Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Mewakili Warga Tegal, Saya Ingin Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Pemudik

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
28 Maret 2026
A A
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sebagai warga Tegal, mau minta maaf atas hal-hal tidak menyenangkan yang kalian rasakan di kota ini

Ini sudah hari ketujuh pasca Lebaran. Kawan saya hari ini masih sibuk nyadran atau silaturahmi sana-sini. Pagi ke sini, siang ke situ, sore lanjut lagi. Kalau saya, sudah balik pakai seragam lagi. Kembali ke mode default: kerja, pulang, kerja lagi. Begitulah.

Mengingat beberapa perkantoran, terutama kantor pemerintahan sudah mulai efektif, harusnya sih suasana sudah kembali normal, ya. Tapi, di Tegal masih saja ramai. Masih banyak kendaraan plat luar kota yang mengaspal di Tegal. Mereka masih mudik rupanya. Entah kapan bakal balik lagi ke perantauan.

Ngomong-ngomong soal mudik, ada nggak yang tahun ini mudik ke Tegal? Kalau ada, mumpung masih suasana Hari Raya, saya—mewakili warga Tegal—mau minta maaf ke kalian.

Permintaan maaf pertama: lalu lintas yang bikin emosi jiwa

Pertama, saya ingin minta maaf soal kondisi lalu lintas di Tegal. Maaf ya kalau jalanan di sini bikin kalian kaget. Bukan soal banyaknya lubang di jalan, tapi soal pengendaranya.

Ada motor tiba-tiba nyelip dari kiri, ada yang srugal-srugul main trabas, ada yang maksa potong jalur padahal lagi padat-padatnya, ada pula yang lampu masih kuning sudah maen klakson saja. Belum lagi banyak pula pengendara motor yang motornya terlalu nengah, tapi begitu diklakson supaya minggir, malah santuy nengok ke belakang. Mukanya kayak mau bilang, “Ape lu?”

Wkwkwk. Riil ini, sih.

Jujur, sebagai warga Tegal asli, saya juga malu. Soalnya, cerita tentang betapa liarnya lalu lintas di sini bukan lagi barang baru. Sudah sering saya dengar orang luar kota kaget perihal satu ini. Mau dibilang karakter, kok ya agak gimana? Cuma, fakta di lapangan memang begitu. Banyakin istighfar aja pokoknya kalau berkendara di Tegal. Ati-ati juga mobilmu kegores.

Baca Juga:

Jadi warga Tegal bukan sekadar soal domisili, tapi ujian mental karena harus menelan kekalahan demi kekalahan

4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga

BACA JUGA: Orang Tegal Sering Dianggap Ndeso dan Diolok-olok Logatnya, tapi Saya Tetap Bangga

Permintaan maaf kedua: macet yang nggak ada ampun

Kedua, masih soal jalan. Maaf ya kalau waktu kalian jadi banyak habis di jalan gara-gara macet. Tapi, saya kasih tahu ya, di hari biasa Tegal itu nggak sepadat ini. Serius. Macet parahnya memang muncul pas musim mudik seperti sekarang.

Bukan, kami tidak sedang menuduh kalian sebagai biang kerok kemacetan. Meski… ya, kalian juga berkontribusi. Tapi, ini bukan sepenuhnya salah kalian, Gaes. Kemaceten di Tegal itu selain karena volume kendaraan yang naik drastis, juga terjadi karena kantong parkir yang tidak siku dengan banyaknya spot menarik di Tegal.

Contoh paling nyata: Jalan utama dari Kota ke Kabupaten, atau biasa dikenal dengan nama ‘Jalan satu’. Kemacetan terparah ada di Talang, Adiwerna. Soalnya, di sini ada deretan soto talang yang enaknya sudah melegenda, sehingga bikin semua orang ingin makan di sana.

Masalahnya, warung-warung soto ini nggak punya kantong parkir yang memadai. Akhirnya, numpuklah mobil-mobil ini di bahu jalan. Ya, jelas macet.

Misal mau ambil jalur alternatif alias jalan dua pun, sama saja. Di Ujungrusi, kemacetan itu bukan lagi mengular, tapi MENGULAR. Sumber kemacetannya ada pada deretan pusat oleh-oleh yang berseberangan dengan warung makan Pringcendani yang terkenal, ditambah ada pertigaan juga di dekatnya. Dan sekarang makin parah karena ada dua warung sate kambing. Definisi empat titik pemancing keramaian pokoknya. Maka, bisa dipastikan hanya orang-orang yang levelnya sudah advance saja yang bisa melalui jalan ini tanpa emosi.

