Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

4 Rekomendasi Bakpia Jogja Underrated yang Layak Dibawa Pulang Wisatawan

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
30 Juni 2025
A A
4 Rekomendasi Bakpia Jogja Underrated yang Layak Dibawa Pulang Wisatawan

4 Rekomendasi Bakpia Jogja Underrated yang Layak Dibawa Pulang Wisatawan (Pinerineks via Wikimedia Commons)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

#2 Bakpia Kencana nggak banyak diomongin tapi penggemar setianya lumayan banyak

Bakpia Jogja satu ini mungkin nggak begitu banyak diomongin, padahal penggemar setianya lumayan banyak, lho. Sudah diproduksi sejak tahun 2009, bakpia ini menawarkan 8 varian rasa. Kedelapan varian rasa itu adalah kacang hijau, kumbu hitam, keju, coklat, susu, ubi ungu, green tea dan durian.

Kebanyakan orang menyukai Bakpia Kencana karena kulitnya yang lembut, isiannya yang banyak, dan rasa manisnya yang nggak kebangetan. Harganya bervariasi mulai dari Rp50 ribu tergantung rasa dan isinya.

Saran saya cobaa yang rasa ubi ungu dan green tea kalau kalian ke sini. Dijamin ketagihan.

#3 Bakpia Patuk 75 disebut-sebut sebagai bakpia pertama di Jogja

Bakpia Jogja satu ini kerap dikira kembarannya Bakpia Pathok 25. Padahal beda, Gaes. Bakpia ini sudah diproduksi sejak tahun 1948. Konon, Bakpia Patuk 75 juga menjadi bakpia pertama di Jogja.

Kebanyakan orang menyukai bakpia ini karena kulitnya agak tebal, isinya padat, tapi manisnya pas nggak kebangetan. Saya kira bakpia ini cocok buat kalian yang merindukan rasa bakpia jadul. Beda lah dengan bakpia kekinian yang bungkusnya makin modern tapi isinya cuma secuil.

Bakpia Patuk 75 bisa kalian dapatkan di Jl Hos Cokroaminoto No. 119B dan Jl AIP KS Tubun No. 83. Harganya bervariasi mulai dari Rp30 ribuan tergantung jumlah isi dan varian rasa.

#4 Bakpia Merlino punya tekstur beda dari bakpia lainnya

Bakpia Jogja underrated terakhir adalah Bakpia Merlino. Kalau umumnya kulit bakpia kering kayak dompet saya di akhir bulan, bakpia satu ini kulitnya lumer di mulut. Lembut pokoke. 

Ada beberapa varian rasa yang bisa kita coba. Mulai dari kacang hijau, susu, cokelat, hingga green tea. Isiannya juga nggak pelit meski ukurannya relatif lebih kecil. Tapi sepadan dengan harga dan rasanya. 

Kalian bisa membeli Bakpia Merlino di cabang mereka yang berada di Jl Pakuningratan No. 55. Dijamin nggak nyesel, sih.

Jadi, kalau kalian masih menganggap Bakpia Pathok 25 adalah satu-satunya rujukan bakpia Jogja, kalian keliru. Masih banyak bakpia yang sebenarnya nggak kalah enak. Kadang kuliner yang terbaik itu nggak selalu yang terkenal, tetapi yang konsisten memanjakan lidah kita dengan cita rasa terbaiknya.

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 3 Kasta Tertinggi Bakpia Jogja yang Pantas Dijadikan Oleh-Oleh dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Agustus 2025 oleh

Tags: bakpiabakpia jogjaoleh-oleh Jogja
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Artikel Terkait

Bakpia Mojok.co
Sosial

Sentra Bakpia di Ngampilan Siap Jadi Malioboro Kedua

1 Desember 2025
4 Kesalahan yang Tanpa Sadar Dilakukan Wisatawan Saat Membeli Gudeg Jogja, Hindari Atau Kalian Rugi Sendiri
Pojokan

4 Kesalahan yang Tanpa Sadar Dilakukan Wisatawan Saat Membeli Gudeg Jogja, Hindari Atau Kalian Rugi Sendiri

4 November 2025
Roti kembang waru, kuliner tradisional Kotagede yang bisa jadi pilihan oleh-oleh khas dari Kota Jogja MOJOK.CO
Kilas

Oleh-oleh Khas Jogja Tak Cuma Bakpia, Ada Roti Tradisional Legend Sejak Zaman Mataram Islam

21 Oktober 2025
3 Kesalahan yang Tidak Disadari Wisatawan Saat Membeli Bakpia Jogja
Pojokan

3 Kesalahan yang Tidak Disadari Wisatawan Saat Membeli Bakpia Jogja

15 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Ilustrasi mudik lebaran, perumahan.MOJOK.co

Enaknya Lebaran di Perumahan Kota yang Tak Dirasakan Pemudik di Desa, Dianggap Kesepian padahal Lebih Tenang

11 Maret 2026
Sesal suka menolong orang lain usai ketemu lima jenis orang yang tidak layak ditolong meski kesusahan. Dari tukang judi slot hingga orang susah bayar utang MOJOK.CO

Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan

12 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026
iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.