Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Hasil Pengundian Nomor Urut Capres: Jokowi Nomor 1, Prabowo Nomor 2

Redaksi oleh Redaksi
21 September 2018
A A
Sandiaga Sedih Dana Awal Kampanye Pasangan Prabowo-Sandiaga Kalah Besar Dibandingkan Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin

Sandiaga Sedih Dana Awal Kampanye Pasangan Prabowo-Sandiaga Kalah Besar Dibandingkan Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – KPU telah merilis nomor urut capres resmi untuk kedua pasangan calon dalam Pilpres 2019. Nah, sudahkah kamu tentukan pilihanmu?

Sejak sore tadi, capres dan cawapres dari kedua pasangan resmi Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah bersiap menghadapi prosesi pengambilan nomor urut capres di KPU.

Terhitung pukul 20.43 malam ini, hasil resminya pun sudah dipublikasikan: pasangan nomor 1 adalah Jokowi-Ma’ruf Amin, sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat nomor urut capres 2.

Prabowo-Sandiaga tiba di gedung KPU terlebih dulu sekitar pukul 19.25 menggunakan mobil, langsung dari kediaman Prabowo di Kertanegara. Sementara itu, pasangan calon Jokowi-Ma’ruf Amin mendatangi gedung KPU dengan cara yang lebih eksentrik: alih-alih langsung menuju KPU, mereka datang terlebih dulu ke Tugu Proklamasi dan bertemu masa pendukung. Pasangan calon ini akhirnya berangkat ke KPU menggunakan mobil Land Rover yang telah dihias dengan lampu warna-warni.

Jokowi-Ma’ruf Amin tiba di lokasi sekitar pukul 19.54, tetapi baru memasuki Gedung KPU dan bertemu dengan pasangan Prabowo-Sandiaga pada pukul 20.15. Jokowi tampak berjalan beriringan dengan Prabowo yang mengenakan peci hitam saat memasuki ruangan pengundian, begitu pula dengan Sandiaga Uno dan KH Ma’ruf Amin.

Acara dimulai pada pukul 20.20 dan diawali dengan lagu Indonesia Raya. Setelah doa bersama, acara resmi dibuka oleh Ketua KPU Arief Budiman.

Alur pengundian nomor urut capres ini dimulai dengan pengambilan nomor antrean oleh para cawapres, yaitu Sandiaga Uno dan KH Ma’ruf Amin. Nomor antrean yang dimaksud tersedia dari angka 1 hingga 10 secara berurutan. Pada tahap ini, Sandiaga mendapat nomor 1, sedangkan Ma’ruf Amin mendapat nomor 10.

Karena Sandiaga mendapat nomor yang lebih kecil, capres Prabowo Subianto berhak mengambil terlebih dulu nomor urut capres yang sesungguhnya, baru diikuti oleh Jokowi. Kedua pasangan ini pun berdoa sejenak secara bersamaan.

Setelah kedua pasangan memegang masing-masing nomor pilihannya, proses pembukaan nomor ini dilakukan bersama-sama. Seperti yang telah disebutkan, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin mendapat nomor 1, sedangkan Prabowo-Sandiaga mendapat nomor urut 2.

Dalam acara pengambilan nomor urut capres ini, bukan hanya pasangan calon saja yang hadir. Tercatat, KPU turut mengundang petinggi partai-partai politik pendukung pasangan calon, baik dari kubu Jokowi-Ma’ruf Amin maupun Prabowo-Sandiaga. Tak hanya itu, pihak KPU juga mengizinkan massa pendukung kedua pasangan untuk masuk ke gedung KPU, meski dibatasi hanya 50 orang saja, sedangkan 100 orang lainnya diminta menjadi saksi di halaman kantor KPU.

Yah, balik lagi ke perkara nomor urut capres—kira-kira, jargon apa yang bakal dipakai kubu Prabowo dan Jokowi dengan nomor “absen” yang baru ini, ya? (A/K)

Terakhir diperbarui pada 21 September 2018 oleh

Tags: Joko WidodoJokowi-Ma'ruf Aminkediaman KertanegarakpuLand Rovernomor urut capresPilpres 2019Prabowo SubiantoPrabowo-Sandiaga Uno
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Prabowo-Gibran.MOJOK.CO
Aktual

7 Alasan Mengapa Satu Tahun Masa Kepemimpinan Prabowo-Gibran Layak Diberi Nilai 3/10

20 Oktober 2025
makan bergizi gratis MBG.MOJOK.CO
Aktual

Omon-Omon MBG 99 Persen Berhasil, Padahal Amburadul dari Hulu ke Hilir 

19 Oktober 2025
makan bergizi gratis MBG.MOJOK.CO
Aktual

MBG Jadi “Skandal Besar”, tapi Pemerintah Seolah Lepas Tangan: Kudu Dihentikan Sementara dan Dievaluasi Total

17 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Kapok Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.