Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Ciri-ciri Orang Ganteng Terbaru Menurut Gen Z Akhirnya Terkuak

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
27 Juni 2020
A A
orang ganteng typing ganteng cara menjadi ganteng orang tampan 4.0 online dating chatting bagus dasar berbahasa ivan lanin mojok.co

orang ganteng typing ganteng cara menjadi ganteng orang tampan 4.0 online dating chatting bagus dasar berbahasa ivan lanin mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Jika kamu merasa belum jadi orang ganteng, pelajarilah ciri-ciri ketampanan terbaru ini. Minimal diakui ganteng sama gen Z dan netizen kan udah seneng.

Menjadi orang ganteng adalah hal yang sulit. Kebanyakan ketampanan itu berasal dari keturunan, jadi kalau dari orok terlanjur standar ya susah buat ngejar. Bukan bermaksud mendiskreditkan lho ya, tapi fakta. Cara lain untuk menjadi ganteng tanpa harus memedulikan keturunan adalah dengan uang.

Pakai baju necis, perawatan, dan pakai parfum aja udah menambah skor ketampanan. Punya mobil Ferrari pun bisa auto ganteng. Apalagi kalau uangnya dipakai buat oplas, secara nyata jadi ganteng dengan instan. Sayangnya nggak semuanya punya modal untuk ganteng. Sobat misqueen hanya bisa menangis di bawah lampu bangjo.

Untungnya sekarang ada solusinya, Mylov. Ciri-ciri orang ganteng terbaru dari gen Z baru saja terkuak. Simak puji-pujian netizen berikut.

[asking] kata temenku typing cowok ini ganteng. Menurut kalian? Kata aku sih b aja pic.twitter.com/vJUrOzdK9f

— Asknonym / @Askmenfess’ sub acc (@Asknonym) June 23, 2020

Iya, ternyata hanya dengan ngetik aja bisa jadi orang ganteng. Meski nggak kelihatan orangnya kayak apa, nilai plus sudah layak kalian kantongi. Jujur, ini merupakan peluang baru dalam memandang citra seseorang. Typing ganteng adalah harapan.

Nggak dimungkiri, Guys, zaman 4.0 memang harus pintar-pintar menilai orang cuma dari cara ngetiknya aja. Kalau indikator foto wajah bisa dimanipulasi, rekayasa dan edit sana-sini. Kita perlu pakai cara baru yang orang-orang lain nggak menyadari: typing chat dengan ganteng.

Belakangan orang-orang juga sudah mulai jengah dengan cara ngetiknya menggambarkan doi sering cabut kelas bahasa Indonesia. Membedakan ‘di’ dipisah dan ‘di’ disambung aja masih suka keliru. Kepala saya pernah sampe gatel-gatel kalau di Twitter ada yang ngetik begini.

Di jual cepat. Hp iphone X ga pake nego nett,pengen jual karena habis di banting adek.Hubungi saya disini:089xxxxxxx. makasi

Sebenarnya mau ngetik pakai sandi morse, sandi rumput, dan lain-lainnya sih nggak masalah. Cuma agak gemes aja. Setelah era Ivan Lanin mencerahkan kehidupan berbahasa, ternyata masih ada yang ngetik sembarangan bukan karena senaja, tapi murni karena nggak tahu. Masih mending kalau ngetiknya dibuat agak asthetic, sok-sokan typo kayak Willy the Kid. Nah yang ini benar-benar nggak ngerti kaidah aja.

Selain ‘di’ dipisah dan digabung, ada juga orang yang nggak ngerti kalau setelah ngetik koma dan titik perlu ada spasi sebelum ngetik kata-kata selanjutnya. Ini hal dasar banget yang mungkin kamu sudah pelajari semenjak SD. Belum lagi penggunaan huruf kapital. Atas dasar kejengahan ini, akhirnya muncul anggapan kalau ada netizen yang ngetiknya rapi dan sesuai dengan kaidah berbahasa, maka dia ‘orang ganteng’.

