Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Bambang Widjojanto, Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi

Redaksi oleh Redaksi
29 Mei 2019
A A
bambang widjojanto
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Dalam beberapa waktu terakhir, nama Bambang Widjojanto menjadi sosok yang banyak diperbincangkan. Sebabnya dua hal: pertama, sosok mantan wakil ketua KPK tersebut dipilih menjadi ketua tim kuasa hukum BPN Prabowo-Sandi saat mengajukan gugatan terkait pilpres 2019 ke MK, dan yang kedua, pernyataan Bambang terkait pelaksanaan pemilu 2019 yang menurutnya merupakan pemilu terburuk sepanjang masa.

Bambang yang kerap dipanggil sebagai BW optimis akan bisa memenangkan gugatan yang ia dan timnya ajukan karena sudah membawa 51 daftar bukti, keterangan saksi pemilu dan saksi ahli.

Dalam dunia hukum, BW bukanlah sosok sembarangan. Ia pernah memimpin Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan merupakan pendiri KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) bersama almarhum Munir.

BW juga juga termasuk pendiri Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KHRN) dan Indonesian Corruption Watch (ICW)

Di awal kariernya, BW aktif di lembaga bantuan hukum seperti LBH Jakarta, dan LBH Jayapura. BW juga aktif sebagai pengurus di YLBHI di periode 1995-2000 menggantikan Adnan Buyung Nasution.

Kariernya yang amat panjang tersebut akhirnya mengantarkan dirinya menjadi Wakil ketua KPK

Atas kiprah dan dedikasinya di bidang Hukum dan HAM, dia pernah dianugrahi pernghargaan Kennedy Human Rights Award

Menurut jubir BPN Prabowo-Sandiaga, alasan kubu mereka menunjuk BW (bersama Denny Indrajaya) sebagai kuasa hukum adalah karena BW dan Denny dinilai sebagai orang yang tepat untuk melawan korupsi politik dalam rezim ini, mereka berharap MK juga jangan sampai masuk pusaran korupsi politik dalam sidang.

Nah,  di tengah pemberitaan yang masif tentang BW, Mojok melalui Mojok Institute tertarik untuk membahas kekayaan BW. Maklum saja, kami memang suka mengulas kekayaan tokoh-tokoh yang sedang moncer namanya. Hehehe.

Oke, Mari kita ulas kekayaan Pak Bambang.

Berdasarkan laporan harta kekayaan yang tercatat di LHKPN, Bambang Widjojanto diketahui mempunyai harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp9,8 M.

Aset tanah dan bangunan miliknya ini tersebar di berbagai daerah.

BW juga tercatat punya beberapa alat transportasi yang terdiri dari dari mobil Nissan Serena, mobil Isuzu Panther, dan Motor Honda Beat. Total aset kendaraannya tersebut senilai Rp534 juta.

Tak hanya itu, BW juga punya koleksi logam mulia senilai Rp238 juta.

Iklan

Terakhir, BW diketahui punya aset berupa giro dan setara kas senilai Rp1,4 M dan $34.308

Nah, jika dijumlahkan, nilai total kekayaan BW adalah sebesar Rp12.06 Miliar dan $34.308.

bambang widjojanto

Terakhir diperbarui pada 29 Mei 2019 oleh

Tags: bambangprabowosandi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Video Prabowo Tayang di Bioskop Itu Bikin Rakyat Muak! MOJOK.CO
Aktual

Tak Asyiknya Bioskop Belakangan Ini, Ruang Hiburan Jadi Alat Personal Branding Prabowo

16 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Sesal suka menolong orang lain usai ketemu lima jenis orang yang tidak layak ditolong meski kesusahan. Dari tukang judi slot hingga orang susah bayar utang MOJOK.CO

Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

12 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
KA bengawan, KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO

User KA Bengawan Merasa Kesepian Saat Beralih ke Kereta Eksekutif KA Taksaka, “Kereta Gaib” Harga Rp74 Ribu Tetap Juara Meski Bikin Badan Pegal

9 Maret 2026
Ogah mudik apalagi kumpul keluarga saat Lebaran. MOJOK.CO

Kumpul Keluarga Jadi Ajang Menambah “Dosa”: Dengar Saudara Flexing hingga Pura-pura Sukses agar Tidak Dihina Tetangga di Desa

9 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.