Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Alasan Pak RT Saya Lebih Layak Jadi Ketua DPR RI

Riyanto oleh Riyanto
10 Oktober 2020
A A
puan maharani dpr Pak RT mojok

puan maharani dpr Pak RT mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Pak RT di wilayah saya kerja sungguh menyimpan banyak misteri, bahkan saya sempat menuliskan pengalaman saya bersama blio di sini. Meskipun saya sering jengkel dengan blio, tapi nggak bisa dimungkiri bahwa blio adalah pemimpin yang baik. Seenggaknya meskipun nyebelin dan sering ujug-ujug muncul, blio nggak mematikan seperti ketua DPR saat ini yang namanya nggak perlu saya sebutkan lah. Nah, karena ketua DPR negara ini saya rasa perlu rehat biar nggak dicaci maki terus, saya mengusulkan Pak RT sebagai penggantinya.

Menjadi Pak RT tentu saja merupakan bekal yang cukup untuk sekadar memimpin DPR di negara ini. Ilmu politik sudah pasti dikuasai, toh kalo blio bisa menjabat sebagai Pak RT, blio sudah tentu lincah menarik simpatisan warga sekampung. Terlepas dari dasar ilmu politik yang dikuasai, berikut adalah alasan kenapa saya merekomendasikan Pak RT menjadi ketua DPR RI yang baru.

ADVERTISEMENT

Alasan pertama, sangat membela masyarakat

Negara ini butuh ketua DPR yang benar-benar membela masyarakat. Bukan sekadar janji bangsat semasa pemilu, tetapi yang memang terbukti mati-matian menjaga ketentraman warganya. Pak RT yang saya kenal sudah terbukti membela masyarakat yang blio pimpin. Beberapa kali blio menegur kedai kopi tempat saya kerja karena terlalu ramai apabila sudah terlalu malam. Bayangkan, seorang pemimpin rela bangkit dari kasur dan mendatangi sumber keresahan warga.

Bayangkan saja apabila ketua DPR RI dipimpin sosok mulia seperti Pak RT. Sudah pasti nggak akan ada masyarakat yang protes karena ada rancangan undang-undang laknat. Sudah pasti Ketua DPR RI bakal mati-matian mempertahankan suara masyarakat dan memerangi sumber keresahan.

Pada kasus Pak RT, sumber keresahan masyarakat adalah kedai kopi yang ramai. Saya yang didatangi Pak RT sebal kepada blio karena masa yang datang itu sumber pendapatan kedai kopi, tetapi saya baru sadar bahwa kesebalan saya ini barangkali mirip kesebalan para anggota DPR saat ada demo di mana-mana karena mengusik undang-undang yang dirasa menguntungkan bagi anggota DPR tapi merugikan masyarakat.

Bayangkan apabila Pak RT menjabat sebagai ketua DPR. Sudah pasti anggota DPR lain yang lucu-lucu—kalau nggak mau bilang licik-licik—kalang kabut karena keinginan dan keuntungan pribadi bakal susah terealisasi.

Alasan kedua, multipresence

Pak RT yang saya kenal ini bisa muncul tiba-tiba di berbagai tempat dalam waktu yang barangkali hampir bersamaan pula. Sering terlihat mendorong gerobak pagi-pagi, sering terlihat sebagai tukang angkut sampah, sering terlihat menyapu jalanan, bahkan sering terlihat memantau kedai kopi dari kejauhan. Sungguh, meski sedikit horor, tapi kemampuan untuk berada di banyak tempat dan ujug-ujug muncul itu sangat bermanfaat.

Bayangkan saja apabila Pak RT menjabat sebagai ketua DPR. Blio bisa tiba-tiba muncul di tengah kerumunan demonstran dan memberi penjelasan-penjelasan. Blio juga sudah pasti bisa hadir apabila diundang mbak Najwa buat ngobrol-ngobrol lucu kapan saja. Blio juga bisa seketika itu muncul pas rapat dewan dan mergoki anggota dewan yang lagi tidur di kursi dan ngedamprat mereka, atau tiba-tiba nongol di tempat wisata saat anggota dewan bolos rapat dan malah liburan. Pokoknya kemampuan muncul di mana-mana itu sungguh berguna untuk membentuk suasana kondusif di jajaran Dewan Perwakilan Rakyat yang kalau kata Gusti Aditya disingkat ASU itu.

Baca Juga:

Gaji Guru 25 Juta per Bulan Itu (Baru) Masuk Akal, Kualitas Baru Bisa Ditingkatkan kalau Sudah Sejahtera!

RUU TNI Disahkan, dan Kita Harus Lebih Kuat, Makin Kuat, karena Kita Tak Punya Siapa-siapa untuk Dipercaya

Alasan ketiga, dia gaptek

Pak RT yang saya kenal ini nggak terlalu ngikutin perkembangan teknologi. Bahkan saya yakin pesan makanan via Go-Food saja blio nggak bisa. Barangkali hal tersebut akan dianggap kekurangan di mata orang lain, tetapi bagi saya merupakan sebuah kelebihan. Oleh karena gaptek, blio nggak akan pernah yang namanya matiin microphone anggota lain saat rapat. Blio akan membiarkan orang ngomong menyuarakan pendapatnya tanpa menginterupsi dengan kelakuan biadab macam yang dilakukan ketua DPR RI tercinta dan terlucu kita saat ini. B blio justru bisa lebih menghargai arti dari interaksi secara langsung. Blio nggak bakal mainan hape saat rapat sedang berlangsung, dan tentu saja akan ngedamprat anggotanya yang ketahuan mainan hape atau bahkan malah nonton Bokep saat rapat sedang dilaksanakan.

Sumber gambar: Akun Twitter @Harian_Jogja

BACA JUGA Rekomendasi Karier untuk Puan Maharani apabila Capek Menjadi Ketua DPR RI dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Oktober 2020 oleh

Tags: dprketua dprPak RTpuan maharaniUU Cipta Kerja
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

puan maharani dpr Pak RT mojok

Puan Maharani, ketimbang Menambah Periode Jabatan Presiden, Mending Lakukan 3 Hal Ini

29 Desember 2020
DPR 'Pemburu Sunrise': Wakil Rakyat yang Nir-Empati dan Kita yang Pelupa terminal mojok.co

DPR ‘Pemburu Sunrise’: Wakil Rakyat yang Nir-Empati dan Kita yang Pelupa

29 Juni 2021
Toko Kelontong Bukan Tempat Penukaran Uang, Tolong Kesadarannya, Hyung warung kelontong mitra tokopedia grosir online terminal mojok.co

Eksistensi Gamang Pedagang Asongan di Tengah Demonstrasi

10 Oktober 2020
baliho puan maharani branding usang mojok

Puan Maharani, Baliho, dan Branding yang Usang

29 Juli 2021
penangguhan penahanan gugatan hukum RCTI mojok.co

Hukum Lebih Menyenangkan Dipelajari Lewat Buku daripada Lewat Kenyataan

19 November 2020
mbak puan maharani

Berbagai Ujian yang Akan Dihadapi Mbak Puan dan DPR 2019-2024

3 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

20 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang

21 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.