Tak ada yang lebih berbahagia ketimbang seluruh pengurus dan pendukung Partai Bulan Bintang atawa PBB hari minggu kemarin. Pasalnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada hari Minggu 4 Maret 2018 lalu, resmi meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilu 2019.

Keputusan soal lolosnya PBB untuk ikut Pemilu 2019 itu ditetapkan lewat sidang putusan ajudikasi sengketa penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu.

“Menyatakan PBB memenuhi syarat mengikuti Pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/ Kota Tahun 2019.” kata kata Ketua Bawaslu yang menjadi Ketua majelis pemeriksa sidang, Abhan.

Dengan putusan lolosnya PBB ini, Bawaslu langsung memerintahkan KPU agar segera melaksanakan putusan ini paling lambat 3 hari setelah keputusan dibuat.

“Memerintahkan kepada KPU untuk menetapkan PBB sebagai partai politik peserta Pemilu DPR-DPRD RI tahun 2019,” ujar Abhan.

Tak pelak, Yuhril Ihza Mahendra sebagai ketua umum partai ini langsung mengekspresikan kegembiraannya atas lolosnya partai yang dinakhodainya.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak KH Said Agil Sirodj dan para ulama NU yang telah mendoakan perjuangan PBB melawan KPU sehingga akhirnya dimenangkan oleh Bawaslu,” ucap Yusril.

Politisi senior PBB, MS Kaban pun tak mau kalah, ia melontarkan ucapan terima kasihnya lewat Twitter.

“Subhanallah.Terima kasih kami haturkan pada FPI GNPF PP PERSIS seluruh aktifis gerakan dakwah atas dukungan pd Partai Bulan Bintang ikut PEMILU 2019.” tulis MS Kaban.

Lolosnya PBB sebagai peserta pemilu 2019 ini seakan menjadi drama ulangan bagi PBB di Pemilu 2014. Saat itu, PBB sempat dinyatakan KPU tidak bisa mengikuti Pemilu 2014 sebelum akhirnya diloloskan dan terdaftar sebagai peserta Pemilu 2014.

Yah, selamat buat PBB. Selamat berbahagia. Tapi ingat, berbahagialah secukupnya saja. Jangan terlalu berlebihan. Nggak enak sama Pak Hendropriyono dan Wak Haji Rhoma Irama yang partainya tidak lolos.

Bagaimana pun, kalian pernah senasib sepenanggungan.

partai bulan bintang