Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Alasan Fiki Naki Pantas Jadi Influencer Panutan di Mata Emak-emak seperti Saya

Rina Purwaningsih oleh Rina Purwaningsih
26 Januari 2021
A A
3 Alasan Fiki Naki Pantas Jadi Influencer Panutan di Mata Emak-emak seperti Saya Terminal Mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sudah tahu Fiki Naki, kan? YouTuber muda asal Pekanbaru yang menggunakan OmeTV, sebuah aplikasi video chat, yang menyajikan adegan percakapan antara dirinya dengan para strangers dari berbagai belahan dunia. Kehadiran Fiki sebagai influencer baru yang mulai merebut perhatian pengguna media sosial layak dijadikan panutan, khususnya di kalangan emak-emak, eh anak-anak muda di Indonesia.

Bicara tentang influencer, baru-baru ini, kebijakan pemerintah menggandeng beberapa influencer dengan ribuan follower—yang diharapkan membawa pengaruh dan pesan positif—justru panen cibiran. Ide cemerlang dan sangat kreatif ini selayaknya perlu ditertawai diapresiasi jika saja salah satu dari mereka tidak kedapatan kongko-kongko tanpa mengindahkan protokol kesehatan, tak lama setelah ter-encusss jarum suntik yang hiyyy itu.

Untuk menengahi polemik tak berkesudahan khas warga +62, Mbak Marshanda hadir memberikan insight yang cukup menyejukkan jiwa. Menurut Mbak Marshanda, siapa pun yang terkenal dan memiliki banyak pengikut, belum tentu akan membawa dampak positif dan bisa mengubah kita menjadi lebih baik. Pesan bijak hot mama satu anak yang masih betah melajang ini intinya bertujuan agar pemerintah netizen lebih berhati-hati memilih seseorang untuk dijadikan panutan.

Yaudah kalau gitu, gimana kalau Mbak Marshanda saja yang dipilih jadi influencer yang pantas jadi contoh? Sudah cantik, pintar, kaya, eh bijak lagi!

Eits, ntar dulu. Mbak Marshanda ternyata sudah menyiapkan rudal balik terhadap serbuan netizen julid yang pasti akan menanyakan kelayakan blio sebagai influencer panutan. Tengoklah kata-kata blio yang dikutip dari IG @marshanda99.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀ MARSHA (@marshanda99)

Baca Juga:

Sisi Gelap Ome TV: Niat Awal Ingin Belajar Bahasa, Malah Dapat Pertunjukkan Alat Kelamin, Sungguh di Luar Nalar!

Saya Lebih Percaya Dokter Tirta daripada Influencer Kesehatan Lainnya, To The Point, dan Walk The Talk!

Lah, terus piye?

Justru itu! Berdasarkan pengamatan saya sebagai emaknya anak-anak yang sudah beranjak dewasa, pilihan saya untuk influencer panutan jatuh pada Fiki Naki. Kenawhy? Karena pemuda dengan nama asli Muhammad Fikih Ayatullah ini telah memberi sebuah kebaruan di dunia kontenisasi—dunia yang berisi apa pun harus bisa dijadikan konten, harus heboh, dan harus jadi duit.

Masih nggak percaya? Cek dulu alasannya ya, Bund!

#1 Riil

Fiki mengisi konten YouTube-nya dengan obrolan ringan antara dirinya dan orang asing dari berbagai negara secara random. Di situ kita bisa menyaksikan gimana dia memperkenalkan diri dan membuka percakapan dengan orang—yang sama sekali belum pernah ia kenal sebelumnya—secara live tanpa persiapan seperti sontekan di kertas atau prompter layaknya pejabat tinggi kalau mau pidato.

Perbincangan yang ia bawakan terasa ringan, walau kadang-kadang unfaedah juga, sih. Tetapi, apa yang dia sajikan adalah riil, dalam arti tanpa adegan gimmick berupa drama untuk menarik simpati sosial dengan sajian drama keluarga atau drama kemanusiaan.

Drama keluarga seleb, mulai dari bangun tidur sampai ketemu tidur lagi, ini biasanya dimainkan oleh seluruh anggota keluarga. Tengoklah channel Baim-Paula atau Rafi-Nagita yang tak pernah sepi dari like dan komen penggemarnya. Tak ubahnya sinetron yang sengaja “dirumahkan”.

Itu masih mending daripada adegan macak kere, terus ujung-ujungnya nge-prank jadi Sinterklas atau ibu peri yang baik hati bagi-bagi duit. Sebuah drama kemanusiaan pengiba trending semata.

Fiki, walaupun kadang berlagak fakboi alias hanya modal gombalan tok, nggak perlu keluar banyak duit untuk meningkatkan trafik. Hanya gombalan biasa, normal-normal saja. Aku, eh anakku, juga kadang gitu. Hehehe~

#2 Muda tapi matang

Cowok yang tahun 2021 genap berusia 21 tahun ini tergolong paling muda jika dibandingkan dengan YouTuber papan atas dengan ribuan subscribers, seperti Atta Halilintar (26 th), Raffi Ahmad (33th), atau Baim Wong (39th).

