Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Hewani

Kuda Nil dan Beraknya yang Jujur

Redaksi oleh Redaksi
26 Juli 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Lelaki selalu ingin terlihat sempurna dan menarik di mata perempuan. Itu sudah sebuah template yang wajar. Terlebih jika perempuan yang dimaksud adalah ia sang pujaan hati.

Di hadapan perempuan, segala sifat baik lelaki selalu berusaha ingin ditonjolkan. Bagi lelaki, mata perempuan adalah panggung pertunjukkan yang paling megah, di mana merekalah yang tampil sebagai bintangnya.

Maka, tak heran jika banyak lelaki bersolek, memakai pomade yang paling klimis dan memakai parfum yang paling wangi saat harus bertemu dengan perempuan. Semuanya dijaga agar terlihat sempurna di depan perempuan. Langkah kakinya ditegas-tegaskan, tubuhnya ditegap-tegapkan, nada bicaranya diwibawa-wibawakan, senyumnya dikenes-keneskan, otaknya dicerdas-cerdaskan, kelakuannya diagamis-agamiskan, bahkan sampai bau napasnya diharum-harumkan.

Sungguh, bagi seorang lelaki yang sedang mendekati perempuan. Kejujuran adalah makhluk yang harus dikesampingkan. Ini tentu hal yang kurang pantas. Sebab dalam sebuah hubungan, kejujuran seharusnya mutlak menjadi yang utama.

Nah, untuk urusan kejujuran ini, manusia agaknya perlu belajar banyak dari kuda nil. Sebab boleh jadi, kuda nil adalah salah satu makhluk paling terbuka, jujur, dan ada apanya dalam soal mendekati si lawan jenis.

Lha betapa tidak, untuk menarik hati si kuda nil betina, kuda nil jantan tak pernah bersolek, memakai wangi-wangian, apalagi berlagak sebagai seorang pahlawan. Ia justru akan menunjukkan hal yang paling menjijikkan yang bisa ditampakkan dari seorang makhluk hidup: tahi.

Ya, kuda nil jantan, ketika mendekati kuda nil betina, ia akan menunjukkan atraksi buang hajat alias berak sambil kencing dalam waktu yang cukup lama.

Ia seolah ingin berkata kepada si betina “Beginilah diriku, inilah adanya diriku, si tukang berak. Setelah apa yang sudah engkau lihat, maukah engkau berkencan dengan jantan sepertiku?”

Selama melihat si jantan itu berak, si betina akan mempertimbangkan keputusan hatinya.

Jika tertarik, maka ia akan mendekati si kuda nil jantan kemudian kawin dengannya. Sedangkan jika tidak, si betina akan berpaling menjauh dan akan mencari pejantan lain.

Ini tentu sebuah kejujuran dan keterusterangan yang jelas tidak akan pernah berani dilakukan oleh manusia lelaki.

Lha jangankan berak, sekadar kentut pun kadang harus diatur sedemikian rupa agar bunyinya yang ritmis itu jangan sampai didengar oleh perempuan.

Sungguh, di hadapan kuda nil, lelaki nampak seperti amatiran dalam urusan kejujuran.

Kuda nil

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2017 oleh

Tags: berakkejujuranKuda nillelaki
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

susah bab, kloset duduk, kloset jongkok mojok.co Kenapa Kita Malu Sekali Ketahuan Sedang Berak sampai Harus Menyamarkan Suaranya?
Pojokan

Kenapa Kita Malu Sekali Ketahuan Sedang Berak sampai Harus Menyamarkan Suaranya?

31 Juli 2021
ILUSTRASI Bisa Buang Air Besar di Mana pun Adalah Berkah. Kami Menyebutnya Bakat Alami MOJOK.co BAB berak toilet wc jongkok toilet duduk
Pojokan

Bisa Buang Air Besar di Mana pun Adalah Berkah. Kami Menyebutnya Bakat Alami

30 Juli 2021
kesehatan mental dan stigma odgj mojok.co
Curhat

Tips Membangun Percakapan untuk Lelaki Pemalu

6 Juni 2020
Berak di Bakau dan Kritik Sosial di Dalamnya
Video

Berak di Bakau dan Kritik Sosial di Dalamnya

7 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Ikuti paksaan orang tua kuliah jurusan paling dicari (Teknik Sipil) di sebuah PTN Semarang biar jadi PNS. Lulus malah jadi sopir hingga bikin ibu kecewa MOJOK.CO

Kuliah di Jurusan Paling Dicari di PTN, Setelah Lulus bikin Ortu Kecewa karena Kerja Tak Sesuai Harapan

7 April 2026
Gen Z mana bisa slow living, harus side hustle

Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

8 April 2026
Susahnya cari kerja sebagai fresh graduate Unair. MOJOK.CO

Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak

7 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.