Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Sambut Asian Games, Ini Cara Kreatif Pemprov DKI Siasati Kali Item yang Bau

Redaksi oleh Redaksi
20 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kali Sentiong yang “item” dan bau itu ditutup kain waring agar tampil lebih cantik jelang Asian Games. Kreatif!

Ibarat tuan rumah yang akan kedatangan tamu, Jakarta tengah berbenah agar “tampil” cantik menjelang gelaran Asian Games 2018. Salah satu tugas besar yang diemban pihak-pihak yang berkepentingan di Jakarta adalah memastikan lingkungannya tampak bersih dan menarik.

Sialnya, ada sebuah kali yang jauh dari kata “bersih dan menarik”, yaitu Kali Sentiong yang lebih populer disebut Kali Item. Seperti namanya, kali ini memang “item” alias hitam pekat—jauh dari gambaran kali-kali berair bening yang segar dan menyenangkan.

Untuk melengkapi “penderitaan” Kali Item, kali ini juga dikenal mengeluarkan aroma tak sedap alias bau. Sialnya (lagi), kali ini terletak di belakang Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, yang merupakan tempat menginap para atlet dari berbagai negara. Ya kan lucu kalau atlet-atlet mancanegara yang mau ikut Asian Games 2018 ini malah menikmati pekat dan baunya kali lokal Indonesia :(((

Menyiasati hal ini, Pemprov DKI tidak tinggal diam. Setelah sebelumnya telah memanfaatkan dua teknologi khusus—yaitu nano bubble dari Singapura untuk menjernihkan kali dan alat bernama aerator untuk menghilangkan bau tak sedap—tapi tidak berhasil-berhasil amat, kini Pemprov DKI beraksi dengan langkah instan dan kreatif, yaitu…

…menutup permukaan Kali Item dengan waring, yaitu sejenis kain jaring yang sering dipakai untuk menangkap benih.

Sungguh ide yang sederhana, tak terpikirkan, terjangkau, dan kreatif! Kira-kira ide siapa, ya?

“Pak Gubernur dan saya mengambil inisiatif (menutup dengan waring) untuk mengurangi risiko tiba-tiba semriwing,” terang Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, saat dimintai keterangan soal langkah instan ini. “Semriwing” adalah istilah yang ia pakai untuk menggambarkan keadaan kali. Secara sederhana, warga menyebutnya dengan kata istilah “bau banget, ih!”.

Ya, seperti yang disebut Sandiaga, langkah ini merupakan inisiatif Gubernur Anies Baswedan dan dirinya sendiri. Pernyataan serupa pun disebutkan oleh Kasubbag Kepegawaian Dinas Sumber Daya Air Supriyono yang menjelaskan bahwa pemberian waring ini adalah perintah Gubernur dalam rangka menyambut Asian Games 2018.

Menurut Supriyono pula, pihak Pemprov melakukan langkah penutupan kali dengan waring agar air keruhnya tidak terlihat atlet. Secara halus, tujuan dari hal ini adalah demi mempercantik Kali Item dan membuatnya tidak tampak jorok.

Waring yang dipakai untuk menutupi Sentiong disebutkan memiliki panjang hingga 689 meter, mulai dari Jembatan Mato hingga Jembatan Jubilee School. Agar lebih wangun, waring ini hadir dengan ditemani beragam tanaman hias dan lampu-lampu.

Yah, lumayan, biar berkelap-kelip kalau dilihat dari Wisma Atlet. Berasa kayak taman kota, kan? (A/K)

Terakhir diperbarui pada 20 Juli 2018 oleh

Tags: Anies Baswedanasian games 2018Kali ItemKali Sentiongpemprov dkiSandiaga UnoWisma Atlet Kemayoran
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap MOJOK.CO
Aktual

Prabowo Itu Pura-pura Goblok dan Anies Masuk Perangkap

8 Januari 2024
Memang Kenapa Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden? MOJOK.CO
Esai

Memang Kenapa Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden Indonesia?

18 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026
Pekerja gen Z matikan centang biru WhatsApp dicap kepribadian buruk

Pekerja Gen Z Matikan Centang Biru WhatsApp demi Privasi, Malah Dicap Kepribadian dan Etos Kerja Buruk padahal Berusaha Profesional

5 April 2026
Pilih side hustle daripada pekerjaan kantoran

Pilih Tinggalkan Kerja Kantoran ke “Side Hustle” demi Merawat Anak, Kini Kantongi Rp425 Juta per Bulan dan Lebih Dekat dengan Keluarga

31 Maret 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026

Video Terbaru

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026
Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.