Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

4 Alasan Mengapa Jongkok di WC Duduk Mencederai Dunia Perjambanan Nasional

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
5 Juni 2020
A A
jongkok di wc duduk toilet duduk jongkok kenyamanan berak pup toilet mall tidak steril kecelakaan di wc duduk pecahmojok.co

jongkok di wc duduk toilet duduk jongkok kenyamanan berak pup toilet mall tidak steril mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jongkok di WC duduk tidak bisa dibenarkan dengan alasan kenyamanan. Bahkan ini bukan hanya soal norak atau berkelas, Bung dan Nona~

Biar Bung dan Nona nggak kemudian menuduh saya SJW WC duduk, saya akan memaparkan berbagai alasan otentik mengapa jongkok di WC duduk adalah bukti masyarakat uncivilization. Mau ngomong ‘nggak beradab’ takut kasar, eh.

Alasan #1 Jongkok di WC duduk mencerminkan orang yang tidak tahu fungsi benda

Bukankah sudah dari dulu kita diajarin, sendok buat makan, tongkat Linmas buat mukul maling? Kalau dipakai sebaliknya maka fungsi benda tersebut tidak akan maksimal. Menonton South Park mengajarkan saya mengenal Sir John Harrington sebagai pencetus WC duduk yang dirumuskannya tahun 1596. Terlepas dari kemunculan arwah Sir John Harrington yang bilang kalau cara duduk orang-orang pas berak aslinya kebalik, saya sungguh menghormati sosoknya sebagai orang yang peduli masalah kakus.

Maka, jika WC duduk diciptakan untuk memudahkan manusia dalam memenuhi panggilan alam dan menyiramnya langsung, kalian harus berbahagia. Bukan malah mengutuknya sebagai modernisasi bangsa barat. Lalu mewujudkan aksi protes dengan jongkok di WC duduk. Mohon maaf Bung dan Nona ini apa cuma bisa beradab di luar toilet ketika nggak ada orang yang melihat? Hmmm, sungguh ngehek ente.

Gunakanlah benda sesuai fungsinya. Kalau tersedia WC jongkok ya berjongkoklah, kalau adanya WC duduk ya nurut aja kenapa sih?!

Alasan #2 Jongkong di WC duduk demi alasan kenyamanan itu klasik, Beib~

Sampai kapan kalian akan menggantungkan alasan kenyamanan demi hal-hal yang tidak seharusnya diabaikan begini. Nyaman muncul karena terbiasa, sementara kebiasaan muncul dari keseharian. Kalau kalian sudi untuk tidak nyaman sebentar lalu mebiasakan duduk di WC duduk selamanya, berarti kalian adalah manusia adaptif, bisa diturunkan di segala medan, dan mampu bertahan di bumi meski harus evolusi.

Bahkan beberapa orang bilang kalau mereka nggak bisa melakukan ekskresi kalau beraknya di WC duduk. Apaaa??? Kalian kan bisa pakai dingklik atau alat bantu lain yang bikin posisi telapak kaki sejajar dengan pantat. Sehingga Bung dan Nona bakal lebih mudah mengejan kotoran agar cepat keluar. Saya lagi encoba solutif lho ini.

Jika setelah ini kalian tetap nggak mau berak cuma karena toilet yang tersedia duduk semua, selamat Bung dan Nona, Anda berarti lulus ujian manusia keras kepala.

Alasan #3 Jongkok di WC duduk bahaya, beneran ini mah

Sudah nggak perlu mencari validasi lagi. Memang kenyataannya beberapa orang mengalami kecelakaan saat berak. Semua karena mereka nekat jongkok padahal harusnya duduk. Mana orangnya gede, WC-nya udah ringkih. Aduh apa nggak bahaya tuh pecahan keramiknya mengenai ‘senjata pusaka’ kalian. Haduuuh, seram sekali.

