Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Katanya Mau Bahas Timses, Ternyata Ini Maksud Yusuf Mansur Ketemu Ma’ruf Amin

Redaksi oleh Redaksi
30 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – “Timses…hehehe…” Jawab Ustaz Yusuf Mansur ketika ditanya oleh wartawan perihal tujuan kedatangannya ke rumah Kiai Ma’ruf Amin. Seru, nih!

Sekitar pukul 14 siang, Ustaz Yusuf Mansur sampai di kediaman Ma’ruf Amin. Awak media dengan sigap langsung mengerubungi ustaz dengan suara khas itu. Jalan Lorong 27, Koja, Jakarta Utara mendadak ramai. Berseragamkan kemeja batik dan peci hitam, Yusuf Mansur mengumbar senyum dan melayani beberapa pertanyaan wartawan.

Ketika menghampiri ajudan Ma’ruf Amin yang berjaga di depan rumah, sang ustaz juga tidak keberatan berpose untuk kamera-kamera yang teracung. Wartawan melakukan kerjanya dengan baik. Sebuah pertanyaan langsung meluncur. Kira-kira begini bunyi pertanyaan wartawan, “Tujuan berkunjung ke rumah Kiai Ma’ruf Amin apa, nih, taz?”

Sambil tersenyum manis, Ustaz Yusuf menjawab, “Iya.” Jawabannya yang sebetulnya mengambang, dan tidak menjawab pertanyaan. Namun, kira-kira lagi, maksud jawaban Yusuf Mansur adalah “Iya, silaturahmi.” Sebagai wartawan yang dituntut punya jiwa kepo yang tinggi, maka pertanyaan selanjutnya meluncur, “Selain silaturahmi bahas apa, Ustaz?”

Ini yang ditunggu, jawaban dari Yusuf Mansur. “Timses, hehehe…” jawab Yusuf Mansur sambil terkekeh. Tanpa memberi penjelasan lebih lanjut, sang ustaz kondang masuk ke kediaman Ma’ruf Amin. Wah, rasa penasaran semakin terkembang. Nampaknya, elite timses Jokowi dan Ma’ruf Amin masih bekerja cepat untuk merekrut orang-orang yang dikenal publik.

Tak bisa bertanya lebih lanjut, awak media hanya bisa menunggu di sekitar kediaman Ma’ruf Amin. Pertemuan antara Yusuf Mansur dengan Kiai Ma’ruf Amin berlangsung tidak begitu lama, namun tidak cepat juga. Sekitar satu setengah jam kemudian, Yusuf Mansur keluar dari kediaman Ma’ruf Amin, sambil tetap murah senyum untuk para awak media yang sudah menunggu dengan sabar.

Tanpa buang waktu, awak media langsung melakukan cross check kepada Yusuf Mansur. “Apakah benar pertemuan ini untuk membahas timses?” Kira-kira begitu pertanyaan wartawan.

Jawaban sang ustaz ternyata di luar dugaan. Jadi, apakah Yusuf Mansur akan menjadi ketua timses Jokowi-Ma’ruf Amin yang masih lowong karena beberapa tokoh malah menolak? Ternyata tidak.

“Dengan izin Allah wartanyan nanya, saya kan orangnya suka bercanda, ditanyakan nih ‘wih, Pak Ustaz, ada urusan apa nih kemari? Bercanda saya, saya bilang, jadi timses sambil ketawa ngakak. Saya nggak ngerti kalau itu jadi berita.” Begitulah penjelasan sang ustaz yang selera humornya bikin kaget saja itu. Hehehe…

Lantas, apakah hanya saling bertukar salam saja? Ya tentu saja tidak. Beliau dan Ma’aruf Amin membahas program-program soal ekonomi keumatan. Jadi, Kiai Ma’ruf pernah memberikan amanah kepada sang ustaz untuk berbakti membangun ekonomi umat.

“Saya ketemu dan diskui tentang bagaimana ekonomi umat gitu kan, bagaimana kemudian sisi kebangkitan ekonomi umat, bagaimana ekonomi kebangsaan, bukan cuma umat doang tapi bicaranya nation, saya dari dulu kan memang sama Kiai di jalur itu ya, jalur ekonomi Syariah terus kemudian ekonomi keumatan. Gimana kita membangun konglomerasi umat,” terang sang ustaz.

Sungguh adem mendengar penjelasan Ustaz Yusuf Mansur. Jadi, tidak semuanya harus soal copras-capres saja, bukan? (yms)

Terakhir diperbarui pada 30 Agustus 2018 oleh

Tags: ekonomi umatJokowi-Ma'ruf AminKiai Ma'ruf AminMa’ruf Amintimses jokowiUstaz Yusuf MansurYusuf Mansur
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Anggota Dpr Nonton Bokep hingga Yusuf Mansyur Marah-Marah
Video

Anggota DPR Nonton Bokep hingga Yusuf Mansur Marah-Marah

13 April 2022
Gaduh Yusuf Mansur: Paytren Nggak Semanis Paylater, yang Manis Itu Jualan Agama MOJOK.CO
Esai

Gaduh Yusuf Mansur: Paytren Nggak Semanis Paylater, yang Manis Itu Jualan Agama

10 April 2022
Polemik Haji Metaverse hingga Peluncuran Crypto Anak Yusuf Mansur
Video

Polemik Haji Metaverse hingga Peluncuran Crypto Anak Yusuf Mansur

16 Februari 2022
gaji umr
Esai

Dear Warganet, UMR Karawang Tak Seindah Kenanganmu dengan Mantan

7 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Geliat open bo di MiChat saat malam Valentine: pelampiasan lewat layanan "rasa pacar" MOJOK.CO

Geliat Layanan Open BO “Rasa Pacar” di MiChat, Pelampiasan dan Upaya “Laki-laki Gagal” Mencari Validasi

14 Februari 2026
Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Jakarta membunuh nurani kemanusiaan MOJOK.CO

Jakarta Kota “Pembunuh” Nurani: Orang Jatuh malah Ditekan, Lebih Ringan Beri Makan Anak Kucing ketimbang Anak Manusia yang Kelaparan

16 Februari 2026
Jadi LO sertifikasi kerja rawan bujukan wanita simpanan

Jadi LO Sertifikasi Kerja di Jogja, Kena Modus “Eksplor Jogja” Berujung Bujukan Jadi Wanita Simpanan

12 Februari 2026
Anak yang dicap gagal penuhi standar sukses justru paling tulus merawat orang tua. Anak yang sok sibuk dan dibilang sukses malah jadi yang paling berisik soal warisan MOJOK.CO

Anak yang Dicap Gagal Justru Paling Tulus dan Telaten Rawat Ortu, Anak yang Katanya Sukses cuma Berisik Rebutan Warisan

13 Februari 2026
Lulusan SMK ngaku dapat gaji 20 juta saat kerja di Sidoarjo agar orang tua tidak direndahkan karena standar sukses di desa MOJOK.CO

Lulusan SMK Ngaku Kerja Gaji 20 Juta Perbulan agar Ortu Tak Direndahkan, Tapi Masih Tak Cukup buat Ikuti Standar Sukses di Desa

12 Februari 2026

Video Terbaru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026
Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.