Penulis: Erwin Setia

Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Featured

Awkarin Berbuat Baik, Kok Banyak yang Terusik?

Erwin Setia

Awkarin telah menjelma anak muda ala-ala aktivis sosial yang punya slogan “di manapun kesusahan berada, saya harus turun tangan”. From hehe to heherooo.

Artikel

Curhat Sebuah Kursi DPR Tentang Artis yang Jadi Anggota Dewan

Erwin Setia

Sebagai kursi DPR (Dewan Perwakilan Rakyat)—gedung yang belakangan ramai dikerubuti massa—saya sudah mengalami dan menjadi saksi akan banyak hal.

Artikel

Orang-Orang Berjasa di Balik Panggung Aksi Massa

Erwin Setia

Saya ingin membahas sejumlah pihak yang tak banyak mendapat sorotan dalam aksi-aksi massa yang marak terjadi belakangan ini.

Artikel

Apabila Widji Thukul Tiba-tiba Muncul dan Baca Puisi di Tengah Demo Mahasiswa

Erwin Setia

Kalau Widji Thukul saat ini masih hidup, ia akan sebaya dan selevel dengan Joko Widodo (mereka hanya terpaut dua tahun dan sama-sama lahir di Surakarta).

Artikel

Surat Protes SpongeBob SquarePants Kepada KPI

Erwin Setia

Saya hanya memintanya untuk membikin semacam surat protes kepada KPI yang seolah-olah selalu menganaktirikan ia dan kawan-kawannya.

Artikel

Rasulullah Iseng Ngeprank? Afwan Akh @Hawaariyyun, Nabi Muhammad Bukan Atta Halilintar

Erwin Setia

Lalu apa kesalahan @hawaariyyun? Tentu saja gara-gara ia menulis “Rasulullah iseng2 ngeprank”. Woy, ente kira Rasulullah itu Atta Halilintar apa?

Artikel

Tren “Wajah Tua” FaceApp, Menjadi Tua Kok Bangga?

Erwin Setia

Tren “wajah tua” FaceApp yang lagi ramai-ramaimya terutama di Facebook dan Instagram ini bikin saya geleng-geleng kepala. Heran aja gitu.

Artikel

Sebagaimana Orang-Orang Humoris, Keberadaan Orang-Orang Melankolis Diperlukan Untuk Menjaga Stabilitas Dunia

Erwin Setia

Selain orang-orang humoris, kita juga memerlukan manusia dari jenis yang jauh berseberangan dengan mereka. Sebut saja orang-orang berjiwa melankolis.

Artikel

Nama yang Bagus Bukan Jaminan Kelakuan Baik

Erwin Setia

Betul belaka bahwa nama adalah doa dan tiap-tiap orang tua menyelipkan harapan kepada anak-anak mereka mula-mula lewat pemberian julukan.

Artikel

Fenomena Bus Hantu dan Kita yang Kelewat Peduli Terhadap Hal Nggak Penting-penting Amat

Erwin Setia

Anehnya, mereka nggak percaya sama bus hantu, tapi kok malah meneror dan mengatai orang yang  sama sekali nggak memaksanya untuk percaya terhadap apapun.