Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Habib Rizieq Tak Punya Izin Tinggal di Saudi, Visanya Sudah Habis Juli

Redaksi oleh Redaksi
28 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Visanya sudah habis, Habib Rizieq sudah tidak memiliki izin tinggal di Saudi. Berarti setelah ini pulang kampung, dong?

Kehidupan Habib Rizieq selama di Arab Saudi akhir-akhir ini dikabarkan mulai bermasalah. Ruang geraknya katanya mulai dibatasi. Ia pun terhitung mengalami tiga kali pencekalan oleh pihak Imigrasi Arab Saudi ketika akan berpergian ke luar Mekkah.

Pencekalan ini pun kemudian memunculkan dugaan tentang adanya pihak yang memang tidak menginginkan kepulangan Habib Rizieq untuk pulang ke Indonesia.

Setelah katanya dihalang-halangi untuk kembali ke Indonesia, sedihnya kali ini KBRI Riyadh justru menyatakan masa berlaku visa tinggalnya di Arab Saudi sudah habis per 21 Juli 2018 lalu. Sebelumnya, ia memang mempergunakan visa ziyarah tijariyyah (visa kunjungan bisnis) yang tidak dapat dipergunakan untuk kerja.

Visa bernomor 603723XXXX tersebut bersifat multiple atau bisa digunakan beberapa kali untuk keluar masuk serta berlaku satu tahun dengan izin tinggal selama 90 hari per kedatangan.

Menurut Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, visa tersebut sebenarnya telah habis pada 9 Mei 2018 namun diperpanjang hingga akhir masa tinggal 20 Juli 2018. Jika ingin memperpanjang masa visa tersebut, Habib Rizieq diharuskan keluar dari Kerajaan Arab Saudi (KAS) untuk mengurus administrasinya.

Meski sudah tidak memiliki izin tinggal di sana, KBRI Riyadh siap memberikan pendampingan serta perlindungan sesuai dengan perundang-undangan kepada sang Imam Besar FPI tersebut jika mengalami permasalahan hukum di Arab Saudi terkait keimigrasian dan lainnya.

Pernyataan mengenai izin tinggal tersebut dirilis menanggapi adanya keluhan dari kubu Habib Rizieq yang menyatakan adanya pencekalan serta pembatasan gerak Rizieq selama berada di Mekkah.

Imam FPI DKI Jakarta, Muchsin Alatas mengungkapkan pembatasan gerak ini mulai dirasakan setelah Habib Rizieq bertemu dengan Prabowo Subianto serta Amien Rais pada Juni lalu. Bahkan rencananya untuk pergi ke Malaysia juga dicekal oleh pihak imigrasi yang tidak memperkenankannya keluar dari Arab Saudi. Yang mengalami pencekalan tersebut hanya Habib Rizieq sementara keluarganya tidak.

Nasrullah Nasutin, anggota Tim Advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama mencurigai ada pihak-pihak di Indonesia yang berkekuatan besar terlibat dalam pencekalan tersebut.

Namun sebelumnya, Duta Besar RI utuk Arab Saudi, Agus Maftuh telah mengungkapkan bahwa pencegahan seseorang keluar dari satu negara adalah kewenangan otoritas setempat.

Selain itu, Agus juga mempertanyakan klaim dari kubu Habib Rizieq yang menyebutkan bahwa saat ini selama berada di Saudi, Imam Besarnya tidak diperbolehkan berceramah. Ia bingung dengan pernyataan tersebut. Pasalnya, meski tidak terlibat permasalahan hukum, seluruh warga asing di Saudi sulit untuk berorganisasi apalagi mengumpulkan massa.

Tentu saja hal ini berbeda jika dibandingkan dengan di Indonesia. Bahkan ia mengaku, pihaknya yang memiliki kekebalan diplomatik saja tidak dapat seenaknya mengumpulkan orang banyak dan berceramah di wilayah otoritas Saudi. Hal ini bisa dilakukan dengan sebebas-bebasnya, jika dilakukan di dalam kompleks KBRI.

Berarti kalau begitu Habib Rizieq bakal balik Indonesia dong? Yeaaaayyy! Akhirnyaaaaa~ Sepertinya Habib Rizieq itu bukan dicekal deh. Sebenernya, beliau itu diminta pulang aja secara halus. Agak dipersulit dikitlah ngurus visanya. Nah, kalau izin tinggal sudah habis, kan akhirnya dia pulang juga. Bukannya jahat, kita tuh kangen tauk :3 (A/L)

Terakhir diperbarui pada 28 September 2018 oleh

Tags: Arab SaudiDubes RIFPIHabib RizieqKerajaan Arab SaudipencekalanRizieq Shihabvisa habis
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pengalaman sopir di Arab Saudi yang mendaftar sebagai petugas haji. MOJOK.CO
Ragam

Cerita Orang Kudus 20 Tahun Menjadi Sopir di Arab Saudi, Punya Tugas Khusus Cari Jemaah Haji Nyasar 

13 November 2024
Ragam

Hanya Orang Sabar yang Bisa “Kerja” sebagai Petugas Haji untuk Jemaah Indonesia, Hadapi Banyak Hal Tak Terduga

10 Oktober 2024
Felix Siauw Seharusnya Pro Syiah Iran Sejak Dulu MOJOK.CO
Esai

Coba Bayangkan Kalau Sejak Dulu Felix Siauw Pro Iran, Israel Pasti Sudah Rata dengan Tanah!

17 April 2024
pangeran mbs mojok.co
Kilas

Banyak Keluarga Kerajaan Dipenjara, Pangeran MbS Membungkam Lawan Politik?

9 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toxic sibling relationship antar saudara kandung karena rebutan sertifikat tanah. Saudara kandung bisa jadi mafia tanah soal warisan MOJOK.CO

Saudara Kandung di Desa Itu Bak Mafia, Justru Jadi Orang Paling Busuk dan Licik demi Sikat Sertifikat Tanah Saudara Sendiri

20 Februari 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
Kapok dan muak buka bersama (bukber) di restoran atau tempat makan bareng orang kaya. Cerita pelayan iga bakar Jogja jadi korban arogansi MOJOK.CO

Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

20 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026
gen z, biaya nikah, nikah di gedung, pernikahan.MOJOK.CO

Lebih Baik Nikah di Gedung daripada di Desa: Lebih Praktis dan Murah, tapi Harus Siap Dinyiyiri Tetangga

22 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.