• 164
    Shares

Seakan memang sudah ditakdirkan sebagai seorang oposisi garis keras, politisi Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Fadli Zon tak henti-hentinya menyindir Presiden Jokowi. Dari mulai menyindir melalui puisi-puisinya yang, sebenarnya dibilang jelek saja belum, sampai menyindir langsung melalui pernyataan-pernyataannya.

Sebagai oposisi, boleh dibilang Fadli Zon adalah salah satu politisi yang paling aktif dan berisik dalam menyindir pemerintah, utamanya Jokowi.

Nah, yang paling anyar, Fadli Zon menyindir kebiasaan Jokowi yang suka baca komik. Ia menganggap hal tersebut sebagai sebuah tragedi perjalanan bangsa.

“Sejarah kita diisi oleh para pemikir, para pejuang, semua tokoh dari beragam organisasi, baik dari nasionalis, sosialis, dan islam, semua pemikir mereka adalah pembaca dan penulis sekaligus,” ujar Fadli Zon. “Kita tidak temukan tokoh pendiri bangsa yang tidak membaca dan menulis, baru sekarang kita punya presiden bacanya (komik) Doraemon dan Shincan. Nah makanya ini sebuah tragedi perjalanan bangsa karena kalau dulu mereka tuh membaca luar biasa seperti Indonesia Merdeka, Indonesia Free tahun 1927.”

Sebagai informasi, Jokowi memang diketahui suka baca komik. Dalam sebuah potongan wawancara dengan salah satu stasiun televisi, Jokowi pernah mengaku bahwa dirinya sering membaca komik, di antaranya Doraemon dan Sinchan. Dalam wawancara yang sama, Jokowi juga mengaku tidak terlalu sering membaca buku-buku politik.

“Saya sering diberikan, sering diberikan ini, komik, sama istri, sama anak-anak. Komik-komik yang itu, komik-komik anak itu,” ujar Jokowi. “Komik Doraemon, komik Shin-chan.”

Sementara itu, menanggapi sindiran Fadli Zon terhadap Jokowi, Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pun kemudian menyindir balik Fadli Zon.

Juru Bicara TKN, Dedek Prayudi, misalnya mengatakan bahwa Fadli Zon seharusnya mengurus lembaganya yang dinilai punya kinerja buruk alih-alih terus nyinyir terhadap Jokowi atau pemerintah.

“Bang Fadli ini seharusnya sibuk membenahi DPR RI yang dinobatkan oleh rekan-rekan Formappi sebagai yang terburuk, bukan melulu nyinyir,” kata Dedek saat dimintai pendapatnya oleh CNN Indonesia.

Ah, memang Bung Fadli Zon ini sukanya aneh-aneh. Lha wong dirinya bikin puisi jelek saja boleh-boleh saja kok, masak presiden suka baca komik nggak boleh.

Lagipula komik Doraemon juga nggak seburuk yang dipikirkan. Ia bicara soal teknologi masa depan. Ketika Indonesia ribut soal mobil SMK, atau bahkan Mobil Timor, Doraemon sudah bicara transportasi lintas waktu dan lintas dimensi. Nah lho…

Ha ha ha…