Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Bambang Brodjonegoro, Sosok Penting di Balik Agenda Pemindahan Ibukota Indonesia

Redaksi oleh Redaksi
1 Mei 2019
A A
bambang brodjonegoro
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Isu pemindahan ibukota dari Jakarta ke luar Jawa menjadi salah satu isu yang sangat menarik untuk dibicarakan dalam beberapa waktu terakhir. Jokowi bersama beberapa menteri beberapa hari yang lalu sudah mengadakan rapat kecil dan konon sudah mengambil keputusan untuk segera memindahkan ibukota dari Jakarta ke luar Jawa.

Netizen sudah mulai panas. Sudah mulai banyak kandidat nama-nama kota yang sudah dipersiapkan oleh netizen. Dari mulai Balikpapan, Palangkaraya, Maumere, sampai kota-kota fiktif seperti Asgard, Wakanda, atau Bikini Bottom.

Nah, salah satu sosok yang punya peran besar dalam upaya pemindahan ibukota ini tentu saja adalah Bambang Brodjonegoro. Ia adalah Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang ikut memberikan perencanaan dan kajian terkait dengan pemindahan ibukota.

Bambang-lah yang memberikan opsi-opsi dan pertimbangan teknis terkait rencana kepindahan ibukota, dari soal proses kepindahan, waktu, sampai biaya yang diperlukan untuk memindahkan seluruh perangkat pemerintahan.

Nah, dalam rubrik Nafkah kali ini, Mojok Institute tertarik untuk membahas kekayaan bapak menteri yang satu ini. Maklum, seperti biasa, kami kan memang terbiasa untuk memblejeti kekayaan tokoh-tokoh yang memang sedang moncer namanya.

Mari kita ulas kekayaan Pak Bambhaaaaang.

Pria bernama lengkap Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro ini bukanlah sosok baru di pemerintahan. Di jaman pemerintahan SBY, tepatnya di masa Kabinet Indonesia Bersatu II, dirinya pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Kemudian di masa awal pemerintahan Jokowi, dirinya diangkat sebagai Menteri Keuangan RI sebelum akhirnya kemudian diangkat menjadi menteri BAPPENAS pada 2016.

Bambang adalah akademisi pilih tanding. Kemampuan akademisnya bisa dilihat dari gelarnya yang panjang dan sangat menyulitkan para penulis nama ijazah dan piagam: Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.UP., Ph.D

Di luar dunia akademik, Bambang Brodjonegoro juga dikenal karena aktif dalam banyak kepengurusan BUMN seperti PT PLN, PT ANTAM, PT TELKOM, dll. Kepakarannya ini yang membuat banyak perusahaan dan lembaga pemerintah memberi kepercayaan kepadanya untuk menjadi dewan komisionaris atau konsultan independen.

Dengan segala jabatan yang pernah ia jalankan, tak heran jika ia punya kekayaan yang tentu saja sangat banyak.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara yang dirilis oleh KPK, per tanggal 7 November 2016, total kekayaannya berjumlah Rp23.361.130.576 dan $65.488.

Mantaaaap Pak Bambhaaaaaaang.

bambang brodjonegoro

Terakhir diperbarui pada 1 Mei 2019 oleh

Tags: bambang brodjonegoroibukota
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Melihat Nusantara bagi Ibukota Baru Layaknya Pilihan Nama Bayi
Esai

17 Nama untuk Calon Ibukota Baru Indonesia

2 Oktober 2021
Kamu Bilang Jakarta Keras? Sini Maen Dulu ke Tanjung Priok
Esai

Kamu Bilang Jakarta Keras? Sini Maen Dulu ke Tanjung Priok

8 Juni 2021
ibukota
Kilas

Jokowi Setuju Ibukota Negara Dipindah dari Jakarta ke Luar Pulau Jawa

30 April 2019
Esai

Tangani Banjir Jakarta dengan Ajak Air Bicara

6 Desember 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membuat ibu sangat menyayangi kucing padal awalnya sangat tak suka. Setelah memelihara malah merawat seperti anak sendiri dan sangat terpukul ketika si anabul mati MOJOK.CO

Ibu Jadi Sayang Kucing padahal Awalnya Benci: Dirawat Seperti Anak Sendiri, Terpukul dan Trauma saat Anabul Mati dalam Dekapan

27 Maret 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Metode Soft Saving ala Gen Z dan Milenial bahaya untuk pensiun. MOJOK.CO

Peringatan untuk Gen Z si Paling Soft Saving: Boleh Nabung Sambil Menikmati Hidup di Masa Kini, tapi Masa Tua Jangan Sampai Jadi Beban

28 Maret 2026
Pintu timur Stasiun Tugu Jogja, titik keberangkatan kereta api terbaik dibandingkan Stasiun Lempuyangan

Dibanding Stasiun Lempuyangan, Saya Lebih Pilih Stasiun Tugu Jogja yang Mahal dan Ramai asal Tak Harus Menahan Emosi Menunggu Jemputan

27 Maret 2026
Resign after lebaran karena muak dengan kantor toxic demi work life balance di Jogja MOJOK.CO

Nekat Resign After Lebaran karena Muak Kerja di Kantor Toxic, Pilihan “Ngawur” untuk Cari Happy tapi Stres Tetap Tak Terhindarkan

30 Maret 2026
KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Penyesalan Penumpang Kereta Eksekutif: Bayar Mahal untuk Layanan Mewah, Malah Lebih Nyaman Pakai Kereta Gaya Lama

31 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.