Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Edhy Prabowo Ditetapkan Jadi Tersangka, Jokowi Tunjuk Luhut Panjaitan Jadi Menteri KKP Sementara

Redaksi oleh Redaksi
26 November 2020
A A
luhut panjaitan
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Luhut Panjaitan ditunjuk oleh Jokowi untuk menjadi pengganti sementara Edhy Prabowo yang ditetapkan sebagai tersangka. 

Setelah ditangkap di bandara oleh KPK kemarin malam, tak butuh waktu lama bagi Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha dan/atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya.

Edhy Prabowo, beserta enam orang lainnya ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK. Mereka diduga menerapkan tarif daya angkut untuk ekspor benih lobster.

Pasca penetapan tersebut, Jokowi pun segera bermanuver untuk mencari pengganti Edhy Prabowo. Jokowi kemudian menetapkan untuk menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebagai pengganti sementara Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

“Menko Luhut telah menerima surat dari Mensesneg yang menyampaikan bahwa berkaitan dengan proses pemeriksaan oleh KPK terhadap Menteri KKP, maka Presiden menunjuk Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri KKP ad interim,” terang juru bicara Menko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, seperti dikutip dari Kompas.com

Penunjukkan Luhut Panjaitan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan sementara ini sudah mulai disampaikan melalui Surat Edaran No: B-835/SJ/XI/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Perkantoran di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pasca penunjukkan tersebut, media sosial tentu saja langsung menyambut riuh. Penunjukkan tersebut semakin menambah daftar panjang jabatan kementerian yang pernah ditempati oleh Luhut.

Ini bukan kali pertama Luhut Panjaitan menjabat sebagai menteri secara ad interim, sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai ad interim menteri perhubungan dalam kurun waktu 14 Maret 2020-6 Mei 2020.

Total, sudah 6 pos jabatan kementerian (atau setingkat kementerian) di dalam portofolio Luhut, yakni yakni Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Staf Kepresidenan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Menteri Perhubungan (Plt), dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan Menteri Kelautan dan Perikanan (Plt).

Maka, di media sosial, guyonan tentang Luhut Panjaitan pun langsung mencuat. Aneka twit lucu terkait kekuasaan Luhut langsung bertebaran.

“Kepala pundak Luhut lagi Luhut lagi.”

“Trias Politika: Binsar, Luhut, Panjaitan.”

“Manusia merencanakan, Luhut menentukan.”

Ah, apa pun yang berhubungan dengan Luhut memang selalu mengerikan sekaligus menyenangkan.

Iklan

luhut panjaitan

BACA JUGA Inilah Lima Profesi Baru yang Sangat Cocok untuk Luhut Pandjaitan dan artikel KILAS lainnya.

Terakhir diperbarui pada 26 November 2020 oleh

Tags: edhy prabowoKKPLuhut Panjaitan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Jurusan Perikanan Kerap Dianggap Sebelah Mata, padahal Potensi Cuannya Amat Besar dan Peluang Kerjanya Begitu Luas!
Kampus

Jurusan Perikanan Dianggap Sebelah Mata, padahal Potensi Cuannya Amat Besar dan Peluang Kerjanya Begitu Luas!

24 April 2024
sekolah kedinasan perikanan dan kelautan mojok.co
Pendidikan

Deretan Sekolah Dinas di Bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan

6 April 2023
Jabatan Luhut Panjaitan Nambah Lagi, Kali Ini Urus Kereta Cepat Jakarta-Bandung mojok.co
Kilas

Jabatan Luhut Panjaitan Nambah Lagi, Kali Ini Urus Kereta Cepat Jakarta-Bandung

8 Oktober 2021
Yang Lucu dari Kasus Korupsi ala Juliari Batubara
Pojokan

Yang Lucu dari Kasus Korupsi ala Juliari Batubara

10 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambisi beli mobil pribadi Toyota Avanza di usia 23 biar disegani. Berujung sumpek sendiri karena tetangga di desa cuma bisa iri-dengki dan seenaknya sendiri berekspektasi MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Avanza di Usia 23 Demi Disegani di Desa, Berujung Sumpek karena Ekspektasi dan Tetangga Iri-Dengki

15 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.