Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Choirul Huda, Kebanggaan Besar Persela Lamongan

Redaksi oleh Redaksi
17 Oktober 2017
A A
choirul Huda
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK – Sepak bola Indonesia kembali berduka. Adalah Choirul Huda, kiper Persela Lamongan yang hari Minggu lalu meninggal dunia setelah bertabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues, saat melawan Semen Padang pada lanjutan Liga 1 2017 di Stadion Surajaya Lamongan.

Setelah beberapa waktu yang lalu rentetan peristiwa meninggalnya suporter karena kerusuhan, meninggalnya Choirul Huda menjadi tamparan keras dari dalam lapangan.

Meninggalnya Choirul Huda tentu menyisakan duka yang mendalam bagi segenap insan sepak bola Indonesia. Ia menambah deretan panjang keganasan kompetisi liga Indonesia yang kerap memakan korban. Sebelum Huda, setidaknya ada tiga pemain lain yang meninggal saat bermain membela timnya, yaitu Eri Irianto, Jumadi Abdi, dan Akli Fairuz.

Bagi Lamongan sendiri, kepergian Huda segera menjadi pemancing air mata yang paling deras. Huda, sebagai sosok pemain kelahiran Lamongan dan dibesarkan di Lamongan, sepanjang karier sepak bolanya hanya bermain di satu klub saja, tim kebanggaan warga Lamongan, Persela.

Huda bermain untuk Persela Lamongan sejak 1999 saat tim itu masih berjuang di divisi dua. Bersama Persela Lamongan, Huda sudah mencatatkan 503 penampilan, yang menjadikan Huda sebagai salah satu pemain dengan penampilan terbanyak di Liga Indonesia.

Tak mudah bermain dan bertahan selama belasan tahun hanya di satu klub saja, terlebih di liga yang penuh bopeng dan karut-marut seperti liga Indonesia. Namun, Huda membuktikannya; bahwa loyalitas berbalut konsistensi dan penampilan yang tak pernah mengecewakan mampu mengantarkan Huda sebagai pilihan utama penjaga gawang Persela Lamongan selama belasan tahun lamanya.

Milan boleh punya Paolo Maldini, Roma boleh punya Francesco Totti, seperti juga Manchester United boleh punya Ryan Giggs. Sementara Persela boleh berbangga karena punya Choirul Huda, legenda yang lahir di Lamongan, besar di Lamongan, menjalani kehidupan bersama Persela Lamongan, bahkan kemudian kematiannya pun dalam kondisi berkostum Persela.

Selamat jalan, Choirul Huda. Loyalitasmu tak terpisahkan oleh maut, sebab kami yakin, di surga sana kau masih tetap mengaku sebagai pemain Persela Lamongan.

Choirul huda

 

Terakhir diperbarui pada 2 Juni 2018 oleh

Tags: choirul hudaliga indonesiapersela lamonganSepak Bola
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO
Suara Bawah Tanah

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO
Eksplor

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO
Catatan

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026
Saya Sadar Betapa “Mengerikannya” Judi Bola Tarkam Setelah Mengobrol dengan Bandar Lokal.MOJOK.CO
Ragam

Saya Sadar Betapa “Mengerikannya” Judi Bola Tarkam Setelah Mengobrol dengan Bandar Lokal

7 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Jumirah dan suami merupakan pemulung di TPA Troketon, Klaten. MOJOK.CO

“Nrimo ing Pandum” ala Ibu Jumirah: Berteman dengan Belatung dan Diabetes di Tengah 150 Ton Sampah Residu Warga Klaten

12 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit MOJOK.CO

Yang Melelahkan bagi Disabilitas Tak Tampak Bukan Penyakitnya, tetapi Harus Terus Membuktikan Diri Sakit

13 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.