Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Bonus Jafro Megawanto, Atlet Indonesia dengan Bonus Asian Games Paling Banyak

Redaksi oleh Redaksi
4 September 2018
A A
Jafro Megawanto
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bukan hanya penyelenggaraan Asian Games 2018 saja yang sukses besar, namun juga prestasi yang ditorehkan oleh para segenap atlet kontingen Indonesia yang berlaga.

Sampai di akhir periode, Indonesia berhasil mendapatkan 98 medali yang terdiri dari 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu

Perolehan medali ini menempatkan Indonesia di peringkat 4 pada daftar klasemen akhir perolehan medali di bawah China, Jepang, dan Korea Selatan.

Hasil tersebut tentu saja sangat memuaskan, sebab sudah jauh melampaui target yang dibebankan oleh pemerintah, yakni masuk 10 besar dengan perolehan minimal 16 medali emas.

Keberhasilan itu mau tak mau kemudian membuat banyak atlet kaya mendadak, sebab mereka mendapatkan bonus dari pemerintah atas keberhasilan mereka meraih medali.

“Bonus ini diberikan baik bagi atlet maupun pelatih dan asisten pelatihnya,” kata Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi saat menyampaikan sambutan pemberian bonus kepada para atlet di Istana Negara beberapa waktu yang lewat.

Nah, di rubrik Nafkah kali ini, Mojok Institute akan membahas penghasilan salah satu atlet yang ikut mendapatkan bonus dari pemerintah. Siapa dia? Yak, betul, Jafro Megawanto.

Kenapa Mojok memilih sosok Jafro? Tak lain dan tak bukan adalah karena Jafro merupakan atlet yang mendapatkan bonus paling banyak di antara seluruh atlet yang mendapatkan bonus Asian games.

Jafro Megawanto merupakan atlet Parayalang. Ia adalah sosok yang akrab dengan paralayang sejak usia 13 tahun. Rumahnya dekat dengan lokasi pendaratan paralayang, kondisi tersebut kemudian membuat Jafro bergelut menjadi seorang paraboy/tukang lipat parasut sejak kelas 2 SMP dengan upah Rp5 ribu.

Tak disangka bahwa kelak, Jafro akan mendapatkan penghasilan bonus yang sangat besar dari dunia parasut yang ia akrabi sejak kecil.

Jafro tumbuh menjadi atlet paralayang pilih tanding. Berbagai kejuaraan tingkat nasional dan internasional ia ikuti. Di tahun 2016, ia mendapatkan medali emas PON di Jabar. Kemudian pada 2017, menjadi juara 2 Piala Dunia Paralayang Akurasi di Kanada. Kemudian di tahun 2018, ia menjadi juara 5 pada kejuaraan paralayang dunia di Kazakhstan.

Di Asian Games, Jafro Megawanto sukses besar. Ia mendapatkan dua medali emas dan satu medali perunggu. Dua emas ia dapatkan pada kategori akurasi tunggal putra dan akurasi beregu putra. Sedangkan satu perunggu ia dapatkan pada kategori lintas alam beregu putra.

Nah, dengan torehan tersebut, Jafro mendapatkan bonus yang sangat fatastis.

Untuk medali emas paralayang akurasi tunggal putra, Jafro mendapatkan bonus sebesar Rp1,5 miliar. Kemudian untuk medali emas paralayang akurasi beregu putra bonusnya sebesar Rp750 juta. Yang terakhir, untuk medali perunggu lintas alam beregu putra, Jafro mndapatkan bonus sebesar Rp150 juta.

Iklan

Total, ia mendapatkan bonus sebesar Rp2,35 miliar. Bonus tertinggi di antara para atlet kontingen Indonesia.

Mantap Jafro, dulu cuma dapat lima ribu dari paralayang, sekarang dua miliar lebih.

Terakhir diperbarui pada 4 September 2018 oleh

Tags: asian gamesAtletJafro Megawanto
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ragam

Cerita Atlet One Pride MMA, Sempat Ditentang Orang Tua tapi Bisa Dapat Cuan dari Baku Hantam

16 Oktober 2024
atlet karate mojok.co
Kilas

Juara Olimpiade Karate di Usia 40 Tahun Berbagi Ilmu dengan Atlet Jogja

27 September 2022
atlet
Pojokan

Wahai Para Pejabat, Berhentilah Mendominasi Poster Ucapan Selamat kepada Para Atlet Juara dengan Tampangmu Sendiri

30 Juli 2021
asian para games
Kilas

Indonesia Jauh Lampaui Target dan Berjaya di Asian Para Games 2018

14 Oktober 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

pasar wiguna.MOJOK.CO

Pasar Wiguna Sukaria Edisi 102 Padati Vrata Hotel Kalasan, Usung Semangat “Wellness” dan Produk Lokal

26 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026
Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing Mojok.co

Menikmati Kenyamanan di Candi Plaosan, Hidden Gem Klaten dengan Nuansa Magis nan Elok untuk Healing

24 April 2026
Minyak wangi cap lang lebih bagus dari FreshCare. MOJOK.CO

Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

27 April 2026
Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman Mojok.co

Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman

27 April 2026
ASN Lulus S2 UGM dengan IPK 4, Bahagia Wisuda tapi Miris Tanpa Kehadiran Ibu yang Berpulang karena Kanker MOJOK.CO

ASN Lulus S2 UGM dengan IPK 4, Bahagia Wisuda tapi Miris Tanpa Kehadiran Ibu yang Berpulang karena Kanker

24 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.