Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Starter Pack Bikin Kerajaan Baru, Hanya untuk Penyuka Tantangan

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
24 Januari 2020
A A
starter pack bikin kerajaan keraton agung sejagat sunda empire kerajaan rakyat nusantara kekaisaran cara bikin kerajaan cara jadi raja mojok.co

starter pack bikin kerajaan keraton agung sejagat sunda empire kerajaan rakyat nusantara kekaisaran cara bikin kerajaan cara jadi raja mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dalam waktu singkat, banyak kerajaan abal-abal muncul. Terlalu sering mendengar kehebatan monarki jaman dahulu kala mungkin menginspirasi manusia-manusia halu untuk membangun kerajaan baru.

Sunda Empire sedang hangat dibicarakan di mana-mana. ILC bahkan mengundang petingginya untuk menceritakan apa sih kerajaan, eh, kekaisaran ini. Setidaknya ILC jadi lebih menghibur dibanding episode sebelumnya yang isinya cuma orang nggedabrus dan ndakik-ndakik kalau ngomong.

Belakangan memang sedang ada fenomena kerajaan baru muncul. Entah orang-orang yang tiba-tiba mendeklarasikan itu sebelumnya sudah punya halusinasi bahwa mereka adalah seseorang yang dunia tunggu atau pada dasarnya ikut-ikutan saja.

Membangun kerajaan tidak gampang. Meski kita tidak pernah melihat langsung, tapi dari buku sejarah kita bisa belajar banyak tentang bagaimana suatu monarki itu berdiri. Tentu saja kerajaan yang ada sekarang berbeda dengan yang ada di buku sejarah. Selain modalnya tidak cuma parade dan iuran rakyat, proses mendirikannya juga amat berbeda.

Karena perbedaan jaman, tentu pendekatan pada suatu hal ikut berbeda. Mojok Institute memberi beberapa hal yang diperlukan untuk membangun kerajaan. Anggap saja ini starter pack membangun kerajaan biar relate dengan keadaan masa kini.

Yang dibutuhkan untuk membangun kerajaan #1 duit

Jelas harus punya duit banyak untuk membangun kerajaan. Kesalahan dari Keraton Agung Sejagat itu adalah mereka narik iuran untuk masuk jadi anggota kerajaan. Coba kalau gratis atau malah dikasih duit, pasti ceritanya beda. Mereka jadi dianggap melakukan penipuan karena itu.

Duit yang banyak ini bisa buat beli/ngontrak tanah, mencukupi para anggota kerajaan, dan membangun istana yang mewah. Jangan kayak Keraton Agung Sejagad, masak kolam yang mau dipakai mandi kayak kolam pemancingan Galatama. Kalau yang kayak gitu, di Babarsari Gotham City juga banyak, Bos.

Yang dibutuhkan untuk membangun kerajaan #2 logo yang catchy.

Serius, salah satu logo yang ada di Keraton Agung Sejagat itu keliatan tolol. Masak Bintang David sama Swastika Nazi dijadiin satu. Antara penghinaan sama buta sejarah ini sih. Membangun kerajaan itu kan butuh iklan juga, nah logo yang menarik itu bisa jadi sarana iklan agar orang tertarik.

Indonesia has their own fake king and queen of keraton agung sejagat. Odd story is locally big news, but the really disturbing part is the logo these fake royals used. A Nazi swastika in a jewish star? https://t.co/cCeWcfZhdq

— Arie Hollander (@bambubule) January 15, 2020

Nah, saran saya, jika memang berniat membangun kerajaan, mending menyewa orang yang mumpuni dalam membuat logo. Tapi yang harus diingat adalah, kreatornya harus dibayar dengan upah yang layak dan jangan sampai menjiplak logo orang lain. Jangan kayak brand clothing lokal itu tuh.