Mendingan kurangi risiko ini dengan menjadi penduduk yang beradab, oke? Saya sih nggak mau mengorbankan benda-benda berharga di bawah sana walau kemungkinan kecelakaan di WC memang kecil ya. Pokoknya sekecil apa pun risikonya, mendingan saya menjalani sesuatu yang sama sekali nggak berisiko.

Alasan #4 Jongkok di WC duduk katanya nggak steril padahal ini udah abad milenium. Hadeeeh~

WC umum memang nggak bisa menjanjikan segala sesuatunya steril. Sebagian orang memilih jongkok di WC duduk perihal jijik bekas pantat orang. Gini nih kalau orangnya kebanyakan nonton video life hacks di internet. Nggak semua hal di dunia ini harus cepat, praktis, dan no effort.

Jika Bung dan Nona jijik karena bekas pantat orang, ya kalian sedia tisu basah atau hand sanitizer semprot dong! Atau kalian duduk aja dengan tenang lalu membilas pantat kalian yang dikhawatirkan tercemar bakteri itu. Pakai logika aja deh, kalau nggak mau haus ya minum, nggak mau lapar ya makan, nggak mau kotor ya bersihin. Hadeeeh, kaya gitu ngakunya hidup di zaman modern.

Intinya saya sendiri nggak rela dunia perjambanan dipenuhi dengan kaum-kaum yang malas cari solusi padahal aslinya udah ada. Masa sih urusan ‘belakang’ begini masih ribut-ribut. Mana ada yang bangga lagi kalau mereka suka jongkok di WC duduk. Woy, lah, ente kalau masuk kakus unggah-ungguhnya tetap diterapkan lah.

BACA JUGA Lima Jenis Orang Goblok yang Bisa Anda Temui saat Antre di SPBU atau artikel lainnya di LIST. 

Terakhir diperbarui pada 13 September 2020 oleh

Tags: dunia hiburantoilet duduk
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Orang Kebumen pertama kali ke Jepang, bingung perkara toilet MOJOK.CO
Catatan

Orang Kebumen Pertama Kali Nginep di Jepang: Bingung Cara Pakai Toilet sampai Cebok Pakai Botol Air

14 Juni 2025
ilustrasi Vincent Rompies Idaman Pria, Vincent Rompies Idaman Wanita mojok.co
Pojokan

Vincent Rompies Idaman Pria, Vincent Rompies Idaman Wanita

5 September 2021
kpi
Pojokan

Bobroknya Tayangan Televisi Tidak Lain Disebabkan oleh Penontonnya Sendiri

12 Juni 2020
wung ape tu man? wung puyo video audisi raja lawak malaysia burung puyuh anak alay pesen makan ayam goyeng anti jokes garing jokes jayus guyonan nggak lucu cringe mojok.co
Pojokan

Jokes ‘Wung Ape tu Man? Wung Puyo’ adalah Lucu Genre Baru

10 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

gen z, biaya nikah, nikah di gedung, pernikahan.MOJOK.CO

Lebih Baik Nikah di Gedung daripada di Desa: Lebih Praktis dan Murah, tapi Harus Siap Dinyiyiri Tetangga

22 Februari 2026
Toxic sibling relationship antar saudara kandung karena rebutan sertifikat tanah. Saudara kandung bisa jadi mafia tanah soal warisan MOJOK.CO

Saudara Kandung di Desa Itu Bak Mafia, Justru Jadi Orang Paling Busuk dan Licik demi Sikat Sertifikat Tanah Saudara Sendiri

20 Februari 2026
Mudik ke desa pakai motor setelah bertahun-tahun merantau di kota seperti Jakarta jadi simbol perantau gagal MOJOK.CO

Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga

26 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP serba salah, penerima beasiswa LPDP dalam negeri dan LPDP luar negeri diburu

Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

25 Februari 2026
kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026
Lagu religi "Tuhan Itu Ada" jadi ajang promosi Klaten lewat musik MOJOK.CO

Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.