Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Lagu Baru iKon: Jika ‘Love Scenario’ adalah Jekyll, ‘Killing Me’ adalah Hyde

Redaksi oleh Redaksi
2 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah sukses dengan single Love Scenario, iKon kini kembali lakukan comeback dengan single berjudul Killing Me.

Kamis sore tadi (2/8), grup asal Korea Selatan, iKon, secara resmi kembali merilis lagu baru pada sebuah album. Sebagai single andalan, mereka menjagokan lagu berjudul Killing Me.

Album terbaru iKon berjudul New Kids: Continue ini sekaligus melengkapi trilogi album mereka yang telah dimulai sejak 2016, yaitu New Kids: Begin (2016) dan New Kids: Return (2017).

Kembalinya iKon dengan lagu baru menandai pula comeback kedua mereka di tahun 2018 setelah sebelumnya merilis Love Scenario bulan Januari 2018 lalu. Hal ini diakui mereka sebagai hal yang cukup sulit, mengingat jajaran petinggi di YG Entertainment (agensi tempat mereka bernaung) hanya memilih lagu terbaik untuk diluncurkan.

Kesuksesan Love Scenario di album sebelumnya disebut menjadi lecutan besar bagi seluruh anggota grup untuk merilis lagu Killing Me. Bahkan, leader iKon, B.I, menyebutkan bahwa single Killing Me merupakan “alternatif” bagi lagu Love Scenario. Lebih lanjut, ia menggambarkan sebuah perbandingan: jika Love Scnenario adalah Dr. Jekyll, maka Killing Me adalah Hyde (dalam kisah Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde).

Namun begitu, mereka juga menekankan bahwa Killing Me memiliki charm yang berbeda dengan Love Scenario.

“Lagu kami untuk album ini, Killing Me, adalah sebuah lagu yang memiliki getaran dan pesona yang sama sekali berbeda dengan Love Scenario.”

Tambah B.I, “Lagu ini memiliki genre yang berbeda dengan apa yang sebelumnya pernah kami rilis. Lagunya menyenangkan, tapi liriknya sungguh sedih dan (terkesan) kesepian. Lagu ini seperti balasan sebuah surat.”

Perbedaan yang dibawa oleh lagu Love Scenario dan Killing Me ini seolah mengamini kabar yang menyebutkan bahwa iKon akan mengubah image mereka. Beberapa sumber memang telah menyebutkan bahwa grup yang beranggotakan 7 orang ini akan melakukan comeback dengan konsep yang lebih “gelap” dan seksi.

Sebelum Killing Me, iKon sempat pula merilis sebuah single berjudul Rubber Band. Namun, lagu ini bukanlah single dari album terbaru mereka, melainkan sebuah projek untuk fans.

Menyusul rilisnya album New Kids: Continue ini, iKon dipastikan bakal menggelar tur konser pada tanggal 18 Agustus mendatang di Olympic Park Gymnastic Stadium, Seoul. Tak ketinggalan, Jakarta pun masuk menjadi salah satu kota yang akan dikunjungi oleh Bobby dkk. ini. Tertarik datang? Ayo! (A/K)

Terakhir diperbarui pada 2 Agustus 2018 oleh

Tags: B.IBobbycomebackiKonKilling MeKim HanbiLove ScenarioNew Kids: ContinueYG Entertainment
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Musik BTS bukan K-Pop. MOJOK.CO

Kisah Pembenci Musik K-Pop yang Hidupnya Terselamatkan oleh Lagu BTS: Mereka Itu Aslinya “Motivator Mental Health”

31 Maret 2026
Kalau Bobby di Buku Karya Aurelie Mooremans Iblis, Kita Tenang. Masalahnya, Dia Manusia MOJOK.CO

Broken Strings Karya Aurelie Moeremans: Kalau Bobby Iblis Kita Tenang. Masalahnya, Dia Manusia

21 Januari 2026
karya lukis damar kurung masmundari mojok.co

Lentera Damar Kurung Gresik dan Kisah Sang Maestro Masmundari

17 Februari 2022

Kucing Prabowo: Satu-satunya Kucing yang Berpotensi Kencing di Sepatunya Jokowi dan Tasnya Megawati

14 Juni 2021
dinasti politik

Nilai-Nilai Luhur dan Positif Dinasti Politik Keluarga Jokowi yang Tak Disadari Banyak Orang

16 Desember 2020
gibran bobby

Gibran dan Bobby Menang Quick Count, Jokowi dan PDI Perjuangan Bisa Sedikit Terhibur

10 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

lestarikan budaya.MOJOK.CO

Rayakan HUT ke-81 RI, InJourney Tebar Diskon 81 Persen dan Gelar Pesta Budaya di Destinasi Sejarah Nusantara

10 Agustus 2026
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

9 Agustus 2026
Telat 3 Hari Perpanjang SIM, Pak Guru Ahmad Melawan Aturan yang Tak Kenal Ampun MOJOK.CO

Telat 3 Hari Perpanjang SIM, Pak Guru Ahmad Melawan Aturan yang Tak Kenal Ampun

14 Agustus 2026
Natalius Pigai Menyarankan Buku Karangan Orang Barat, Baiklah Saya Pilihkan MOJOK.CO

Natalius Pigai Menyarankan Buku Karangan Orang Barat, Baiklah Saya Pilihkan

10 Agustus 2026
fisiologi pohon, walhi kerusakan lingkungan mojok.co

Hadapi Krisis Iklim, Ilmu Fisiologi Pohon Jadi Kunci Selamatkan 12 Juta Hektare Lahan Kritis

13 Agustus 2026
Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal MOJOK.CO

Hal-hal Wajar di Desa Jadi Dianggap Mengganggu Gara-gara Narasi Slow Living, Padahal Jadi Bumbu Kehidupan

14 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.