Yang dibutuhkan untuk membangun kerajaan #3 Sistem pemerintahan yang baik

Kalau niat membangun kerajaan, jangan nanggung. Kasih tahu ke tiap orang kalau kalian punya sistem pemerintahan yang baik dan adil kepada semua orang. Kalau kalian punya sistem yang baik, nggak mungkin orang nggak tertarik. Kalau masih gagal menarik orang juga, siapa tahu kalian dilirik masuk partai.

Sistem pemerintahan yang baik itu gampang bikinnya. Tinggal pelajari negara yang berhasil dan jangan lakuin kesalahan negara yang gagal. Contohnya kayak di bidang keamanan, negara yang baik aparatnya nggak suka mentungin warga sipil apalagi berpartisipasi dalam penggusuran tanah.

Kok jadi keingetan pihak keamanan negara mana gitu ya.

Yang dibutuhkan untuk membangun kerajaan #4 mental yang kuat

Karena ini artikel Mojok, nggak lengkap kalau nggak pakai Naruto sebagai analogi. Naruto waktu kecil selalu berkoar bahwa dia akan menjadi Hokage, dan semua orang menertawakannya. Sekarang semua orang menghormati Naruto sebagai Hokage. Naruto tetap mengejar mimpinya meski ditertawakan.

Iklan

Nah, membangun kerajaan di masa kini perlu mental yang kuat. Paling tidak, kamu bakal jadi bahan tertawaan selama dua tahun, katakanlah. Nanti kalau mulai banyak pengikutnya, kamu akan diciduk sama negara dengan dalih makar. Tapi kalau mental kuat, pengikutmu pasti tetap setia menunggumu.

Tapi nggak tahu juga, kalau disiksa pas pemeriksaan biasanya emang bikin orang hancur pendiriannya, kayak yang bawa bendera pas demo-demo kemarin.

Itulah starter pack melanggengkan feodalisme yang bisa Mojok berikan. Tertarik? Nggak usah. Mending itu skripsi dikelarin aja dulu.

BACA JUGA Bukan Birokrasi, Watak Feodal Abdi Negara yang Bikin Kita Sakit Hati dan artikel menarik lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 24 Januari 2020 oleh

Tags: kerajaankeraton agung sejagatsunda empire
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

keris majapahit mojok.co
Sosial

Diburu Kolektor, Keris Bertahta Emas Zaman Majapahit Hadir di Jogja

28 Mei 2023
pramodawarddhani mojok.co
Kilas

Pramodawarddhani, Perempuan Pendiri Candi Borobudur yang Terlupakan

24 November 2022
Syaeful Cahyadi: Menceritkan Makam Untuk Menggali Konteks Kesejarahan
Video

Syaeful Cahyadi: Menceritakan Makam Untuk Menggali Konteks Kesejarahan

20 Mei 2022
Kiat Sukses Bikin Kerajaan Layaknya Keraton Agung Sejagat
Esai

Perang Bubat: Asal-usul Mitos Orang Sunda Tak Boleh Nikahi Orang Jawa Itu Emang Valid Ya?

24 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Olin, wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) pada 2025. MOJOK.CO

Pengalaman Saya sebagai Katolik Kuliah di UMMAD, Canggung Saat Belajar Kemuhammadiyahan tapi Berhasil Jadi Wisudawan Terbaik

14 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Film Semi Jepang Bantu Mahasiswa Culun Lulus dan Kerja di LN (Unsplash)

Berkat Film Semi Jepang, Mahasiswa Culun nan Pemalas Bisa Lulus Kuliah dan Nggak Jadi Beban Keluarga

14 Januari 2026
Derita anak bungsu. MOJOK.CO

Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah

9 Januari 2026
Santri penjual kalender keliling dan peminta-minta sumbangan pembangunan masjid meresahkan warga desa MOJOK.CO

Santri Penjual Kalender dan Peminta Sumbangan Masjid Jadi Pengganggu Desa: Datang Suka-suka, Ada yang Berbohong Atas Nama Agama

8 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Otomojok
  • Konter
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.