Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Santai, Kita Semua Bisa Punya Privilege Kok

Haris Firmansyah oleh Haris Firmansyah
25 November 2019
A A
privilege chairul tanjung putri tanjung mojok.co

privilege chairul tanjung putri tanjung mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kita sibuk berdebat soal siapa yang punya privilege dan siapa yang tidak punya. Padahal aslinya kita semua punya dan bisa punya. Masalahnya, cuma hak itu mau dipake apa nggak, kan.

Tema privilege, privilese, alias hak istimewa kembali jadi polemik setelah Presiden Jokowi menunjuk Putri Tanjung sebagai staf khusus presiden. Hak prerogatif sang kepala negara ini hanya menambah keresahan netizen saja. Sebelumnya, ada kisah sukses pemudi berusia 27 tahun yang jadi rektor lantaran bapaknya yang empunya kampus. Ditambah ada putri pemilik MNC Group yang jadi wakil menteri, terus dihubungkan dengan bapaknya yang punya partai.

Iklan

Kisah-kisah sukses macam itu bukannya menginspirasi rakyat, justru mengintimidasi. Orang biasa tanpa privilege jadi rendah diri, bisakah ia sesukses mereka yang dikaruniai hak istimewa sejak lahir?

Perihal privilege, sebenarnya kita semua punya kok. Yang punya privilege bisa memulai perjuangannya dari tengah. Di saat yang lain memulai dari bawah.

Sementara orang yang nggak punya privilege bisa mengecilkan usaha mereka yang punya privilege, lalu dijadikan alasan mengapa diri sendiri masih begini-begini saja. Mengomentari mereka yang orang tuanya kaya tapi berasa paling capek sedunia, itu juga privilege bagi rakyat jelata. Tapi tentunya kita tidak perlu mengambil privilege ini karena cuma bikin capek.

Sama seperti anak orang miskin yang nggak ingin didiskriminasi di lingkungan sosial, anak orang kaya pun demikian. Putri Tanjung saja ingin lepas dari bayang-bayang Chairul Tanjung sang ayah. Ia ingin pencapaiannya diakui sebagai usahanya sendiri.

Ibarat main gim petualangan, orang biasa memulai permainan dengan dibekali tiga nyawa. Kalau di tengah permainan, nyawanya habis, ia harus memulai dari awal. Orang dengan privilege pun dapat tiga nyawa. Namun, ia masih punya sekeranjang gems yang dibeli pakai uang. Kalau nyawanya habis, gems bisa ditukar untuk mendapatkan nyawa tambahan. Selama masih punya gems, ia bisa melanjutkan permainan hingga tamat.

Yang dilupakan oleh anak muda sukses dengan privilege ini adalah kondisi ekonomi keluarganya mendukung dirinya untuk berkarier di bidang yang disukai. Jadi, kalaupun jatuh, orang tuanya sudah siapkan matras yang empuk. Ia tidak menyadari jutaan orang seusianya tidak seberuntung dirinya.

Banyak anak muda yang terpaksa melupakan mimpinya karena harus bersikap realistis. Berkompromi dengan nasib, mereka mengambil pekerjaan yang tak sesuai passion, asalkan berpenghasilan. Supaya bisa meringankan beban orang tua dan bantu membiayai sekolah adik-adik yang masih kecil. Lantas ketika sudah berkeluarga pun nantinya harus menjadi generasi sandwich.

Namun, harapan masih ada, kawan-kawan. Di negara yang menganut sistem ekonomi kerakyatan seperti Indonesia, setiap warga negara punya kesempatan yang sama untuk bisa sejahtera. Teorinya sih begitu.

Jika kita tidak termotivasi oleh Putri Tanjung yang bisa jadi staf khusus termuda di Istana, mungkin kita bisa meneladani bapaknya, Chairul Tanjung. Sebelum jadi konglomerat seperti sekarang, sang bos CT Corp itu memulainya dari nol. Jadilah seperti Si Anak Singkong. Biar nanti anakmu bisa jadi Si Singkong Keju.

Mewariskan privilege kepada anak itu termasuk kewajiban seorang bapak. Sebab privilege itu penting. Tanpanya, kamu tidak akan bisa jadi tokoh di novel-novelnya Ika Natassa. Nggak tahu kalau novelnya Eka Kurniawan.

BACA JUGA Privilege Anak Orang Kaya yang Terkesan Hitam Putih atau komentar baru lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2019 oleh

Tags: Chairul TanjungEka Kurniawanika natassaprivilegeputri tanjung
Haris Firmansyah

Haris Firmansyah

Pegawai Bank Ibukota. Selain suka ngitung uang juga suka ngitung kata.

Artikel Terkait

Anak Akuntansi UGM burnout. MOJOK.CO
Sekolahan

Anak dari Pulau Bangka Bela-belain Kuliah di UGM Sampai Jadi Wisudawan Terbaik, bikin Orang Tua Bangga dengan Gelar Sarjana Akuntansi

6 Maret 2026
privilege orang tua kaya mojok.co
Uneg-uneg

Privilege Orang Tua Kaya Itu Nyata

5 Maret 2023
100 tahun chairil anwar mojok.co
Kilas

100 Tahun Chairil Anwar, Ini 3 Fakta yang Jarang Diketahui Orang

15 Juli 2022
Putri Tanjung viral hingga Apresiasi Tahanan KPK Termuda
Video

Putri Tanjung Viral hingga Apresiasi Tahanan KPK Termuda

26 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Cerita Pencari Kerja Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’.MOJOK.CO

Cerita Jobseeker Difabel datang ke Job Fair Ditemani Ibu: ‘Semua Orang Punya Kemampuan asal Diberi Kesempatan’

17 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Konten Kreator Perjalanan dapat pelajaran hidup di Lombok. MOJOK.CO

Konten Kreator Perjalanan Nyaris Luntang-lantung karena Tak Punya Uang, Malah Menangis Saat Meninggalkan Lombok

21 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.