Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Mengenal Hacker Turki yang Sering Bikin Repot Artis Indonesia

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
11 Mei 2020
A A
Hacker Turki MOJOK.CO

Hacker Turki MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Hacker Turki sering bikin repot artis dan orang Indonesia. Kenapa ya? Nggak tau juga, sih. Nah, kalau mau kenalan, berikut beberapa di antaranya.

Tahun lalu, Instagram pribadi saya hampir kena retas. Orang Turki ini, tiba-tiba ngirim DM. Ngaku-ngaku dari orang IG, dia bilang Instagram saya bermasalah dan harus melakukan verifikasi. Link yang orang Turki ini kirim kelihatan aneh betul. Untungnya, saya orangnya curigaan sama orang lain. Sama Pak RT saja saya curigaan, apalagi orang yang nggak kenal.

Setelah tanya sana-sini dan browsing, saya memutuskan untuk maki-maki saja orang Turki itu. Dan ternyata, menggunakan bahasa Inggris yang jauh dari bener, beliau ngetawain saya. Sungguh hacker yang riang jenaka. Gagal berbuat jahat nggak untuk dibawa kesal. Hacker yang sangat Jogja: nrimo ing pandum, padahal saya udah takut kena serangan lanjutan.

Setelah baca-baca, ternyata hacker Turki ini terbilang “rajin”. Banyak banget pula jenisnya. Memang, hacker dari Rusia, China, dan Indonesia keren juga. Namun, saya pikir, tingkat kerajinannnya masih kalah dari hacker Turki. Ternyata, hacker Turki lebih mengilhami peribaha rajin pangkal pandai ketimbang orang Indonesia sendiri.

Usut punya usut, hacker Turki punya banyak jenis. Pertama, hacker Turki yang berideologi komunis, namana RedHack. Komunitas ini bikin anak susah anak Erdogan, Berat Albayrak, ketika disebut punya afiliasi bisnis tidak langsung dengan ISIS. Setelah dibongkar, tuduhan ini dikasihkan ke Wikileaks. Dan saat itu juga, berbagai tuduhan dan kritik dialamatkan juga ke Erdogan.

Kedua, hacker yang pro-Pakistan, namanya Ayyildiz Tim. Hacker pro ini pernah meretas akun media sosial Amitabh Bachchan, aktor kawakan India. Ayyildiz Tim mengganti foto profil Twitter Amitabh Bachchan dan menggantinya dengan foto Imran Khan, Perdana Menteri Pakistan.

Ketiga, WMA Club, yang dulu pernah meretas media sosialnya Luna Maya. Selain Luna Maya, ada Ari Lasso, Tantowi Yahya, dan Chika Jessica juga kena sleding hacker Turki. Mereka nggak mengatasnamakan WMA Club, sih. Mungkin saja, mereka pernah ikut pelatihan macam prakerja atau jebolan dari WMA Club juga.

Jangan-jangan yang mau ngerjain IG saya juga dari WMA Club. Pada titik tertentu saya merasa kayak artis. Padahal followers IG nggak nyampai seribu orang.

Tahun 2019 yang lalu, beberapa barang yang masuk top 10 export Turki, antara lain kendaraan, besi, bahan bakar mineral, dan pakaian. Mungkin, pemerintah Turki perlu mempertimbangkan memasukkan hacker ke dalam produk export terbaik. Sudah rajin, militan lagi.

Tentu saja masih banyak hacker Turki yang tergabung dalam kelompok atau bekerja secara lone wolf. Pada titik tertentu, Kedubes Turki perlu merasa prihatin.

Jangan-jangan, saking banyaknya peretasan oleh orang Turki, berbagai macam pengumuman pakai bahasa Turki langsung dianggap hacker. Entar Saltbae promosi buka toko daging di Indonesia malah dianggap mau ngehack. Atau bisa jadi, niatnya mau promosi sinetron Elif season 4 yang menjawab kebenaran kabar perceraian Zeynep dan Selim, malah dianggap phishing.

BACA JUGA Dihack, Di Hack, atau Di-hack: Mana Penulisan yang Benar? Atau tulisan lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 11 Mei 2020 oleh

Tags: ari lassohackerhacker turkiLuna MayaTurki
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO
Edumojok

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
LMKN Memalukan, Kalah Telak sama Masjid Jogokariyan MOJOK.CO
Esai

LMKN Kalah Telak sama Panitia Kurban Masjid Jogokariyan: Kalah Kelas dan Penuh Tanda Tanya

18 Agustus 2025
Luna Maya menikah dengan Maxime Bouttier. MOJOK.CO
Ragam

Dari Luna Maya Saya Belajar, Kalau Jodoh Nggak Bakal Kemana meski Butuh Waktu yang Nggak Sebentar

8 Mei 2025
Kisah Penerima Beasiswa S2 di Turki, Dari Orang Biasa hingga Memikat di Panggung Asia Tenggara. MOJOK.CO
Sosok

Kisah Penerima Beasiswa S2 di Turki, Dari Orang Biasa hingga Memikat di Panggung Asia Tenggara

7 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

THR belum cair, tapi sudah ludes dalam hitungan di kalkulator. Mudik lebaran memang tidak menyenangkan MOJOK.CO

THR Belum Cair tapi Sudah Jelas Ludes buat Dibagi-bagi, Yang Pasti Tak Ada Bagian untuk Diri Sendiri

23 Februari 2026
Beasiswa LPDP selamatkan hidup seorang difabel yang kuliah S2 di Amerika Serikat (AS). MOJOK.CO

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

22 Februari 2026
kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026
Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri MOJOK.CO

Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri

27 Februari 2026
Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang Doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek Mojok.co

Motor Matic Sering Dibilang Ringkih dan Modal Tampang doang, tapi Saya Tetap Memilihnya daripada Motor Bebek

28 Februari 2026
Tes Kompetensi Akademik, TKA, Stres, orang tua.MOJOK.CO

3 Cara Sukses Hadapi TKA Tanpa Banyak Drama, Orang Tua Wajib Tahu Biar Anak Nggak Stres

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.