Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Jangan Beli Honda PCX Motor yang Bikin Menyesal dan Saya Bersyukur Takut sama Istri lalu Beli Honda Vario 160 Saja demi Terhindar dari Masalah Rumah Tangga

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
13 Juli 2025
A A
Honda PCX Bawa Sial, Bersyukur Takut Istri dan Beli Vario 160 (welovehonda.id)

Honda PCX Bawa Sial, Bersyukur Takut Istri dan Beli Vario 160 (welovehonda.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tiga tahun yang lalu, istri saya memutuskan untuk tidak lagi bekerja di Surabaya dan kembali ke Jogja. Oleh karena itu, saya harus beli 1 motor lagi. Maklum, selama ini saya memakai motor istri yang tidak dibawa ke Surabaya, yaitu Honda Scoopy. Saat itu, pilihan mengerucut ke 2 merek, yaitu Honda PCX dan Honda Vario 160.

Yes, kebetulan keluarga saya dan istri sama-sama fans Honda. Bapak mertua pakai Honda Vario 110, ibu mertua pakai Astrea Grand. Kalau bapak saya sendiri, pakai Honda Vario 125. Ibu saya? Beliau memilih naik sepeda saja karena hanya bisa pakai Vespa. Kalcer bener ibu saya.

Nah, 3 tahun yang lalu, sebetulnya pilihan saya adalah Honda PCX dan Yamaha NMAX. Saya punya 2 alasan. Pertama, keduanya motor bongsor sama seperti badan saya. Kedua, saya belum pernah bawa NMAX sebelumnya. Untuk PCX sendiri, entah kenapa saya suka sama bodi-nya.

Menjelang hari-hari saya mengontak dealer, istri saya memberi saran. Yah, you know, kalau istri memberi “saran”, itu artinya “bukan saran”. Jadi, jangan pernah bilang, “Iya, nanti aku pertimbangkan, ya.” Udah, jawab aja, “Iya, Buk. Nanti aku beli yang itu aja.” Semua demi kesejahteraan dan kesehatan. Saya pilih yang “itu”, yaitu Honda Vario 160.

Istri saya suka warna putih

Saya masih ingat siang itu. Harinya adalah hari Sabtu, tanggal 23 Juli 2022. Sales dari Adira Finance, kenalan dari saudara saya, datang ke rumah. Namanya Mas Didik dan dia membawa beberapa berkas pembelian 1 unit Honda Vario 160. Semua proses berjalan lancar hingga tiba di satu pertanyaan.

“Nggak mau warna lain, Mas? Merah atau hitam misalnya?”

“Nggak, Mas. Istri saya suka warna putih.”

Saya dan Mas Didik beradu pandang barang 1 detik lalu sama-sama tersenyum. Kami paham bahwa “saran” dari istri itu “bukan saran”. Begitulah. Nanti kamu paham kalau sudah punya istri.

Pertanyaan itu membawa kami ke obrolan selanjutnya. “Nanti kalau sudah lunas, mau ambil lagi nggak, Mas?” Tanya Mas Didik.

Saya membatin ini sales Adira Finance yang penuh percaya diri. Mulai bayar kredit saja belum udah mau ditawarin unit lagi. Maka saya menjawab, “Saya sih kepingin Honda PCX, Mas. Kayak pas kalau saya bawa motor yang kayak speedboat itu HEHEHE.”

Saya tambah “HEHEHE” biar agak lucu dan suasana nggak horor saja. Maklum, istri saya di sebelah tiba-tiba melirik tanda nggak setuju sama Honda PCX.

Baca halaman selanjutnya: Untung nurut sama istri.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2025 oleh

Tags: hondaHonda PCXhonda varioHonda Vario 160Motor Hondamotor honda pcxpcxvariovario 160
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO
Sehari-hari

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Brio, Mobil Honda Paling Menderita Sepanjang Sejarah MOJOK.CO
Otomojok

Brio Adalah Mobil Honda Paling Menderita: Sering Dihina Murahan, tapi Sebetulnya Paling Ideal Menjadi Mobil Pertama Bagi Anak Muda yang Tidak Takut Cicilan

12 Maret 2026
Ilustrasi Honda Vario Sumber Derita dan Bikin Gila di Jalanan Surabaya (Wikimedia Commons)
Pojokan

Honda Vario Adalah Motor yang Paling Menderita di Surabaya: Mesin Loyo Itu Sengsara Dihajar Jalan Rusak

6 Maret 2026
Honda Vario: Motor yang Menyalahi Kodrat dan Nggak Waras MOJOK.CO
Otomojok

Honda Vario Adalah Motor yang Menyalahi Kodrat dan Nggak Waras, tapi Tetap Sakti dan Menjadi Pionir Matik Honda Selanjutnya

3 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

16 Maret 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa Membuat Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja MOJOK.CO

Orang Minang Merantau ke Jogja: Iman Kuliner Saya Runtuh karena Gula Jawa, Rendang Asli jadi Terasa Asin Saja

13 Maret 2026
gojek instant.MOJOK.CO

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.