Dari segi usia, dibandingkan dengan 3 seniornya tersebut, Fiki punya kesempatan lebih lama untuk mengembangkan kontennya dan mungkin bisa lebih bermanfaat. Nggak melulu pamer kekayaan atau menjual fantasi menjadi OKB yang hanya sebatas mimpi di siang hari.

Usia muda nggak membuat Fiki emosian saat menghadapi stranger yang songong atau bicara kasar saat memulai percakapan di OmeTV. Dia hanya membalas dengan mimik sedikit terkejut, senyum, lalu skip! Nggak perlu take personally lah, apalagi dibelain gelut segala. Wong cuma online, nggak nyata, mending fokus sama yang asyik-asyik saja. Itu prinsip dia.

Sebuah karakter yang matang dan patut dicontoh, nggak ngikutin tren bacot jamaah ala netizen +62 yang bikin emak-emak macam saya harus lebih banyak beristighfar.

#3 Smart

Hampir semua penggemar Fiki atau pengguna OmeTV yang secara kebetulan bisa berkomunikasi secara langsung dengan dia, terpesona dengan kemampuan Fiki berbicara dengan berbagai bahasa asing. Ia mampu berkomunikasi dalam delapan bahasa, yaitu Inggris, Rusia, Rumania, Kazakhstan, Denmark, Spanyol, Mandarin, dan Arab secara fasih. Dan semua kemampuan bahasa itu ia dapatkan secara autodidak!

Saat orang tua siswa galau (tunjuk diri sendiri) perihal bakal di kemanakan nasib pendidikan Indonesia paskapandemi melanda, Fiki membawa harapan baru tentang arti belajar yang sesungguhnya. Dalam sebuah sesi tanya jawab dengan penggemar di channel miliknya, dia mengatakan mulai serius belajar bahasa Inggris (dan kemudian diikuti bahasa asing lainnya) baru dua tahun yang lalu, lho. Wow!

Menurut Fiki, dia belajar dengan memperbanyak praktik listening, untuk kemudian speaking dengan diri sendiri. Memilih Ome TV adalah cara Fiki untuk praktik secara langsung dengan para penutur asing. Dari Fiki, kita tahu bahwa belajar nggak terbatas dengan ruang, orang, atau les-lesan (emak-emak yang bayarin anaknya di bimbel pasti ngerti banget, nih!)

Apalah itu teori dan hafalan seabreg, tapi akhirnya nggak terpakai di kehidupan nyata. Fiki sudah menunjukkan pentingnya kerja, kerja, kerja! Eh, maksudnya menemukan passion yang disukai sesuai bakat dan minat, inquiry, menekankan pada praktik, namun tetap dilalui dengan cara yang menyenangkan.

Tanpa disadari, apa yang telah dilakukan Fiki sejalan dengan konsep “Merdeka Belajar” ala menteri Nadiem menghadapi pendidikan 4.0. Menjalani pekerjaan yang ia senangi sembari mengedukasi penggemarnya tentang bagaimana cara belajar yang efektif namun asyik.

Jadi, gimana enaknya? Fiki Naki jadi influencer panutan atau duta merdeka belajar aja, ya?

Kalau itu sih, terserah guwe dia aja, deh…

Sumber Gambar: detik.com

BACA JUGA Fiki Naki Menyadarkan Banyak Orang untuk Belajar Speaking lewat OmeTV.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2021 oleh

Tags: fiki nakiinfluencerYoutuber
Rina Purwaningsih

Rina Purwaningsih

Seorang ibu 2 putri spesial. Pemerhati, penyintas dan caregiver kesehatan mental.

ArtikelTerkait

arief muhammad

Kos-kosan Mewah Arief Muhammad dan Romantisasi Pribadi Anak Kos

24 September 2019
jalur influencer

Emang Kenapa Kalau Kampus Saya Buka Pendaftaran Lewat Jalur Influencer?

21 Maret 2020
maskapai garuda

Soal Larangan Memotret di Dalam Pesawat Maskapai Garuda: Antara Penegasan dan Konten Baru di Media Sosial

17 Juli 2019
Kalau Konten YouTube Baim Wong Isinya Sering Jelek, Mending Main Film Lagi Aja terminal mojok.co

Kalau Konten YouTube Baim Wong Isinya Sering Jelek, Mending Main Film Lagi Aja

13 Oktober 2021
rachel vennya kabur dari karantinaa

Sampai Kapan Kita Rela Dikangkangi Influencer seperti Rachel Vennya?

16 Oktober 2021
Dodit Mulyanto YouTuber dengan Kreativitas Tanpa Batas terminal mojok

Dikerjain Dodit Mulyanto, YouTuber dengan Kreativitas Tanpa Batas yang Bikin Viewers Penasaran

11 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026
Kebohongan Pengguna iPhone Bikin Android Jadi Murahan (Pixabay)

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

18 Januari 2026
Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

16 Januari 2026
4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang Mojok.co

4 Keunggulan Tinggal di Rumah Kontrakan yang Jarang Dibicarakan Banyak Orang

19 Januari 2026
Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

13 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.