Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Nadiem Makarim, Bos Go-Jek yang Jadi Mendikbud

Redaksi oleh Redaksi
27 Oktober 2019
A A
Menghitung Kekayaan Nadiem Makarim, Pendiri Go-Jek yang Jadi Mendikbud

Menghitung Kekayaan Nadiem Makarim, Pendiri Go-Jek yang Jadi Mendikbud

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Nadiem Makarim dipilih sebagai Mendikbud Jokowi di Kabinet Indonesia Maju. Mari kita hitung berapa kekayaan mantan CEO Go-Jek ini.

Di antara deretan nama-nama menteri yang diumumkan Jokowi untuk membantunya bertugas dalam masa pemeritahan di periode kedua ini, ada satu nama yang cukup bikin publik terkaget-kaget. Bukan karena nama ini ujug-ujug muncul dalam daftar. Hanya saja, tidak banyak masyarakat yang menduga kalau nama ini akan menduduki jabatan sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Dikiranya, sosok ini bakal menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menteri Komunikasi dan Informatika karena aktivitas yang digelutinya.

Ya, Nadiem Makarim, mantan CEO Go-Jek itulah yang bikin publik terperangah. Selain dibuat kaget dengan tanggung jawab barunya, lelaki kelahiran Singapura, 4 Juli 1984 (usia: 35 tahun) ini juga menjadi menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju. Tidak cukup di situ, bahkan ia disebut-sebut sebagai menteri Jokowi yang kaya raya. Hmmm, kira-kira berapa ya jumlah kekayaan Nadiem Makarim dari bisnisnya yang online-online itu hingga ia kemudian rela melepaskan posisi CEO-nya di Gojek yang ia bangun pada 2010?

Berdasarkan laporan dari majalah Globe Asia pada tahun 2018 lalu yang dilansir dari CNBC Indonesia, kekayaan Nadiem Makarim diperkirakan mencapai US$100 juta atau sekitar Rp1,4 triliun, jika menggunakan hitungan kalau US$1 sama dengan Rp14.000. Dengan total kekayaan tersebut ia masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia.

Sementara itu, menurut Data Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) per Oktober 2018 yang dikutip dari Kompas, ia memiliki sejumlah 58.416 lembar saham. Yang mana ini setara dengan 4,81% saham Go-Jek. Kalau dihitung-hitung dengan kasar dan mengambil angka terendah valuasi startup unicorn (Rp14 miliar), nilai saham Nadiem di Gojek sekitar Rp1,96 triliun.

Tentu saja, melihat jumlah kekayaan yang sebegitu besarnya, ini sangat jauh jika dibandingkan dengan gaji dan tunjangannya sebagai mendikbud. Menurut Kepres No. 68 tahun 2001, tunjangan jabatan yang diterima menteri negara dan jabatan sekelasnya sebesar Rp13.608.000 setiap bulannya. Dengan gaji pokok sebesar Rp5.040.00. Sehingga, total gaji dan tunjangan yang akan diterima Nadiem Makarim setiap bulannya sebagai mendikbud sebesar Rp18.648.000. Namun, selain itu masih ada tunjangan lain yang kalau ditotal bisa sejumlah Rp100-500 juta.

Tapi tentu kita semua tahu, sebegitu banyaknya kekayaan milik Nadiem Makarim tidak lantas membuatnya puas dan memilih untuk berleha-leha. Ia justru memilih melepas kesempatan untuk “bertambah kaya” dengan membantu Jokowi di bidang pendidikan. Uwwww, sungguh~ (A/L)

BACA JUGA Simalakama Driver Gojek sebagai Mitra Perusahaan atau artikel NAFKAH lainnya.

Terakhir diperbarui pada 27 Oktober 2019 oleh

Tags: gojekmendikbudmenteri JokowiNadiem Makarim
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

gojek instant.MOJOK.CO
Transportasi

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan.MOJOK.CO
Urban

GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan

12 Februari 2026
Dari Jogja ke Solo naik KRL pakai layanan Gotransit dari Gojek yang terintegrasi dengan GoCar. MOJOK.CO
Liputan

Sulitnya Tugas Seorang Influencer di Jogja Jika Harus “Ngonten” ke Solo, Terselamatkan karena Layanan Ojol

1 Desember 2025
Menjajal GoTransit yang Terintegrasi dengan GoCar, “Keluyuran” di Jogja dan Solo Jadi Lebih Mudah Mojok.co
Ragam

Menjajal GoTransit yang Terintegrasi dengan GoCar, “Keluyuran” di Jogja dan Solo Jadi Lebih Mudah

28 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.