rumah dan menangis terisak-isak lalu mengetuk pintu, “Bu, Jojo, pulang, Bu!” Tentu tidak. Saya tetap di sini, di rumah baru, di sebuah rumah sewa yang saya tempati seorang diri. Beberapa hari telah saya lewatkan di tempat baru ini. Dan rasanya tidak buruk-buruk amat. Saya justru jadi kepikiran bahwa bagi anak muda seperti saya (iya, lho, saya masih muda) ada beberapa hikmah yang dapat dipetik dengan tinggal terpisah dari orang tua.

Setidaknya ada 4 alasan mengapa sebaiknya anak muda pisah rumah dari orang tua.

Manfaat anak muda pisah rumah dari orang tua #1 Belajar mandiri

Ini adalah satu hal yang langsung paling terasa. Jika biasanya dalam banyak hal saya selalu mendapatkan campur tangan orang tua, dengan tinggal terpisah begini peran orang tua jadi berkurang. Ibu saya biasanya suka cerewet tentang jadwal makan, mencuci pakaian, waktu tidur, dan segala macam. Ibu dan Bapak juga selalu membantu dan terkesan memanjakan saya dalam banyak hal.

Namun, dengan tinggal seorang diri, saya jadi bisa mengurangi ketergantungan pada orang tua. Saya jadi dapat belajar mandiri, mengurus keperluan saya sendiri, dan menjalani hidup layaknya orang dewasa. Halah. Saya rasa ini juga berguna apabila kelak saya hidup berumah tangga. Saya jadi tidak terlalu kaget bahwa kehidupan tak selalu semudah saat kita berada di dalam rumah dan segalanya disponsori oleh orang tua.

Manfaat anak muda pisah rumah dari orang tua #2 Menghindari konflik

Sebagai anak tentu saya menyayangi kedua orang tua saya dan rajin berdoa “rabbighfirli waliwalidayya”. Orang tua saya juga jelas menyayangi saya. Lha wong anaknya sendiri masak nggak disayang. Namun, ada kalanya pertentangan dan konflik kecil terjadi. Tak jarang saya dan orang tua berbeda pendapat mengenai apa yang sebaiknya harus dilakukan. Kesalahpahaman juga kerap terjadi.

Baca Juga:

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

Nah, dengan pisah rumah dari orang tua, secara otomatis konflik-konflik semacam itu jadi jauh lebih dapat dicegah. Terutama bagi anak-anak muda yang gampang ribut dengan orang tua, saya kira mereka perlu untuk mencari rumah sendiri. Selain konflik dapat dihindari, mereka juga jadi bisa sejenak memikirkan ulang segala kesalahan yang pernah mereka lakukan. Kadang-kadang merenung juga perlu.

Manfaat anak muda pisah rumah dari orang tua #3 Bisa lebih merindukan rumah

Kita mustahil dapat merindukan sesuatu yang selalu ada di dekat kita, bersama kita. Kecuali bagi orang-orang yang kelewat dramatis dan gombal, yang sering bilang, “Aku selalu merindukanmu walaupun jarak kita tak pernah terpisah jauh.” Segala kemustahilan memang bisa dikatakan oleh para pengobral gombalan.

Tinggal jauh dari rumah masa kecil yang bertahun-tahun kita tinggali adalah salah satu bahan bakar yang membuat rasa rindu terhadap rumah jadi membara-bara. Cobalah kamu yang terbiasa tinggal di rumah menginap seminggu atau lebih di suatu tempat yang bukan rumahmu. Niscaya akan terbetik kerinduan dalam dadamu. Pisah rumah dari orang tua juga menimbulkan efek serupa. Mendadak kamu akan lebih merindukan rumah daripada yang sudah-sudah. Makna rumah akan berubah menjadi lebih bernilai bagimu. Ya, silakan dicoba sendiri kalau nggak percaya.

Manfaat anak muda pisah rumah dari orang tua #4 Untuk menyadari betapa berharganya orang tua

Alasan terakhir ini kedengarannya sedikit melankolis.

Banyak orang, terutama anak muda—yang menurut Bang Haji Rhoma Irama sedang di “masa yang berapi-api”—egois dan tak perhatian kepada orang tua. Karena kelewat sering bertemu dan dimanjakan orang tua, kita jadi tak terlalu menghargai keberadaan mereka. Padahal sejatinya kehadiran orang tua adalah sesuatu yang sangat berharga. Kan banyak kejadian seorang anak yang menangis tersedu-sedu dan menyesal berat karena lupa sama orang tua, sedangkan orang tuanya keburu wafat.

Pisah rumah dari orang tua dapat membuat seseorang memikirkan ulang mengenai eksistensi orang tua. Bahwa mereka, bapak-ibu kita, adalah sepasang manusia paling berharga. Kita mungkin pernah kecewa dan mengecewakan mereka. Tapi, bagaimanapun, mereka tetap orang tua yang telah membesarkan dan merawat kita sepenuh hati. Dan hal semacam ini sering tak disadari kecuali kita tidak lagi tinggal bersama mereka.

BACA JUGA Cara Melawan Keinginan Orang Tua dan tulisan Erwin Setia lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2020 oleh

Erwin Setia

Erwin Setia

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

ArtikelTerkait

Cililin, Kecamatan di Pelosok Kabupaten Bandung Barat yang Tak Bisa Disepelekan

Cililin, Kecamatan di Pelosok Kabupaten Bandung Barat yang Tak Bisa Disepelekan

3 Juli 2024
kesurupan

Paranormal Experience: Situ Kesurupan Atau Cari Perhatian?

29 Juni 2019
4 Tipe Mahasiswa yang Nggak Cocok Kuliah di Unpad ciseke

3 Aturan Tidak Tertulis di Unpad, Jangan Dilanggar biar Nggak Menyesal!

29 September 2024
8 Singkatan Unik ala Tasikmalaya yang Harus Kalian Tahu

8 Singkatan Unik ala Tasikmalaya yang Harus Kalian Tahu

23 Desember 2022
Jangan Nonton Squid Game Season 3 kalau Tidak Mau Kecewa seperti Saya Mojok.co

Jangan Nonton Squid Game Season 3 kalau Tidak Mau Kecewa seperti Saya

30 Juni 2025
Mahasiswa Jurusan Sastra Adalah Sengenes-ngenesnya Mahasiswa, Kerap Direndahkan hingga Disuruh Pindah Jurusan

Kenapa Mahasiswa Jurusan Sastra Justru Jarang Jadi Penulis?

25 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Upin Ipin, Serial Misterius yang Bikin Orang Lupa Diri (Wikimedia Commons)

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

17 April 2026
Kuliah di UIN Dipandang Sebelah Mata, Ditambah Ambil Jurusan Nggak Populer Jadi  Makin Menderita Mojok.co

Kuliah di UIN Dipandang Sebelah Mata, Ditambah Ambil Jurusan Nggak Populer Jadi  Makin Menderita

16 April 2026
Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku Mojok.co

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

20 April 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026
6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.