Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Pemerintah Berencana Memberikan Bantuan Langsung Tunai Untuk Masyarakat Terdampak Corona

Redaksi oleh Redaksi
25 Maret 2020
A A
bantuan langsung tunai
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pemerintah akan memberikan beberapa bentuk bantuan insentif kepada masyarakat terdampak virus corona untuk mennyukseskan kebijakan jaga jarak fisik.

Persebaran virus corona semakin menyebalkan saja. Berdasarkan data dari John Hopkins CSSE, per hari ini, tercatat sudah ada 169 negara terdampak corona. Jumlah pasien meninggal sudah mencapai 18.883 orang.

Di Indonesia sendiri, dari data resmi Pemerintah, tercatat sudah ada 686 Kasus dengan 55 di antaranya meninggal dunia. Angka prevalensi kematian akibat corona di Indonesia saat ini pun masih menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.

Kendati demikian, Pemerintah, dengan segala pertimbangan yang ada, memutuskan untuk tidak menetapkan status lockdown. Sebagai gantinya, Pemerintah akan menerapkan aturan menjaga jarak fisik atau physical distancing. Kebijakan tersebut dinilai sebagai kebijakan yang paling relevan untuk ditetapkan di Indonesia.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah menyatakan siap menggelontarkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada jutaan masyarakat terdampak corona, khususnya yang bekerja di sektor informal, agar mereka bisa menerapkan praktik menjaga jarak fisik tanpa perlu khawatir tidak bisa membeli kebutuhan konsumsi pokok.

“Kita akan melihat sektor informal untuk mendukungnya dalam bentuk bantuan langsung tunai melalui database yang ada,” terang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. “Bisa bantu tetap mengikuti arahan dan pedoman mengurangi interaksi dan aktivitas dan tidak melakukan kumpul sehingga bisa memerangi penyebaran virus ini namun tetap mendapatkan bahan pokok terutama bagi pekerja harian.”

Selain insentif bantuan langsung tunai, Pemerintah juga berencana akan memberikan santunan kepada masyarakat yang terkena PHK karena imbas virus corona. Santunan untuk masyarakat yang di-PHK ini berupa uang tunai dan pelatihan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Pemerintah juga berencana akan memberikan keringanan kredit kepada masyarakat terdampak corona. Pemerintah, melalui Otoritas Jasa Keuangan akan memberikan keringanan kredit usaha berupa penurunan bunga dan penundaan cicilan sampai satu tahun.

“Oleh karena itu kepada tukang ojek, sopir, taksi yang sedang kredit kendaraan bermotor dan kredit mobil, nelayan yang sedang kredit perahu, tidak perlu khawatir membayar bunga dan angsuran, diberikan kelonggaran selama 1 tahun,” terang Jokowi dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal Sekretariat Presiden.

Kita semua berharap, semoga kebijakan pemerintah dalam memberikan insentif ini bisa menjadi kebijakan yang baik.

Yah, kebijakan ini setidaknya bisa menjadi semacam “penebus dosa” bagi Pemerintah yang selama beberapa waktu yang lewat dianggap banyak melakukan blunder terkait penanganan virus corona, dari mulai tidak mau membuka data secara transparan, sampai mengeluarkan kebijakan insentif pariwisata yang oleh banyak ahli justru dianggap ikut menjadi sebab penyebaran virus corona.

Selamat menebus, Pemerintah. Selamat menebus.

Terakhir diperbarui pada 25 Maret 2020 oleh

Tags: bantuan langsung tunaicoronapemerintah
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dilema Genteng Tanah Liat: Sejuk di Jogja, tapi Jadi Horor di Sumatera Barat MOJOK.CO
Esai

Dilema Genteng Tanah Liat: Sejuk di Jogja, tapi Jadi Horor di Sumatera Barat

11 Februari 2026
Parkir Liar Susah Diberantas, Siapa yang Membekingi?
Video

Parkir Liar Susah Diberantas, Siapa yang Membekingi?

10 Juni 2024
ilustrasi Mural Jokowi 404: Not Found dan Penilaian Otoriter yang Kembali Menguar mojok.co
Kilas

Mural Jokowi 404: Not Found dan Penilaian Otoriter yang Kembali Menguar

14 Agustus 2021
Bikini Dinar Candy VS Pemerintah yang Nafsuan
Esai

Bikini Dinar Candy VS Pemerintah yang Nafsuan

9 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026
Sejahtera ekonomi di Negeri Jiran ketimbang jadi WNI. Tapi berat terima tawaran lepas paspor Indonesia untuk jadi WN Malaysia MOJOK.CO

WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!

21 Februari 2026
Ijazah S1 jurusan Sastra Indonesia dari PTN terbaik di Jawa Timur alami penolakan 150 lamaran kerja. Buat pekerjaan freelance aja tidak bisa hingga jadi beban keluarga MOJOK.CO

Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

21 Februari 2026
kelemahan honda beat, jupiter z.mojok.co

Menyesal Ganti Jupiter Z ke Honda BeAT: Menang “Rupa” tapi Payah, Malah Tak Bisa Dipakai Ngebut dan Terasa Boros

27 Februari 2026
Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Meme yang Viral Itu Mojok.co

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Banyak Meme yang Viral Itu

23 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.