Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Ciri Sate Batibul Tegal yang Enak

Arief Nur Hidayat oleh Arief Nur Hidayat
11 Desember 2022
A A
3 Ciri Sate Batibul Tegal yang Enak Terminal Mojok

3 Ciri Sate Batibul Tegal yang Enak (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tegal terkenal dengan surganya kuliner sate batibul. Buat yang belum tahu, di Tegal ada yang namanya sate kambing batibul. Batibul sendiri merupakan singkatan dari bawah tiga bulan yang merujuk pada usia kambing yang dipakai untuk diolah jadi sate. Cempe atau anak kambing berusia di bawah tiga bulan akan disembelih dan dagingnya dibuat menjadi sate. Sate batibul Tegal terkenal empuk, nggak prengus, dan rendah kolesterol.

Ada puluhan rumah makan di Tegal yang menyajikan menu sate batibul sebagai andalan. Jika diamati, ada beberapa ciri yang membedakan sate batibul enak dan yang biasa saja. Apa saja ciri rumah makan yang menjual sate batibul enak?

#1 Pakai kecap lokal Tegal

Kecap merupakan komponen penting dalam sate batibul. Walaupun sate batibul Tegal nggak dibumbui saat dibakar, kecap akan dicampur dengan rawit, tomat, dan bawang merah lalu digunakan sebagai cocolan sate. Setelah saya amati, merek kecap besar seperti Indofood, Sedaap, Bango, atau ABC jarang ada di rumah makan sate batibul Tegal yang enak. Kebanyakan rumah makan sate batibul ternama justru menggunakan kecap lokal made in Tegal.

Kecap lokal yang paling sering saya jumpai di rumah makan sate batibul yang enak adalah Kecap Cap Kambing. Kecap ini merupakan produk local pride asli Pekauman, Tegal. Kecap Cap Kambing viskositasnya nggak terlalu kental, namun juga nggak terlalu encer. Pas. Selain Kecap Cap Kambing, saya juga menemukan kecap lokal lainnya seperti Kecap Tomat Lombok di beberapa cabang rumah makan sate batibul enak.

#2 Sate disajikan dengan hot plate

Rumah makan yang menjual sate batibul Tegal enak biasanya menyajikan sate menggunakan hot plate layaknya steak. Hot plate dipilih menggantikan piring beling dan piring plastik agar sate teta[p terjaga kehangatannya. Umumnya dalam satu hot plate berisikan satu lusin atau bahkan dua puluh tusuk sate. Sepuluh tusuk sate dihadapkan ke satu sisi, sementara sepuluh tusuk lainnya dihadapkan ke sisi berlawanan.

Sate yang baru selesai dibakar dan diletakkan ke atas hot plate menimbulkan efek asap dan suara mendesis. Biasanya efek asap ini akan direkam atau difoto oleh konsumen menggunakan gawai masing-masing. Foto dan video tersebut lebih dari cukup untuk dipamerkan ke media sosial. Difoto dulu, baru dimakan. Ngaku saja, kalian juga gitu, kan?

#3 Menggunakan konsep open kitchen

Umumnya sebuah rumah makan meletakkan dapur di bagian belakang agar nggak terlihat oleh konsumen. Namun konsep seperti itu nggak berlaku bagi rumah makan yang menjual sate batibul Tegal enak. Rata-rata kita dapat menjumpai daging kambing yang siap dipotong dadu menjadi sate digantung di depan warung. Takut daging tersebut kena polusi dari jalan raya? Tenang, walaupun dipajang di depan, daging tersebut dipajang di dalam kaca, jadi nggak kena asap debu polusi kendaraan langsung.

Porses penyudukan sate juga dilakukan di dekat pintu masuk rumah makan. Selain itu, kita dapat menyaksikan secara live proses pembakaran sate batibul. Konon, asap yang menyembul sampai jalanan digunakan untuk mengundang calon konsumen.

Baca Juga:

Mewakili Warga Tegal, Saya Ingin Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Pemudik

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

Itulah tiga ciri rumah makan sate batibul Tegal yang enak. Jika kamu kebetulan sedang melewati Tegal, jangan lupa singgah ke rumah makan batibul, ya. Rasakan sendiri kenikmatan sate kambing satu ini.

Penulis: Arief Nur Hidayat
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Rekomendasi Kuliner Tegal selain Sate Batibul.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2022 oleh

Tags: batibulsatesate kambingtegal
Arief Nur Hidayat

Arief Nur Hidayat

Seorang buruh pabrik yang menemukan kemerdekaannya di balik mata pena. Di sela deru mesin dan rutinitas yang presisi, ia merawat jiwanya dengan kecanduan menulis, sembari sesekali merayakan kegembiraan kecil melalui barisan jersey

ArtikelTerkait

orang kaya toko emas jual beli emas perhitungan harga ongkos biaya cara menetapkan harga cerita pemilik toko emas emas tua emas muda emas murni produsen emas di indonesia mojok

Mardiyah, Orang Kaya Tegal yang Jadi Bukti Kaya Belum Tentu Bikin Bahagia

8 Mei 2020
Sate Taichan, Inovasi Kuliner Paling Nggak Jelas dari Orang yang Sebenarnya Malas Masak

Sate Taichan, Inovasi Kuliner Paling Nggak Jelas dari Orang yang Sebenarnya Malas Masak

2 Juli 2024
Cerita di Balik 3 Sungai yang Terkenal Angker di Tegal Mojok.co

Cerita di Balik 3 Sungai yang Terkenal Angker di Tegal

14 Oktober 2024
Ragam Sate Kambing Tegal_ Batibul, Balibul, Semuanya Enaaak! terminal mojok

Ragam Sate Kambing Tegal: Batibul, Balibul, Semuanya Enaaak!

19 September 2021
Gang Trisanja 16, Gang Mewah yang Jadi Antitesis UMK Kabupaten Tegal 

Gang Trisanja 16, Gang Mewah yang Jadi Antitesis UMK Kabupaten Tegal 

3 November 2023
4 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba terminal mojok.co

4 Kuliner di Tegal yang Tak Biasa dan Wajib Dicoba

4 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.