Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Skeptis sama Tren Cara Melihat Warna Aura di TikTok dan Apa Faedahnya Narsisin Aura Sendiri?

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
16 Juni 2021
A A
ilustrasi Skeptis sama Tren Cara Melihat Warna Aura di TikTok dan Apa Faedahnya Narsisin Aura Sendiri? mojok.co

ilustrasi Skeptis sama Tren Cara Melihat Warna Aura di TikTok dan Apa Faedahnya Narsisin Aura Sendiri? mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tren cara melihat warna aura di TikTok dengan nge-zoom hape itu agak nggak masuk akal. Anak indigo pun beda pendapat.

Beberapa waktu yang lalu, seorang cewek yang jelas nggak saya kenal di TikTok, bikin konten soal cara melihat warna aura.Yang dia lakukan adalah merekam video narsisnya, kemudian berdiri di depan cermin, dan nge-zoom objek kamera yang tampak di cermin. Biar nggak pusing, ini saya kasih videonya dulu.

@tiabaghaI would say it’s accurate🥰 #aura #auracolor #SayQuayNotKway #LoveMeMode #RefundGlowUp #itsajoke

♬ Originalton – 𝔖𝔞𝔯𝔞𝔥🔥

Nah, konon itu adalah cara melihat warna aura versi anak non-indigo yang bisa kita implementasikan kapan pun. Pokoknya nggak perlu konsentrasi penuh, nggak perlu ritual khusus, dan nggak perlu syarat tertentu. Aura bisa dilihat dengan teknologi. Sungguh kemajuan spiritual yang membanggakan.

Sayangnya saya agak skeptis sama hal ini dan saya yakin saya nggak sendiri. Sebagai pemilik mata “biasa” alias nggak bisa lihat hal-hal yang tak kasat mata, saya dari dulu nggak bisa lihat warna aura seseorang. Saya coba cari di internet gimana cara melihat aura saya sendiri, itu pun sulit bukan main. Gimana cara melihat aura orang lain mungkin lebih mudah dipraktikkan, tapi saya tetap aja nggak bisa. Padahal, menurut sebagian sumber yang sama kepoin, melihat warna aura bukanlah hal yang mustahil. Praktik macam ini sudah sering dilakukan. Banyak yang mengklaim secara sains warna aura seseorang memang bisa dipetakan.

Kenapa saya nggak bisa melihat warna aura, kemungkinannya cuma dua. Pertama, saya mungkin memang bukan orang yang peka dan sensitif. Saya bisa jadi cukup bodoh untuk menangkap energi yang memancar melalui tubuh seseorang. Kalau warna lampu saya paham betul tuh. Saya pun nggak pernah bermasalah dalam menerobos lampu merah karena saya kira masih kuning, nggak ada tuh. Tapi, soal warna aura, baik aura orang lain maupun diri sendiri, saya belum pernah melihatnya sampai detik ini.

Kedua, aura memang tidak semestinya bisa dilihat oleh orang biasa. Kalau memang bisa, tidak ada pembuktian yang valid terhadap hal ini. Misalnya dengan munculnya kamera khusus pendeteksi aura dan hasilnya bisa dilihat langsung memancar dari tubuh seseorang.

Kembali ke soal tren video TikTok tadi. Awalnya sih, saya percaya-percaya saja kalau perihal warna aura ini bisa dilihat dan dijembatani dengan teknologi. Sekali, dua kali, saya menyaksikan banyak orang yang berkomentar pada unggahan tren video tersebut. Mulai dari yang merasa hampir semua orang auranya jadi warna biru, sampai ada orang yang bilang kalau pencahayaan adalah faktor yang memengaruhi semuanya. Ada seseorang yang mengaku indigo dan menyaksikan tren ini turut berkomentar bahwa warna aura tersebut nggak valid karena beda dengan apa yang ia lihat.

Tapi, anehnya, ada lagi anak indigo lain yang berkomentar di video dengan topik yang masih sama. Katanya, warna aura memang bisa dilihat dengan bikin video TikTok di depan cermin dan nge-zoom kameranya. Duh.

Di tengah-tengah kebingungan ini, saya mencari seseorang yang mengikuti tren ini di awal-awal kemunculannya. Betapa ngehe, di kolom komentar ia turut berpendapat, “The fact that ppl believe this tren so easily…” dilanjutkan dengan emoji ngakak. Hmmm, tren tipu-tipukah ini? Memang ada yang aneh juga. Sejauh yang saya amati, jarang banget ada yang menyebutkan bahwa warna auranya kuning, emas, pink, apalagi putih. Mungkin warna rare aura kali ya.

Lagi pula, ketika kita sudah tahu warna aura sendiri dan mencocokkan tafsirannya, lalu mau apa? Bagaimanapun itu aura kita sendiri, bukan punya orang lain. Apa gunanya dipamer-pamerin? Nah, kalau punya orang lain beda cerita, kan siapa tahu bisa jadi ajang mengenal lebih jauh, tebak karakter, sampai dijadikan alat ukur HRD dalam menyeleksi calon karyawan. Bukan nggak mungkin loh. Fufufu~

Jadi, saya minta tolong deh buat kawan-kawan indigo yang bisa lihat warna aura beneran. Tolong di-crosscheck tren ini ngawur apa nggak. Sekalian minta tolong dilihatkan punya saya warnanya apa dan apa artinya kok bisa warnanya begitu. Trims hehehe.

BACA JUGA Mitos Tentang Aura: Cocoklogi yang Diciptakan Bedes Klenik dan artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2021 oleh

Tags: anak indigomedia sosialtidak kasat matatren Tiktokwarna aura
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Anomali pengunjung toko buku sekarang bukan baca, malah foto
Sehari-hari

Anomali Pengunjung Toko Buku Hari Ini: Outfit Foto Elite, Beli Buku Sulit

11 Februari 2026
Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Brain Rot karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok.MOJOK.CO
Mendalam

Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Pembusukan Otak karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok

3 Juli 2025
Self Abuse yang Tidak Aku Sadari Setelah Melihat Media Sosial MOJOK.CO
Kilas

Self Abuse yang Tidak Aku Sadari Setelah Melihat Media Sosial

9 September 2023
Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads. MOJOK.CO
Kilas

Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads

7 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertama kali merantau ke Jogja: kerja palugada di coffee shop dengan gaji Rp10 ribu MOJOK.CO

Pertama Kali Merantau ke Jogja: Kerja di Coffee Shop 12 Jam Gaji Rp10 Ribu Perhari, Capek tapi Tolak Pulang karena Gengsi

24 Februari 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP serba salah, penerima beasiswa LPDP dalam negeri dan LPDP luar negeri diburu

Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

25 Februari 2026
kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026
Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)

Real Jual Tanah untuk Membeli Innova Reborn Menjadi Pilihan Terbaik bagi Orang Bodoh karena yang Penting Bisa Investasi

25 Februari 2026
Ijazah S1 jurusan Sastra Indonesia dari PTN terbaik di Jawa Timur alami penolakan 150 lamaran kerja. Buat pekerjaan freelance aja tidak bisa hingga jadi beban keluarga MOJOK.CO

Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

21 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.