Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Balas Dendam Terbaik ke Pacar yang Ghosting

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
12 Januari 2020
A A
ghosting pacaran menghilang tak bisa dikontak cara balas dendam cara menghadapi tips mojok.co

ghosting pacaran menghilang tak bisa dikontak cara balas dendam cara menghadapi tips mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Tidak ada jaminan kalau pacar yang sekarang sedang kalian peluk dan bangga-banggakan itu suatu saat tidak akan kurang ajar. Masih mending kalau kalian diputusinnya jelas, lha kalau tiba-tiba menghilang tanpa kabar kepastian, apa nggak praktik ghosting namanya?

Secara bahasa, ghosting memang punya arti menjadi setan. Nggak salah kalau kalian pakai kata setan untuk ngata-ngatain pacar ketika pesan kalian nggak kunjung dibalas dan telepon kalian nggak kunjung diangkat padahal sudah berminggu-minggu nggak ada kabar. Ya begitu itu memang kelakuan penghuni neraka.

Orang-orang yang ghosting ini nggak paham apa ya kalau mencintai itu butuh energi. Sekalinya nggak berbalas tentu energinya nggak kembali, bikin capek, bikin emosi. Masih mending kalau pamitan dulu mau putus karena bla bla bla, lha kalau tiba-tiba menghilang seolah keberadaan kalian sebagai kekasih itu fana, waktu dan tempat untuk muntab kami dipersilakan.

Dengan mengucap astaghfirullohaladzim saya memulai tulisan ini. Maksud saya, saya kan mau mengajari banyak orang caranya balas dendam, jadi saya mau minta ampunan dulu ke Tuhan kalau-kalau ada yang berhasil melakukannya gitu lo…. Masalahnya ini serius, cara balas dendam kali ini terbaik diamalkan untuk menghancurkan kehidupan pacar syaiton itu.

Pertama, jadilah PNS.

Sudah nggak usah banyak tanya, mulailah untuk membulatkan tekad jadi PNS. Abaikan teman-temanmu yang mengidentikkan PNS sebagai pegawai yang pagi-pagi makan soto. Nyatanya soto itu enak.

Jika kamu bingung bagaimana caranya menjiwai jadi PNS, mulailah main gim Onet dan Zuma sehari minimal tiga kali. Niscaya, lama-lama ketagihan. Dua gim tersebut memang layak dikategorikan sebagai esport dan layak dipertandingkan tingkat nasional antarkantor pemerintahan. Maka, sebelum benar-benar jadi PNS, membaurlah dengan atmosfer yang akan kalian hadapi.

Kedua, masuk Kementerian Dalam Negeri

Incarlah kementerian ini, hanya kementerian ini, jangan yang lain. Nggak usah banyak tanya!

Pokoknya kalau bisa, korbankan segalanya demi masuk Kemendagri karena lembaga ini mampu memfasilitasi para pendendam, terutama mereka yang pernah jadi korban ghosting. Selain otw menuju balas dendam, menjadi PNS di Kemendagri bakal membuatmu keuanganmu sehat. Nggak ada PNS yang miskin. Apalagi PNS jomblo, makmur banget. Sedikit demi sedikit kamu sudah membuat pacar ghosting yang mungkin sekarang sudah moksa jadi iri dan menyesal. Karena, meninggalkan pacar yang sekarang jadi PNS sama saja meninggalkan masa depan penuh tunjangan dan dana pensiunan.

Ketiga, eksekusi!

Cara balas dendam ini memang butuh kesabaran, kalian harus punya karier yang bagus sebagai PNS. Minimal kalian punya akses terhadap data kependudukan. Lalu perlahan tapi pasti, hapus semua data KTP, KK, hingga akta kelahiran si pacar ghosting (eh mantan pacar ya sekarang?).

Biarkan dia mengalami sulitnya memenuhi persyaratan administrasi. Bayangkan, mulai datanya dihapus, dia nggak akan punya KTP yang valid. Tentu dia nggak akan bisa bepergian naik kereta dan pesawat. Bayangkan, dia akan merasa keberadaannya nggak dianggap sama keluarga karena datanya di KK nggak ada. Biarkan dia merasakan betapa sakitnya jadi orang nggak dianggap, lebih pahit karena kali ini nggak dianggap oleh negara. Mamam!

Dengan penuh senyum, kirimkan kepadanya sebuah pesan Whatsapp yang manis. “Gimana rasanya menghilang beneran?” Lalu blokir semua media sosial dan kontaknya. Tamat.

Iklan

BACA JUGA Menyatakan Cinta Tidak Mudah dan… Tidak Harus Berbalas atau artikel AJENG RIZKA lainnya.

Terakhir diperbarui pada 24 September 2025 oleh

Tags: balas dendamghostingpacaran
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Mereka yang Disuruh Putus Orang Tua Pacar karena Bukan Mahasiswa: Sakit, tapi Tak Perlu Repot-repot Kasih Pembuktian MOJOK.CO lebaran
Liputan

Cerita Pilu 2 Pria yang Hubungannya Kandas Menjelang Lebaran, Ada yang Bawa-bawa Agama dan Dianggap Tak Punya Masa Depan!

9 April 2024
Casual Date: Sebuah Kenikmatan Tanpa Batas yang Berbahaya MOJOK.CO
Esai

Casual Date: Kenikmatan Tanpa Batas dan Berbahaya yang Tidak untuk Dirasakan Semua Orang

28 Februari 2024
Beratnya Menjalin Hubungan Romansa dengan Cowok Beda Agama MOJOK.CO
Kilas

Beratnya Menjalin Hubungan Romansa dengan Cowok Beda Agama

28 September 2023
Kisah Kelam Korban Bullying yang Balas Dendam Jadi Orang Baik. MOJOK.Co
Geliat Warga

Kisah Kelam Korban Bullying yang Balas Dendam Jadi Orang Baik

25 April 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
Seorang kakak (anak perempuan pertama) kerja keras jadi tulang punggung keluarga gara-gara ortu miskin dan adik tidak tahu diri MOJOK.CO

Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga

11 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Rif'an lulus sarjana UGM dengan beasiswa. MOJOK.CO

Alumnus Beasiswa UGM Kerap Minum Air Mentah Saat Kuliah, hingga Utang Puluhan Juta ke Kyai untuk Lanjut S3 di Belanda

15 Maret 2026
Evakuasi WNI saat terjadi konflik luar negeri MOJOK.CO

Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.