Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Tokcer

Agar Nonton Film Bareng Pasangan Bisa Lebih Berarti

Redaksi oleh Redaksi
4 Juli 2017
A A
nonton film
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada banyak kegiatan yang sering menjadi agenda pasangan kekasih saat pacaran, salah satu yang paling sering adalah nonton film. Agenda ini sudah menjadi agenda protap pacaran bahkan sejak jaman dulu, sampai-sampai Benyamen Sueb menyanyikan lagi khusus tentang nonton film ini, “Malem minggu, aye pergi ke bioskop. Bergandengan, ame pacar nonton koboi…”

Nah, banyak pasangan menganggap kegiatan nonton film ini semata hanyalah kegiatan rutin mingguan yang seolah sekadar sebagai penegasan bahwa status mereka adalah sepasang kekasih. Belum pacaran kalau tiap minggu belum nonton bareng. Padahal, lebih dari itu, kegiatan nonton film bisa digunakan sebagai ajang untuk saling mengenal diri, saling mendekatkan, bahkan sampai saling memasuki alam pikir satu sama lain.

Berangkat dari hal tersebut, Mojok Institute membikin tips menarik bagi kalian yang punya pacar dan hobi nonton bareng agar kegiatan “mbioskop” tak sekadar menjadi kegiatan yang protokoler dan membosankan.

Pertama, pilihlah kursi yang tengah, jangan di belakang sendiri, pojokan lagi. Agar apa? agar nonton film bukan sekadar menjadi tempat mesum. Silakan mencium kening, pipi, atau bahkan bibir pacar Anda, tapi jangan di gedung bioskop saat film berlangsung. Hormati sutradara yang sudah bekerja keras mengarahkan adegan serta aktor yang sudah berperan dengan begitu profesional. Hormati Joko Anwar, hormati Reza Rahadian, hormati Pandji Pragiwak…. ah, sudahlah.

Jika Aktor yang Anda tak kenal pun bisa dengan mudah anda tidak hormati, apalagi pacar sendiri?

Kedua, biarkan pacar anda yang memilih film yang ingin ditonton. Selain bisa sebagai penegasan diri bahwa Anda adalah pasangan yang demokratis dan mau menerima pendapat, hal ini sekaligus bisa dimanfaatkan untuk mengetahui lebih jauh kepribadian pasangan Anda. Sebab katanya, you are what you watch. Hal ini bisa membantu Anda untuk menentukan langkah-langkah strategis selanjutnya untuk semakin dekat dengan dia.

Misal, jika pacar Anda suka nonton film cinta-religi ala-ala Ayat-ayat Cinta atau Ketika Cinta Bertasbih, berarti pacar Anda adalah tipe perempuan ukhti. Anda harus banyak belajar agama, biar bisa mengimbangi ke-ukhti-annya. Jika pacar Anda suka nonton film-film ala-ala Science Fiction seperti Interstellar atau Arrival, misalnya, berarti pacar Anda adalah tipe perempuan visioner yang menyukai perkembangan teknologi dan othak-athik gathuk jagad raya. Anda harus banyak-banyak baca buku RPAL atau buku Borobudur & Peninggalan Nabi Sulaiman agar bisa mengimbangi kecerdasan berpikirnya. Nah, jika pacar Anda suka nonton film-filmnya Aa’ Gatot Brajamusti, berarti pacar Anda adalah perempuan yang sempurna, belajarlah yang tekun dan bekerjalah yang giat, agar bisa segera melamarnya.

Ketiga, berdiskusilah setelah nonton film. Ini penting, sebab ia menjadi semacam aktivitas berbagi pemikiran tentang saripati-saripati film yang baru saja ditonton.

Percayalah, nonton film berdua lalu kemudian makan dan pulang tanpa ada diskusi dan pembahasan adalah tak ubahnya seperti ML yang disudahi dengan tidur lagi sampai pagi. Tak romantis dan tak ada arti.

nonton film

Terakhir diperbarui pada 5 Juli 2017 oleh

Tags: bioskopnonton filmpacaran
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Bioskop NSC Rembang, bangunan kecil di tanah tandus yang jadi hiburan banyak orang MOJOK.CO
Catatan

Bioskop NSC Rembang Jadi Olok-olokan Orang Sok Kota, Tapi Beri Kebahagiaan Sederhana

1 Desember 2025
Video Prabowo Tayang di Bioskop Itu Bikin Rakyat Muak! MOJOK.CO
Aktual

Tak Asyiknya Bioskop Belakangan Ini, Ruang Hiburan Jadi Alat Personal Branding Prabowo

16 September 2025
pengalaman pertama ke bioskop, pakuwon mall jogja.MOJOK.CO
Ragam

Pengalaman Pertama ke Bioskop: Orang Desa Salah Pesan Tiket Mahal sampai Tersesat di Pakuwon Mall Jogja, Mau Bertanya Takut Dikira Kampungan

11 April 2025
Mereka yang Disuruh Putus Orang Tua Pacar karena Bukan Mahasiswa: Sakit, tapi Tak Perlu Repot-repot Kasih Pembuktian MOJOK.CO lebaran
Liputan

Cerita Pilu 2 Pria yang Hubungannya Kandas Menjelang Lebaran, Ada yang Bawa-bawa Agama dan Dianggap Tak Punya Masa Depan!

9 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
Mudik Gratis dari BUMN 2026. MOJOK.CO

Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang

18 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.