Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

10 Potret Menyedihkan dan Memprihatinkan Sehari-hari Driver Ojol Zaman Sekarang

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
2 September 2025
A A
10 Potret Menyedihkan Driver Ojol Zaman Sekarang (Unsplash)

10 Potret Menyedihkan Driver Ojol Zaman Sekarang (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Ojol. Ojek online. Simbol zaman digital. Solusi modern untuk mobilitas kota. Menjadi pintu rezeki di tengah sulitnya cari kerja. Namun, hari ini, hidup profesi ini semakin memprihatinkan.

Bukan cuma soal cuan. Mulai dari harga diri, tenaga, notifikasi order, bahkan hingga nyawa. Sehari-hari adalah perjuangan.

#1 Ojol hidup dalam genggaman aplikasi

Aplikasi menentukan segala urusan ojol. Dari situ lahir satu realita: driver hanya angka dan titik hijau di peta. Yang ada hanya jarak, tarif, dan rating.

Setiap bunyi notifikasi adalah undangan sekaligus kutukan. Kalau diambil, artinya kerja keras. Kalau ditolak, artinya ancaman suspensi. Hidup driver dikurung algoritma yang dingin, tanpa hati.

#2 Tarif yang semakin turun

Dulu, katanya, tarif bisa bikin hidup layak. Sekarang, tarif makin tipis. Kilometer dihargai receh. Perjalanan jauh dibayar murah. Waktu habis di jalan, bensin terbakar, ban aus, tubuh remuk. Uangnya? Tidak sebanding.

Penumpang senang karena murah. Perusahaan senang karena tetap dapat potongan. Yang jadi tumbal? Driver ojol. Mereka sering pulang dengan kantong kosong. Kadang cuma cukup buat bensin dan makan seadanya. Kadang malah nombok. Semakin hari, semakin parah.

#3 Jalanan yang tidak pernah ramah

Ojol hidup di jalan. Jalanan kota yang menjadi kantor mereka. Tapi kantor itu penuh bahaya. Macet, hujan, panas, debu, knalpot, dan klakson. Semua jadi santapan harian.

Senggol dikit, jatuh. Salah belok, dimaki. Lambat sedikit, diklakson. Cepat sedikit, dikejar polisi. Jalanan tidak pernah ramah pada mereka. 

Baca Juga:

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

Mereka harus menembus hujan deras. Menahan panas terik. Menghirup asap bus dan truk. Semua demi mengantar orang yang seringnya bahkan tidak menoleh wajah mereka.

#4 Status ojol yang setengah-setengah

Ojol bukan pegawai, tapi juga bukan pemilik. Mereka berdiri di ruang abu-abu. Tidak ada gaji tetap, jaminan, dan perlindungan yang jelas.

Kalau sakit, hilang penghasilan. Kecelakaan, tanggung sendiri. Motor rusak, repot sendiri. Mereka dianggap “mitra”. Kata yang manis, tapi kosong.

Mitra seharusnya setara. Tapi nyatanya, aplikasi adalah bos besar. Driver ojol cuma pasukan suruhan. Dari hari ke hari, status itu semakin menyiksa.

Baca halaman selanjutnya: Penderitaan ojol yang kamu harus tahu.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 September 2025 oleh

Tags: driver ojolgaji ojolojek onlineojolOnlinerating ojol
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

Driver Ojek Online Kabupaten vs Ojek Online Kota Besar, Siapa yang Pelayanannya Lebih Oke?  Mojok.co

Driver Ojek Online Kabupaten vs Ojek Online Kota Besar, Siapa yang Pelayanannya Lebih Oke? 

26 Mei 2024
Pengalaman Mengurus Hak Cipta Lagu secara Online Enteng Ngurusnya, Berat Bayarnya Terminal Mojok

Pengalaman Mengurus Hak Cipta Lagu secara Online: Enteng Ngurusnya, Berat Bayarnya

1 November 2022
minta maaf online

Memangnya Kenapa Kalau Minta Maaf Online?

6 Juni 2019
3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal Mojok.co

3 hal yang mendorong saya meninggalkan Alfagift dan beralih Klik Indomaret walau lebih mahal

26 Juli 2026
Saran Petugas Satpol PP Soal Tambal Ban Online Itu Sangat Masuk Akal terminal mojok.co

Kalaupun Tambal Ban Harus Online, Bisa-bisa Aja, kok!

11 Juli 2021
Zona Merah Ojek Online Stasiun, Sebuah Kebijakan Tak Masuk Akal yang Menyusahkan Penumpang

Zona Merah Ojek Online Stasiun, Sebuah Kebijakan Tak Masuk Akal yang Menyusahkan Penumpang

26 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

26 Juli 2026
Toyota Veloz 2017, MPV RWD lawas yang perkasa di tanjakan, mobil FWD baru nggak ada apa-apanya

Toyota Veloz 2017, MPV RWD lawas yang perkasa di tanjakan, mobil FWD baru nggak ada apa-apanya

30 Juli 2026
Tempe mendol yang endul gusur bakso Malang dari hati saya (Wikimedia Commons)

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

26 Juli 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
Naik Kereta Dhoho Penataran dari Surabaya ke Kediri: Mata Dimanjakan, tapi Punggung Tersiksa

Kalah war tiket kereta Dhoho Penataran artinya harus menderita, karena berdiri di kereta ini betul-betul menyiksa

29 Juli 2026
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.