Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Dollar AS Beringas Mendekati Rp15 Ribu, Bikin Rupiah Keok

Redaksi oleh Redaksi
4 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS semakin melemah. Masyarakat pun ketar-ketar. Kira-kira apa saja yang tengah diupayakan pemerintah?

Hari ini (4/9), nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) semakin melemah hingga mendekati angka Rp15 ribu. Nilai ini disebut sebagai angka terburuk setelah krisis moneter. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus mengalami tekanan. Pada perdagangan Reuters hari ini, nilai dollar AS sudah menyentuh Rp14.897.

Mengenai hal ini, Pimpinan DPR, Agus Hermanto, meminta pemerintah lebih serius. Pasalnya diperlukan perhatian semuanya. Dalam hal ini, kementerian yang berada di luar maupun di dalam sektor tersebut harus peduli. Kurs mata uang asing terhadap rupiah sudah sangat mengkhawatirkan.

Menurut Agus, ada dua faktor yang menyebabkan kondisi tersebut. Untuk eksternal, hal ini merupakan dampak dari kebijakan pemerintah AS. Sedangkan untuk internalnya kita memang banyak membutuhkan dollar.

Oleh karena itu, Agus meminta supaya pemerintah mengurangi penggunaan dollar terhadap alat pembayaran. Salah satunya dengan mengurangi impor. Sejauh ini, kebutuhan impor yang paling tinggi dan menyebabkan defisit adalah impor migas.

Menanggapi hal tersebut, mantan Menteri Keuangan di era SBY, Chatib Basri menjelaskan permasalahan ini dapat ditanggulangi dengan menurunkan permintaan bahan bakar minyak (BBM) sehingga harga BBM sebaiknya dinaikkan.

Untuk memecahkan persoalan tersebut, Presiden Jokowi pun mengumpulkan beberapa menteri ekonomi, Gubernur Bank Indonesia (BI), dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seusai rapat, Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution tidak menjelaskan dengan jelas beberapa hal yang dibahas dalam rapat.

Darmin hanya mengungkapkan bahwa pembahasannya sudah semakin rinci dan detail dengan langkah kongkret. Dalam rapat itu, pemerintah juga akan menerbitkan aturan baru yang akan membuat nilai tukar rupiah terhadap dollar AS kembali menguat dan stabil melalui kinerja ekspor. Namun perkara ekspor ini akan lebih dirinci 1-2 hari lagi.

Sedangkan Menteri Keuangan, Sri Mulyani menegaskan, depresiasi terhadap rupiah memang diakibatkan oleh sentimen eksternal. Serta sebagai imbas dari krisis yang terjadi di beberapa negara yakni Turki dan Argentina.

Salah satu upaya untuk menyelamatkannya dengan mengurangi impor agar rupiah kembali terdongkrak. Adapun kebijakan tersebut dengan penyesuaian tarif pajak penghasilan (PPh) impor untuk 900 komoditas impor. Yang akan diterbitkan dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) pada esok pagi (5/9).

Sebagai masyarakat, kita juga bisa membantu pemerintah untuk mengendalikan nilai tukar terhadap dollar AS ini. Supaya rupiah menguat, ekonom Permata Bank, Josua Pardede mengungkapkan beberapa cara, diantaranya dengan menahan terlebih dahulu keinginan untuk jalan-jalan ke luar negeri. Selain itu, ia menambahkan, jika masyarakat memiliki dollar AS akan lebih baik jika dilepas atau dijual terlebih dahulu.

Selain itu, Josua juga meminta pihak terkait untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata yang diharapkan dapat mempercepat penerimaan devisa. Yang lebih lanjut dapat mendorong stabilitas nilai tukar rupiah dalam jangka pendek.

Oke, sobat tajirque! Untuk sementara waktu ditahan dulu ya, hasrat beli barang-barang impornya! (A/L)

Terakhir diperbarui pada 4 September 2018 oleh

Tags: Dolardolar asDollardollar ASEkonomi Indonesiajokowinilai tukar rupiahRupiahsri mulyani
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Purbaya Hendak Selamatkan Petani, tapi Malah Dijegal (Rokok Indonesia:Ekosaint)
Pojokan

Niat Mulia Purbaya Mencegah Kematian Industri Tembakau Malah Dihalangi, Sementara Aksi Premanisme Sri Mulyani Memeras Keringat Petani Dibela

1 Oktober 2025
Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak
Pojokan

Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak

4 September 2025
sri mulyani, guru beban negara.MOJOK.CO
Ragam

Video Sri Mulyani soal “Guru Beban Negara” Memang Hoaks, tapi Isinya adalah Fakta

21 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak yang dicap gagal penuhi standar sukses justru paling tulus merawat orang tua. Anak yang sok sibuk dan dibilang sukses malah jadi yang paling berisik soal warisan MOJOK.CO

Anak yang Dicap Gagal Justru Paling Tulus dan Telaten Rawat Ortu, Anak yang Katanya Sukses cuma Berisik Rebutan Warisan

13 Februari 2026
Rosalia Indah Armada Tua Bikin Kecewa- Mogok Sampai 4 Kali MOJOK.CO

Pengalaman Buruk Naik Rosalia Indah Tua Rombakan: Empat Kali Mogok, Menghadirkan Kekecewaan di Akhir Perjalanan

17 Februari 2026
Sojourn, alunan laut tenang dari Kelana Swara Ambarrukmo yang beri ketenangan saat meditasi di perbukitan Menoreh MOJOK.CO

Sojourn: Alunan Laut Tenang dari Kelana Swara Ambarrukmo, Beri Rasa Lega usai Menepi dari Rutinitas Melelahkan

11 Februari 2026
Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Tanpa Cina dan Pecel Lele, Mental Orang Jawa Pasti Ambruk (Wikimedia Commons)

Persahabatan Aneh dengan Anak Cina Membawa Saya ke Pecel Lele di Bawah Jembatan Janti yang Menjadi “Pelarian” bagi Orang Jawa

16 Februari 2026
Gojek, gocar instant.CO

GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan

12 Februari 2026

Video Terbaru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026
Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.