Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Italia Itu Kayak Kamu: Satu-satunya dan Tiada Duanya. Swiss? Nggak Ada Mental Petarung

Redaksi oleh Redaksi
16 Juni 2021
A A
Italia Itu Kayak Kamu: Satu-satunya dan Tiada Duanya. Swiss? Nggak Ada Mental Petarung MOJOK.CO

Italia Itu Kayak Kamu: Satu-satunya dan Tiada Duanya. Swiss? Nggak Ada Mental Petarung MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Euro 2020 Grup A | Italia vs Swiss | Italia melewati 9 laga tak terkalahkan dan tak kebobolan. Sebuah ujian berat untuk timnas Swiss.

Alief Maulana: “Turki sudah, giliran Swiss yang dibikin habis.”

Italia memulai EURO 2020 dengan sempurna. Mencetak tiga gol tanpa bisa dibalas oleh Turki yang punya banyak penggemar di Indonesia. Apa kekuatan mereka telah dikeluarkan semua? Belum.

Italia hanya mengeluarkan secuil kekuatan mereka saat melawan Turki. Gli Azzurri belum memainkan Lord Bernardeschi secara penuh. Roberto Mancini paham, Bernardeschi tak perlu dimainkan 90 menit jika lawan yang dihadapi hanya sekelas Turki.

Kini, mereka melawan Swiss, negara yang disebut paling aman di dunia. Mereka dikelilingi oleh Pegunungan Alpen. Negara-negara besar tampaknya enggan atau malah malas untuk menjajah Swiss.

Bagus? Belum tentu juga.

Tidak pernah dijajah negara lain, artinya secara mental, mereka bukan mental petarung. Mereka tak pernah mendengarkan dentuman bom. Mereka juga tak memiliki semangat untuk lepas dari penjajah.

Bandingkan dengan Italia dan sejarah gemilang Kekaisaran Romawi. Negara seakan-akan ditakdirkan untuk melakukan perlawanan. Mental mereka telah teruji.

Kala Calciopoli melanda pada 2005, eh setahun kemudian, Italia malah juara dunia. Hanya tim dengan mental pemenang yang bisa melakukan hal itu. Negara lain, apalagi Swiss, mana bisa.

Oh ya, karena ini tulisan tentang sepak bola, maka saya ingin menyajikan secuil fakta yang akan membuat nyali Swiss menciut:

Kemenangan 3-0 Italia atas Turki menjadikan Italia sebagai tim yang memenangkan sembilan pertandingan secara beruntun dan tidak kebobolan. Italia itu sama kayak kamu, satu-satunya dan tidak ada duanya.

Forza, Azzurri.

Farras: “Negara pecinta damai siap membawa perdamaian di lapangan.”

Setelah imbang dengan Wales di pertandingan pertama Grup A, pasukan Vladimir Petkovic tidak ingin melepaskan peluang lolos babak grup ketika berhadapan dengan Italia. Nah masalahnya, Italia ini habis menang telak lawan negaranya Bapak Erdogan. Apakah Swiss bisa menang lawan Italia?

Jika membandingkan kualitas pemain, tentu bak bumi dan langit. Namun jangan salah, secara rekor pertemuan, Swiss belum pernah kalah termasuk ketika keduanya bertemu di Piala Dunia 2006 ketika Italia menjadi juara. Swiss tak selalu bermain apik ketika melawan tim-tim yang terbilang seimbang. Namun, ketika bertemu negara unggulan, tim ini jadi sulit dikalahkan.

Jika dari sisi sepak bola Swiss (terlihat) tertinggal dibanding Italia, jangan pernah meremehkan produk impor Swiss terutama jajanan. Mulai dari Ovomaltine Crunchy Cocoa hingga jika kalian pembaca ingat, ada iklan permen kesehatan yang iklannya sangat catchy, yaitu permen bernama Ricola.

Iklan

Menurut penelitian, ternyata gula dapat meningkatkan konsentrasi dan semangat. Dibanding makanan Italia yang sudah mendunia seperti pizza. Menurut penelitian lainnya, pizza termasuk makanan fast food yang tidak sehat. Swiss boleh kalah dari segi sepak bola, tapi dari segi makanan ternyata unggul.

Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan Swiss bisa unggul dari Italia, yaitu historis. Swiss menjadi negara pertama dan tertua yang menyatakan dirinya sebagai negara netral sejak 1815, sehingga tidak terlibat di Perang Dunia 1 dan 2.

Tidak seperti negara tetangganya Italia, yang ikut perang, mana kalah lagi. Sebagai negara damai dan netral dari segi histori, akan membawa perdamaian nanti di lapangan. Tenang, damai dan pasif, tapi siap melakukan serangan balik lewat kombinasi Shaqiri dan Embolo.

BACA JUGA Viral Insiden Coca-Cola di Euro 2020, Cristiano Ronaldo Mungkin Bisa ke Indonesia untuk Geser Beberapa Hal dan ulasan Euro 2020 lainnya.

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2021 oleh

Tags: euro 2020Italiaroberto manciniromawiswiss
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kegilaan Cinta Sejati di Napoli: Antara Sepak Bola dan Maradona MOJOK.CO
Esai

Menyaksikan Kegilaan Cinta Sejati di Kota Napoli: Antara Copet, Kota Bau Pesing, Sepak Bola, dan Maradona

31 Desember 2024
Silvio Berlusconi Abadi Bersama Angka 3 di Universe AC Milan MOJOK.CO
Esai

Silvio Berlusconi Abadi Bersama Angka 3 di Universe AC Milan

13 Juni 2023
Sigit Susanto: Penulis Perjalanan yang Telah Mengunjungi 44 Negara
Video

Sigit Susanto: Penulis Perjalanan yang Telah Mengunjungi 44 Negara

3 April 2023
Elena Ricchitelli: Belajar Bahasa dan Sastra Arab untuk melawan Islamofobia
Video

Elena Ricchitelli: Belajar Bahasa dan Sastra Arab untuk melawan Islamofobia

6 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Beasiswa LPDP selamatkan hidup seorang difabel yang kuliah S2 di Amerika Serikat (AS). MOJOK.CO

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

22 Februari 2026
Honda Supra X 125

Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah

24 Februari 2026
pertamina bikin mudik lewat jalan tol semakin mudah.MOJOK.CO

Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access

20 Februari 2026
Ironi bapak kerja habis-habisan 60 jam agar anak tak susah finansial. Tapi peran sebagai ayah dipertanyakan karena anak mengaku fatherless MOJOK.CO

Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

26 Februari 2026
Kapok dan muak buka bersama (bukber) di restoran atau tempat makan bareng orang kaya. Cerita pelayan iga bakar Jogja jadi korban arogansi MOJOK.CO

Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

20 Februari 2026
Omong kosong menua dengan bahagia di desa: menjadi orang tua di desa harus memikul beban berlipat dan bertubi-tubi tanpa henti MOJOK.CO

Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti

21 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.