Permintaan maaf ketiga: panasnya Tegal nggak masuk akal

Ketiga, saya juga mau minta maaf soal cuaca. Iya, iya, saya tahu lebaran tahun ini di Tegal panasnya nggak umum banget. Padahal, pas puasa kemarin adem loh. Sering hujan juga. Nggak tahu kenapa giliran lebaran malah panasnya cetar membahana.

Ya memang sih, soal panas ini sebenarnya di luar kendali kami. Yang pegang remote bukan warga Tegal soalnya. Tapi tetap saja, rasanya saya perlu minta maaf.

Maaf, ya…

Permintaan maaf keempat: harga makanan di Tegal yang bikin kaget

Nah, ini yang paling penting. Gaes, maaf ya kalau selama kalian mudik di Tegal, kalian dibikin kaget dengan harga makanannya yang nggak ngotak. Dan mungkin gara-gara ini kalian jadi berpikir kalau harga makanan di Tegal itu murah-murah adalah mitos belaka.

Huhuhu…. Asline aku ya isin tau, Gaes. Masa ada kejadian beli satu porsi lele harganya 40 ribu? Lele nyerok dari Sungai Amazon apa gimana dah? Malu-maluin banget. Istilahnya, getok harga. Dan yang kena getok bukan cuma warga luar kota, ya. Tapi, warga lokal juga kena. Nggak pandang KTP pokoknya.

Tuh, suami saya. Hari ini, dia beli sarapan nasi bungkus satu porsi, lauk oseng kacang, mie, plus telur dan gorengan. Umumnya nasi bungkus untuk sarapan lah ya. Tapi, kalian tahu berapa harganya? 17 ribu, Gaes.

Dan dengan santainya si penjual bilang, “Rega badanan, Mas.” Alias, “Harga Lebaran.”

Ndasmu~

Begitulah. Ternyata, banyak juga ya yang harus kami mintakan maaf ke kalian. Kira-kira, dimaafkan nggak, nih?

Semoga kalian tidak kapok mudik ke Tegal, ya. Tapi, kalau kapok juga nggak apa-apa sih. Lumayan, jalanan bisa jadi lebih lengang tanpa kalian.

Eh.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tegal: Kota yang Tepat untuk Menghabiskan Uang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Maret 2026 oleh

Tags: jalan rusak di tegallebaran di tegalmakanan khas tegalmudik ke tegaltegal
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

3 Alasan Banyak Orang Tegal Malah Jualan Nasi Padang (Unsplash)

3 Alasan Mengapa Sekarang Banyak Orang Tegal Nggak Mau Lagi Buka Warteg, Malah Jualan Nasi Padang

22 September 2024
Gerbang Tol Adiwerna Tegal Terbaik se-Indonesia, Bikin Pengguna Tol Manja karena Serba Ada Mojok.co

Gerbang Tol Adiwerna Tegal Terbaik se-Indonesia, Bikin Pengguna Tol Manja karena Serba Ada

10 Juni 2025
Teh dan Camilan Olahan Tahu Slawi Tegal, Layak Dikenal Lebih Banyak Orang seperti Warteg Mojok.co

Teh dan Camilan Olahan Tahu Slawi Tegal, Layak Dikenal Lebih Banyak Orang seperti Warteg

5 Oktober 2024
12 Kosakata Bahasa Tegal yang Biasa Digunakan dalam Percakapan Sehari-hari

4 Industri Warisan Nenek Moyang yang Masih Eksis di Tegal

19 Maret 2022
Senjakala Lapak Buku Bekas di Pasar Alun-alun Tegal: Mati Tak Ingin, Bertahan (Hampir) Tak Mungkin

Senjakala Lapak Buku Bekas di Pasar Alun-alun Tegal: Mati Tak Ingin, Bertahan (Hampir) Tak Mungkin

23 Maret 2024
4 Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Warung Bakmi Jawa Pak Pele yang Jadi Favorit Wisatawan Mojok.co bakmi jogja gudeg tegal

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

15 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos Mojok.co

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

28 Juli 2026
Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

26 Juli 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

In this economy, cuma Point Coffee yang masih masuk akal untuk dibeli karena promonya bejibun

26 Juli 2026
Tips membeli mobil bekas dari saya yang pernah jadi korban (Unsplash)

WAJIB IKUTI tips membeli mobil bekas ini biar kamu nggak jadi mangsa empuk para penipu

28 Juli 2026
Indomaret Tutup, Orang Dewasa Depresi Bakal Makin Stres (Unsplash)

Saya akhirnya mengakui keunggulan Indomaret karena 3 barang ini

28 Juli 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.