Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Si Pelipat Ganda Uang Pilih Tanding

Redaksi oleh Redaksi
18 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam dunia perlipatgandaan duit, sangat durhaka dan lancang jika kita tidak menyebut nama Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Pria asal Desa Wangkal, Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo, Jawa timur ini terkenal sebagai sosok manusia sakti yang konon bisa memunculkan uang gaib dan melipatgandakan uang.

Taat Pribadi merupakan orang terpandang di daerahnya, awalnya ia hanya berprofesi sebagai seorang petani di kampungnya. Ilmunya terkenal hingga seluruh penjuru negeri, bahkan dia dianugerahi gelar Sri Raja Prabu Rajasa Nagara oleh Asosiasi Kerajaan/Kesultanan Indonesia.

Nama Taat Pribadi meroket naik saat dirinya   tampil menjadi pemimpin padepokan Dimas Kanjeng yang baru setelah Aba Ilyas, pendiri padepokan Dimas Kanjeng meninggal dunia.

Setelah menjadi pemimpin padepokan Dimas Kanjeng, nama Taat Pribadi kemudian menambahkan “Dimas Kanjeng” di depan namanya sehingga menjadi Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Taat Pribadi punya banyak sekali pengikut yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.

Dua tahun lalu, Taat Pribadi secara ditangkap oleh kepolisian terkait dengan dugaan kasus pembunuhan beberapa santrinya juga, serta digaan kasus penipuan.

Di edisi nafkah kali ini, Mojok Institute tertarik untuk mengulas kekayaan Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Menjadi sebuah pertanyaan besar, sebagai seorang pelipat ganda uang pilih tanding, yang kliennya buanyak pwoool, berapakah perkiraan kekayaan seorang Dimas Kanjeng Taat Pribadi?

Tentu susah untuk mengetahui berapa set pasti Dimas Kanjeng, namun setidaknya, kita bisa mengetahui aset Taat Pribadi dari data aset yang pernah disita oleh Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim pada Desember 2016 lalu.

Kala itu, Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim menyita setidaknya 24 aset milik Taat Pribadi.

Aset tersebut antara lain berupa sebuah bangunan (bekas bengkel) di  Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksan, Probolinggo. Kemudian beberapa rumah yang tersebar di berbagai daerah di Probolinggo, sebuah ruko dua lantai, sebuah minimarket, kemudian banyak petak sawah seluas lebih dari 30 hektar, kemudian  beberapa petak tanah.

Nah, jumlah aset Kekayaan Dimas kanjeng Taat Pribadi disebut mencapai lebih dari 1 triliun.

Dalam sebuah sesi tanya jawab dengan Komisi 3 DPR beberapa waktu yang lalu, Dimas Kanjeng bahkan mengatakan bahwa uang yang dimilikinya lebih dari 1,5 triliun. Itu belum termasuk dengan aset emas, dan harta lainnya.

Iklan

Lantas berapakah jumlah pasti kekayaan Dimas Kanjeng Taat Pribadi?

Tak terbatas. Ya, tak terbatas. Lha gimana, kalau kita tulis 2 triliun, bisa jadi kita salah, sebab siapa tahu sudah digandakan jadi 4 triliun. Kalau kita tulis 4 triliun, juga bisa jadi kekayaan aslinya adalah 8 triliun.

Wis, pokoke sugiiiih pwoooool.

Terakhir diperbarui pada 18 September 2018 oleh

Tags: dimas kanjengkayaparanormal
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Cecak Jatuh yang Jadi Pertanda Duka dan Rezeki di Warung Makan Roh Halus
Liputan

Cecak Jatuh yang Jadi Pertanda Duka dan Rezeki di Warung Makan Roh Halus 

11 September 2021
Tumbal Pesugihan Salah Sasaran, Kisah Keluarga Penyembah Berhala MOJOK.CO
Malam Jumat

Tumbal Pesugihan Salah Sasaran, Kisah Keluarga Penyembah Berhala

10 Juni 2021
ilustrasi Kita Boleh Menyerah Kalah uthut EA mojok motivasi kesuksesan kegagalan keberhasilan kita boleh menyerah
Kepala Suku

Hidup Itu Tidak Harus Sukses

18 Mei 2021
Merasa Sangat Kaya Raya sampai Kangen Jadi Miskin Lagi
Khotbah

Merasa Sangat Kaya Raya sampai Kangen Jadi Miskin Lagi

5 Maret 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Scoopy Jual Tampang Bikin Malu, Mending Supra X 125

Honda Scoopy yang Cuma Jual Tampang Seharusnya Malu kepada Supra X 125 yang Tampangnya Biasa Saja, tapi Mesinnya Luar Biasa

28 Februari 2026
Muhammadiyah selamatkan saya dari tabiat buruk orang NU. MOJOK.CO

Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic

25 Februari 2026
Beasiswa LPDP selamatkan hidup seorang difabel yang kuliah S2 di Amerika Serikat (AS). MOJOK.CO

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

22 Februari 2026
Bukber, ASN, kantor.MOJOK.CO

Ikut Bukber Kantor di Acara ASN Itu Bikin Muak: Isinya Orang Cringe dan Seksis yang Bikin Risih, tapi “Haram” Buat Ditolak

22 Februari 2026
Vokal kritisi kebijakan uin alauddin makassar, berujung fatal. MOJOK.CO

Pahitnya Jadi Mahasiswa Kritis di UIN Makassar: Berujung Skors, Beasiswa Dicabut, hingga Kecewakan Orang Tua yang Seorang Guru Honorer

24 Februari 2026
Suzuki S-Presso Mobil Tidak Menarik, tapi Tetap Laku MOJOK.CO

Menjawab Misteri Suzuki S-Presso Tetap Laku: Padahal, Menurut Fitra Eri dan Om Mobi, S-Presso Adalah Mobil Paling Tidak Menarik

26 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.