Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Polemik Soal Viostin DS yang Positif Mengandung DNA Babi

Redaksi oleh Redaksi
3 Februari 2018
A A
viostin ds
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kabar tentang suatu produk mengandung zat atau materi dari unsur babi di Indonesia sebenarnya bukan hal yang baru. Beberapa tahun yang lalu, sempat muncul isu adanya kandungan darah babi pada filter rokok. Isu ini dihembuskan hampir tiap tahun, utamanya oleh para antirokok.

Isu ini kemudian terbantahkan dengan hasil uji filter rokok yang dilakukan oleh Badan POM RI di laboratorium Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional tahun 2010 yang menyatakan bahwa rokok di yang beredar di Indonesia tidak terdeteksi mengandung DNA babi.

Setelah itu, isu babi kembali mencuat, kali ini menyerang dua produk merk tertentu, yaitu Luwak White Koffie, dan Es Krim Magnum.

Isu penggunaan babi pada dua produk ini pun kemudian juga tumbang karena kemudian hasil penelitian mengatakan sebaliknya.

Nah, baru-baru ini, kabar soal penggunaan babi pada suatu produk kembali naik ke permukaan. Kali ini menyerang produk suplemen Viostin DS.

Bedanya, kabar penggunaan babi pada Viostin DS ini adalah benar adanya, bukan sekadar isu seperti filter rokok, Luwak White Koffie, ataupun Es Krim Magnum.

BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), sebagai lembaga resmi yang punya otoritas dalam urusan peredaran obat dan makanan menyebut ada kandungan DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) babi pada produk suplemen Viostin DS produksi PT Pharos Indonesia dengan nomor izin edar (NIE) POM SD.051523771 nomor bets BN C6K994H. Selain Viostin DS, produk lain yang juga disebut mengandung DNA Babi adalah Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories dengan NIE DBL7214704016A1 nomor bets 16185101.

Pharos Indonesia sebagai pihak produsen Viostin DS, salah satu suplemen yang disebut mengandung DNA babi ternyata tak membantah. Mereka bahkan kemudian melakukan penelusuran internal dan menemukan indikasi temuan kontaminasi DNA babi pada salah satu bahan bakunya, yaitu yakni Chondroitin Sulfat.

“Salah satu bahan baku tersebut, yang kami datangkan dari pemasok luar negeri dan digunakan untuk produksi bets tertentu, belakangan diketahui mengandung kontaminan (DNA babi),” kata Ida Nurtika, Corporate Communications Director PT Pharos Indonesia.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pharos Indonesia pun langsung mengikuti instruksi dari BPOM untuk menarik dari pasaran seluruh produk dengan nomor bets yang diindikasikan mengandung DNA babi.

“Sejak temuan tersebut, kami telah melakukan penarikan produk Viostin DS secara bertahap dan menghentikan produksi dan penjualan produk Viostin DS,” ujar Ida Nurtika.

Selain menarik produknya dari pasaran, Pharos Indonesia juga berjanji akan segera menunjuk pemasok bahan baku Chondroitin Sulfate yang baru dari luar negeri, yang sudah bersertifikat halal dan telah lulus uji PCR (Polymerase Chain Reaction).

Yah, semoga bapak-bapak dan ibu-ibu, juga para penderita nyeri sendi yang selama ini mengonsumsi Viostin DS senantiasa diberikan keikhlasan dan kesabaran.

Kepada Pak Anwar Fuady, Mbak Vina panduwinata, dan Umi Hetty Koes Endang yang selama ini menjadi bintang iklan Viostin DS, semoga senantiasa diberikan ketenangan dan kelapangan dada.

Iklan

Dan kepada seluruh pemirsa acara “Mamah dan Aa’ Beraksi” yang selama ini hampir selalu melihat iklan Viostin DS, semoga diberikan alternatif produk iklan yang lebih segar.

Yah, minimal iklan Milton Pastilles yang bintang iklannya Nikita Willy pas masih anak-anak. Biar nggak bosen lihat orang tua nyeri sendi melulu.

Infigrafik-Panjang-Viostin-DS-MOJOK.CO

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2018 oleh

Tags: babibpomviostin ds
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kalau Jokowi Kini Menggendong Babi, Suharto Dulu Malah Jadi Celeng yang Diburu.mojok.co
Aktual

Kalau Jokowi Kini Menggendong Babi, Suharto Dulu Malah Jadi Celeng yang Diburu

9 Februari 2024
BPOM digugat Mojok.co
Kesehatan

Membohongi Publik, BPOM Digugat Komunitas Konsumen Indonesia

17 November 2022
bpom temukan obat sirop berbahaya mojok.co
Kesehatan

Hati-hati! Ada Ribuan Penjual Obat Sirop Berbahaya di Marketplace, Ini Data dari BPOM

3 November 2022
produk kosmetik berbahaya mojok.co
Kesehatan

BPOM Temukan Kandungan Berbahaya pada Sejumlah Produk Kosmetik

14 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Ngerinya jalan raya Pantura Rembang di musim hujan MOJOK.CO

Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi

12 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.