Tapi bukan berarti orang yang bahasanya terlalu formal saat chatting jadi auto ganteng juga ya. Kita kan lagi chattingan, bukan lagi ujian skripsi jadi mendingan nggak usah terlalu ndakik-ndakik. Sepertinya indikator pemilihan bahasa baku memang nggak termasuk dalam kategori typing ganteng. Kata orang sesuatu yang berlebihan itu nggak baik.

Saya sendiri setuju dengan indkator typing ganteng dalam menentukan ketampanan seorang cowok. Orang ganteng memang harusnya nggak cuma dilihat dari wajah aja. Misalnya nih saya lagi berniat dating online. Lalu ketemu dengan seorang cowok yang sama sekali nggak saya kenal dan fotonya agak ngeblur. Maka kalau dia ngechat saya pakai cara ngetik typing ganteng, maka saya bakal melanjutkan obrolan. Sebaliknya kalau bahasanya campur aduk, tanda bacanya aneh-aneh, huruf kapitalnya bikin sakit mata, saya mungkin agak sebel walau akhirnya saya balas juga chatnya.

Setidaknya meski wajah asli dia mungkin nggak ganteng-ganteng amat, cowok ini sudah berusaha behave. Apalagi kalau yang ngetik wajahnya mirip Charlie Puth gitu ya berarti dia memang orang ganteng luar dalam sih.

Marilah kawan-kawan, berubah jadi orang ganteng bersama dan taklukan gebetan yang masih aja menganggap kamu teman. Selamat berjuang.

Iklan

BACA JUGA Video TikTok Sindrom Bukan Contoh Berita Hoax tapi Parodi. Gini lho Cara Bedainnya… atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2020 oleh

Tags: media sosialorang ganteng
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Anomali pengunjung toko buku sekarang bukan baca, malah foto
Sehari-hari

Anomali Pengunjung Toko Buku Hari Ini: Outfit Foto Elite, Beli Buku Sulit

11 Februari 2026
Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Brain Rot karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok.MOJOK.CO
Mendalam

Gawai adalah Candu: Cerita Mereka yang Mengalami Pembusukan Otak karena Terlalu Banyak Menonton Konten TikTok

3 Juli 2025
Self Abuse yang Tidak Aku Sadari Setelah Melihat Media Sosial MOJOK.CO
Kilas

Self Abuse yang Tidak Aku Sadari Setelah Melihat Media Sosial

9 September 2023
Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads. MOJOK.CO
Kilas

Belajar dari Sejarah, Twitter Nggak Akan Mati Begitu Saja karena Threads

7 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Buka puasa di Blok M saat bulan Ramadan

Blok M Jadi Tempat Buka Puasa yang Dianggap Keren, tapi Terancam Gagal Puasa Keesokan Hari

16 Februari 2026
Puasa Ramadan dalam Bayang-bayang Kapitalisme Religius: Katanya Melatih Kesederhanaan Nyatanya Sarung Saja Dibungkus Narasi Hijrah Premium MOJOK.CO

Puasa Ramadan dalam Bayang-bayang Kapitalisme Religius: Katanya Melatih Kesederhanaan, Nyatanya Sarung Saja Dibungkus Narasi Hijrah Premium

16 Februari 2026
Salat tarawih 8 rakaat di masjid 23 rakaat. Siasat mengejar sunnah di tengah lelah MOJOK.CO

Tarawih 8 Rakaat di Masjid yang Jemaahnya 23 Rakaat, Ganggu karena Pulang Dulu tapi Jadi Siasat Mengejar Sunnah di Tengah Lelah

19 Februari 2026
Cerita perintis bukan bocil pewaris yang lulus SMK langsung bayar utang keluarga, pecel lele di jogja, omzet pecel lele. MOJOK.CO

Dihina Tetangga dan Teman karena Cuma Kerja Kasar dan Menempati “Kosan Bedeng” di Jogja, padahal Penghasilan Rp30 Juta Sebulan hingga Mampu Kuliahkan Adik

15 Februari 2026
pertamina bikin mudik lewat jalan tol semakin mudah.MOJOK.CO

Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access

20 Februari 2026
Tukang parkir coffe shop di Jogja

Nongkrong di Coffe Shop Jogja Malam Hari, Rela Pulang Pagi demi Hindari Tukang Parkir

16 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.