Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

PBB Berpeluang Besar Mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019

Redaksi oleh Redaksi
23 Agustus 2018
A A
yusril
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rasanya tak bisa dibantah bahwa saat ini, PBB boleh merupakan salah satu partai yang berada dalam kebimbangan yang maha dahsyat. Sampai saat ini, PBB belum juga menentukan sikap resmi atas arah dukungannya dalam membela salah satu pasangan capres-cawapres yang akan berlaga di Pilpres 2019 mendatang.

PBB memang cukup dilematis. Ia menjadi partai yang memang selama dekat dengan koalisi Prabowo karena koalisi tersebut dianggap sebagai koalisi pilihan ulama. Bersama Gerindra, PAN, dan PKS, PBB bahkan sampai lekat disebut sebagai kuartet Koalisi keummatan. 

Namun pada akhirnya, Prabowo sebagai sosok sentral koalisi keummatan ternyata justru memilh Sandiaga Uno (yang bukan ulama) sebagai cawapresnya, yang mana hal tersebut mengingkari hasil rekomendasi Ijtima Ulama yang selama ini menjadi pegangan PBB.

PBB kemudian mulai menjauh dari Koalisi Prabowo dan tidak menjadi salah satu partai yang ikut mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga. Posisinya kemudian digantikan oleh Partai Demokrat yang memutuskan mendukung Prabowo di menit-menit akhir.

Banyak orang yang kemudian menganggap PBB akan netral dan hanya fokus di Pileg 2019 mendatang.

Namun belakangan, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengaku bahwa di Pilpres 2019 mendatang, partainya tidak akan netral. Partainya akan melabuhkan dukungannya kepada salah satu pasangan capres-cawapres. Hanya menunggu waktu saja.

“Nanti PBB akan bersikap,” kata Yusril.

Banyak dugaan soal pilihan PBB di Pilpres 2019 mendatang, apakah ke pasangan Prabowo-Sandi, atau malah ke pasangan Jokowi-Ma’ruf.

Namun, dari gelagat yang muncul, besar kemungkinan PBB bakal cenderung memberikan dukungan pada pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal tersebut karena faktor Ma’ruf Amin sebagai seorang ulama. sebab Yusril mengaku bahwa PBB di Pilpres 2019 akan mendukung ulama.

“Pada prinsipnya, PBB akan mendukung ulama yang maju di Pilpres sesuai hasil Ijtima Ulama kemarin,” kata Yusril. “Kader-kader PBB lebih sreg dengan pasangan yang ada ulamanya.”

Selain itu, Yusril juga dengan terang-terangan memberikan apresiasi kepada Jokowi karena memilih Ma’ruf Amin sebagao pendampingnya.

“Jokowi-Ma’ruf adalah pasangan umara dan ulama,” kata Yusril.

Jika menimbang pernyataan Yusril soal pemimpin ulama ini, maka rasanya semakin jelas jika kelak PBB bakal melabuhkan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. 

Tapi tentu saja hal tersebut belum bisa dipastikan sekarang. Siapa tahu menjelang Pilpres 2019 nanti, Sandiaga yang statusnya adalah “santri post islamisme”, naik jabatan menjadi “ulama post islamisme”.

Iklan

Siapa tahu. (A/M)

infografik pbb

Terakhir diperbarui pada 23 Agustus 2018 oleh

Tags: jokowipbbpilpres
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
pajak, pemberontakan petani banten.MOJOK.CO
Ragam

Saat Petani Banten Dicekik Pajak, Mereka Melakukan Perlawanan Bersenjata Iman

2 September 2025
Kota Semarang tak naikkan PBB dan pajak masyarakat MOJOK.CO
Kilas

Pilihan Kota Semarang Berpihak pada Masyarakat: Tak Naikkan PBB dan Ringankan Beban Pajak

22 Agustus 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kuliah s2.MOJOK.CO

Penyesalan Lanjut S2 Cuma karena Pelarian dan FOMO: Nganggur dan Dicap Overqualified, Sudah Kerja pun Gaji Setara Lulusan SMA

5 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Gen Z kerja di desa untuk merawat ibu. MOJOK.CO

Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia

10 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.