Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Alasan Tebak-tebakan Tidak Boleh Dianggap So Yesterday

Kalau kucing bunyinya meong, maka kucring bunyinya apa?

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
2 Januari 2018
A A
5 Alasan Tebak-tebakan Tidak Boleh Dianggap So Yesterday MOJOK.CO

5 Alasan Tebak-tebakan Tidak Boleh Dianggap So Yesterday MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menurut riset Mojok, tebak-tebakan garing sekalipun walau memancing emosi, justru memancing orang untuk balas membuat yang baru. Sekarang coba jawab, kalau kucing bunyinya meong, maka kucring bunyinya apa?

Bertahun-tahun lalu, serial Lupus karya Hilman Hariwijaya menjadi buku dengan banyak peminat dari kalangan muda. Tokoh Lupus yang digambarkan cuek dan konyol pun acap kali memberi tebak-tebakan random yang selalu sukses bikin teman-temannya ketagihan. Alhasil, banyak pembacanya yang ikut-ikutan hobi berbagi tebakan.

Nah, di zaman ketika Justin Bieber dan Selena Gomez dikabarkan bakal balikan ini, apakah tebak-tebakan masih jadi senjata ampuh memecahkan kesunyian? Meski mulai punya sedikit peminat, kegiatan ini ternyata punya lima kelebihan tersendiri, loh~

Melatih otak

Tebak-tebakan melatih otak.
Tebak-tebakan melatih otak.

Sebuah tebak-tebakan yang sukses adalah yang tidak gampang dijawab atau setidaknya dapat dijawab dalam waktu lebih dari 25 detik. Batas waktu penjawaban ini sesungguhnya dapat dijadikan sarana melatih otak! Coba saja: bukankah pertanyaan semacam “Bila seekor sapi menghadap ke barat laut, ke arah manakah ekornya akan menghadap?” membuat dahi berkerut-kerut?

Pengingat fakta

Tebakan-Pengingat-Fakta-MOJOK.CO

Sering orang-orang terlalu sibuk sampai lupa mengingat fakta-fakta penting di sekitarnya. Untuk mengatasi masalah ini, tebak-tebakan pun dihadirkan. Sebagai contoh, pertanyaan “KRL yang sedang melaju ke arah timur, asapnya akan mengarah ke mana?” bisa kamu ujikan pada orang yang sekarang duduk di sebelahmu. Kalau mereka menjawab, “Ke arah barat,” ingatkanlah baik-baik pada mereka bahwa kereta KRL tidak memiliki asap. Jangan lupa, maklumilah saat mereka menimpali dengan, “Oh iya!”

Mengajarkan ilmu baru

Tebak-tebakan menambah ilmu baru.
Tebak-tebakan menambah ilmu baru.

Konon, kegiatan ini juga bisa mengajarkan ilmu baru. Ada suatu kasus ketika seseorang bertanya, “Binatang apa yang mempunyai enam kaki dan bisa terbang?” lalu mendapat jawaban langsung: “Capung.” Setelah di-googling, ternyata capung beneran punya enam kaki. Padahal, jawaban yang sudah disiapkan adalah “tiga ekor burung”. Si penanya pun bersyukur telah mendapat ilmu baru. Indah, bukan?

Dinamis

Tebakan-Dinamis-MOJOK.CO

Jangan anggap tebakan hanya memiliki isu yang itu-itu saja. Nyatanya, tebakan zaman sekarang turut mengikuti perkembangan zaman. Sebagai contoh paling mudah, cobalah scroll lini masa Mojok dan temui pertanyaan ini: “Ikan, ikan apa yang bisa nyanyi?” Ketahuilah, masa-masa di mana “Ikan Fawzi” atau “Ikan Patin Shidqia” menjadi jawabannya jelas sudah jauh terlewat. Sekarang, kamu harus meng-update ilmu tebakanmu dengan menjawab, “Ikan nila. Nila Kharisma~”

Bikin penasaran

Tebakan-Bikin-Penasaran-MOJOK.CO

Alasan terakhir kenapa kamu harus tetap memperhitungkan keberadaan tebak-tebakan adalah karena kamu bakal bikin orang penasaran. Ini jelas poin incaran para high quality jomblo yang siap dihalalkan sebelum Lebaran datang dan pertanyaan “Kapan nikah?” menyerang dari segala penjuru. Sebagai contoh, sebagian dari kamu pun mungkin sekarang lagi penasaran: apa, sih, jawaban tebak-tebakan nomor 1 tadi?

Apa hayo?

BACA JUGA 15 Tebak-tebakan yang Katanya Paling Bikin Emosi dan tulisan lainnya dari Aprilia Kumala.

Terakhir diperbarui pada 4 Oktober 2021 oleh

Tags: garingmanfaattebak-tebakanteka-teki silang
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

manfaat baking soda mojok.co
Kilas

Tak Hanya untuk Memasak, Ini Manfaat Baking Soda Lainnya

2 Desember 2022
Susahnya Orang Bekasi Menjelaskan ke Tetangga Stresnya Kerja di Jakarta Meski Gaji 5 Juta, Nyawa Tertinggal di KRL (MOJOK.CO)
Esai

Tebak-tebakan Problematik: Berapa Gaji yang Layak Bagi Pekerja di Jakarta?

10 Oktober 2022
Untuk Ernest Prakasa, dari Pemuda Kabupaten Pecinta Tebak-tebakan MOJOK.CO
Esai

Dear Ernest Prakasa: Tebak-tebakan Bukan Materi Pengecut

13 September 2022
33 Tebak-tebakan Bapak-bapak di Whatsapp Group yang Riskan Bikin Darah Tinggi
Pojokan

33 Tebak-tebakan Bapak-bapak di Whatsapp Group yang Riskan Bikin Darah Tinggi

18 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Hasutan dan jebakan orang minta donasi di Stasiun Tugu Jogja, ternyata berkedok penipuan MOJOK.CO

Turun Stasiun Tugu Jogja Muak sama Orang Minta Donasi: Tidak Jujur Sejak Awal, Jual Kesedihan Endingnya Jebakan

5 April 2026
Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut MOJOK.CO

Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater

3 April 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti.MOJOK.CO

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Mari Bertaruh, Kita Semua Memiliki Tante Yuli di Dunia Nyata

4 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.