Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Supaya Tidak Masuk Angin, Copot Kaos Ala Jojo Jonatan Christie Ternyata Baik Untuk Kesehatan

Redaksi oleh Redaksi
14 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Masuk angin bisa dihindari dengan cepat-cepat mengganti kaos yang basah oleh keringat. Contohlah Jojo Jonatan Christie yang hobi topless itu.

Bagi orang-orang dengan berat badan tidak ideal, halah bilang saja kegemukan, keringat dengan mudah mengucur. Bahkan ketika tidak banyak bergerak. Sudah anteng, duduk manis, sembari mengetik saja, keringat tetap saja mengalir deras. Apalagi ketika musim panas ketika tubuh lebih banyak memproduksi keringat.

Saking banyaknya aktivitas, orang dengan keringat berlebih ini jadi tidak sempat mengelap keringat. Saking seriusnya mencari ide tulisan soal capres dan cawapres di Pilpres 2019, menyeka keringat pun tiada waktu. Akibatnya, tubuh menjadi cepat merasa “tidak enak”. Kesimpulan dini pun lahir: masuk angin.

Padahal, yang namanya masuk angin bukan sebuah penyakit. Siapa yang sudah salah mengira masuk angin sebagai penyakit? Sama, sebelumnya saya juga beranggapan begitu. Kalau sudah “gregesi”, buru-buru menenggak obat untuk meredakan rasa tidak enak di tubuh tersebut. Padahal, sesuai kalimat bijak dari zaman megalitukum, mencegah lebih baik ketimbang mengobati.

Pertama-tama, sebenarnya, masuk angin itu apa, sih?

“Sesungguhnya masuk angin adalah kondisi kesehatan yang tidak ada di istilah kedokteran. Namun tentunya secara umum baju berkeringat yang lama dipakai akan menyebabkan tubuh stress lebih lama.” Begitulah penjelasan Eddy Karta SpKK kepada detikhealth.

Nah, stres tubuh itu, masih seperti penuturan Bapak Eddy, disebabkan oleh turunnya temperatur tubuh, menjadi dingin dan lembab karena tubuh basah dalam waktu yang lama. Terutama kamu-kamu semua yang lemak di perut sudah seperti tas pinggang. Baju yang basah oleh keringat membuat suhu tubuh menjadi cepat turun.

“Hampir serupa jika menggunakan baju yng basah berlama-lama terlebih bila kemudian berada di ruang yang berpendingin. Perubahan suhu mendadak ini akan membuat daya tahan tubuh menurun,” kata dokter yang tugas di EDMO Clinic Jakarta Selatan tersebut.

Sudah, kamu semua tidak perlu rewel. Kamu bisa mencontoh Jonatan Christie, atlet bulu tangkis yang kemarin dapat emas Asian Games 2018. Jojo, nama panggilan mesra Jonatan Christie, hobi membuka kaos dan memerkan perut bak roti sobek itu setelah selebrasi.

Yakinlah, aksi Jojo bukan sekadar selebrasi. Jojo paham bahwa setelah berkeringat begitu banyak, segera mengganti kaos adalah kewajiban. Apalagi beliau adalah atlet yang tidak boleh sampai sakit ketika berkompetisi. Jojo sering memberikan kaos penuh keringat dan bau kecut itu kepada penonton.

Selanjutnya, Jojo mengganti kaos dengan yang kering supaya proses pendinginan tubuhnya tidak terganggu. Dan tentu saja, supaya tidak masuk angin. Kan konyol banget ketika di pertandingan selanjutnya, Jojo selebrasi membuka kaos tapi punggungnya penuh “tato kerokan”. Selain tidak estetis, tato kerokan tidak rebel banget. Tato di punggung ya paling tidak tulisan “Eling rasane lali rupane”. Lebih merakyat dan relate dengan kamu-kamu orang. (yms)

Terakhir diperbarui pada 14 September 2018 oleh

Tags: dinginjojojonatan christiekeringatKesehatanmasuk anginSehat
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

tindihan.MOJOK.CO
Ragam

Menemui Orang yang Pernah Tindihan: Kehadiran Sosok Hitam hingga Penjelasan Ilmiahnya

26 Desember 2023
obat gusi bengkak.mojok.co
Kesehatan

5 Obat Gusi Bengkak yang Cepat Meredakan Ngilu

21 Oktober 2023
Butet Kartaredjasa X Dokter Oei Hong Djien: Tembakau, Lukisan, dan Jerohan
Video

Butet Kartaredjasa X Dokter Oei Hong Djien: Tembakau, Lukisan, dan Jerohan

12 Juli 2023
KTR Malioboro.MOJOK.CO
Kilas

Kasus Covid-19 di DIY Meningkat Tajam, Segera Vaksinasi Masyarakat Berisiko Tinggi

2 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi bapak kerja habis-habisan 60 jam agar anak tak susah finansial. Tapi peran sebagai ayah dipertanyakan karena anak mengaku fatherless MOJOK.CO

Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

26 Februari 2026
Pemuda Jakarta kerja di Jepang untuk bayar utang keluarga. MOJOK.CO

Gila-gilaan Kerja di Jepang tapi Tak Bisa Menikmati Upah Besar, sebab Saya Generasi Sandwich yang Harus Tebus Utang Keluarga

26 Februari 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Ikut Dihujat Imbas “Oknum” yang Foya-Foya Pakai Duit Beasiswa, Padahal Beneran Hidup Susah hingga Rela Makan Sampah di Kos

25 Februari 2026
kelemahan honda beat, jupiter z.mojok.co

Menyesal Ganti Jupiter Z ke Honda BeAT: Menang “Rupa” tapi Payah, Malah Tak Bisa Dipakai Ngebut dan Terasa Boros

27 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP prasejahtera asal Ngawi lolos S2 di UGM Jogja (Mojok.co/Ega Fansuri)

Pernah Hidup dari Belas Kasih Tetangga, Anak Muda Asal Ngawi Lolos Beasiswa S2 LPDP UGM padahal Merasa “Tidak Pantas”

23 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.